Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 25 Juli 2011

Tidak hanya produk Apple, bahkan toko resmi Apple pun 'dijiplak' oleh China



KUNMING, CHINA (Arrahmah.com) – Tidak puas dengan hanya memalsukan produk Apple seperti iPhone dan iPad, pengusaha di China memutuskan untuk menjiplak juga toko resmi Apple (Apple Store).
Berlokasi di bagian selatan China, kota Kunming, berdiri tiga toko yang sangat mirip dengan Apple Store yang asli. Sebegitu meyakinkannya toko ini terisi penuh dengan produk iPad, Mac dan iPhone yang dipamerkan di atas meja kayu yang bertuliskan paten Apple.
Para pegawai yang bekerja, sekilas terlihat meyakinkan dengan menggunakan seragam biru khas Apple Store dan dilengkapi ID yang menggantung di leher mereka. Uniknya, para pegawai ini bahkan mempercayai bahwa mereka adalah pegawai yang bekerja di bawah naungan Apple.
Namun, banyak hal yang bisa mengindikasikan bahwa toko tersebut adalah toko Apple palsu, diantaranya:  Apple tidak pernah menuliskan Apple Store disetiap tokonya melainkan hanya menampilkan logo Apple saja.  Selain itu ID Card yg dipakai para pegawai Apple store gadungan hanya bertuliskan ‘Staff’, sedangkan di toko resmi semua pegawai diharuskan memakai ID Card lengkap dengan tulisan nama mereka.
Namun yang paling konyol dari semua itu adalah salah satu pemilik toko melakukan kesalahan dalam penulisan Apple Store, toko tersebut malah bertuliskan ‘Apple Stoer’.
Memang benar kata orang, bahkan mencotek pun dibutuhkan “kecerdasan”.  (IT/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .