Pages - Menu

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kiamat di Irak, 107 Tewas, 287 Luka, Akibat Serangan Bom

Bagdad, Paling sedikit 107 orang tewas dalam serangan bom dan senjata di Irak, Senin.

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.
Tampilkan postingan dengan label Warta Mujahidin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Warta Mujahidin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Februari 2013

Jet Tempur Suriah Gempur Milisi Syi'ah Shabiha Setelah Pilotnya Membelot

ISTANBUL, TURKI (voa-islam.com) - Seorang pilot pesawat tempur rezim Suriah menggunakan jet tempurnya untuk menggempur para anggota milisi bersenjata pro-pemerintah di dekat pusat kota Hama setelah membelot dari pasukan pemerintah, pejuang Suriah dan kantor berita Turki melaporkan kemarin (6/2/2013).

Minggu, 16 Desember 2012

Mujahidin lanjutkan pengepungan dan penyerangan Akademi Infantri di Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Mujahidin Islam dan mujahidin FSA terus mendesak posisi militer rezim Suriah di propinsi Aleppo dan pinggiran Aleppo. Lebih dari 80 persen wilayah Aleppo dan pinggiran Aleppo saat ini telah dikontrol oleh mujahidin.
Mujahidin Islam dan mujahidin FSA sampai saat ini masih terus mengepung Akademi Infrantri militer rezim Nushairiyah Suriah di propinsi Aleppo. Mujahidin melubangi beberapa tembok sekeliling Akademi Infantri untuk menempatkan para sniper yang mengincar tentara rezim Suriah dalam kompleks Akademi Infantri.

Senin, 10 Desember 2012

Allahu Akbar, Mujahidin Suriah kuasai pangkalan militer di Syeikh Sulaiman, Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Allahu Akbar, mujahidin Suriah pada Ahad (9/12/2012) menguasai sebagian besar pangkalan militer rezim Assad di Syeikh Sulaiman, di barat Allepo. Membuat mereka akan lebih mudah menguasai wilayah besar yang memanjang hingga ke perbatasan Turki di bagian utara.

Kamis, 30 Agustus 2012

Mujahidin Dagestan lakukan infiltrasi, tewaskan delapan penjaga perbatasan FSB

DAGESTAN (Arrahmah.com) - Seperti yang dilaporkan oleh media-media Rusia pada Selasa (28/8/2012), seorang Mujahid pemberani, pencari kesyahidan dari Imarah Kaukasus yang bernama Aliev, ia bekerja sebagai polisi boneka Dagestan dan menyerang pos penjaga perbatasan FSB di desa Beliji, distrik Derbent, provinsi Dagestan yang diduduki oleh Rusia, lansir Kavkaz Center.
Aliev kemudian syahid (Insha Allah) dalam baku tembak dengan musuh setelah berhasil menewaskan delapan tentara perbatasan dan melukai empat lainnya.
Operasi ini datang hampir bersamaan dengan serangan terhadap pos yang sama oleh sekelompok Mujahidin Kaukasus yang merebut sebuah gudang senjata di pos tersebut.  Tidak ada rincian lain yang diberikan termasuk jumlah korban dari kedua belah pihak.
Selasa malam, kementrian dalam negeri Rusia menegaskan bahwa Aliev adalah Mujahid yang menyusup ke dalam kepolisian Dagestan.
Di hari yang sama, Rusia melaporkan bahwa Mujahidin Kaukasus melakukan serangan dari dalah hutan terhadap sekelompok polisi khusus Rusia dari Siberia yang ditembatkan di desa yang sama di Beliji.  Setidaknya 1 penjajah Rusia tewas dan lima lainnya terluka parah menurut klaim Rusia.  Selama ini Rusia selalu menyembunyikan jumlah korban sebenarnya di pihak mereka.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Sabtu, 25 Agustus 2012

Taliban Klaim Tewaskan Enam Tentara AS di Timur Laut Afghanistan


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Kelompok pejuang Taliban mengklaim telah menewaskan sedikitnya enam tentara AS di timur laut Afghanistan, Press TV melaporkan.

Taliban mengatakan mereka telah menyerang sebuah konvoi militer AS di kota Bagram.

Para pejabat Afghanistan juga mengkonfirmasi adanya serangan di Bagram. Namun, militer AS belum membuat pernyataan mengenai insiden tersebut.

Menurut website icasualties.org, lebih 305 tentara asing, sebagian besar personil AS, telah kehilangan nyawa mereka di Afghanistan pada tahun 2012.(fq/prtv)

Hadiah hari raya Idul Fitri 1433 H, Daulah Islam Irak merilis video operasi "pembersihan" terhadap Pasukan Khusus Anti Teror (SWAT) rezim boneka Syiah Irak

Muhib Al-Majdi
Sabtu, 25 Agustus 2012 01:44:08
(Arrahmah.com) – Departemen Media Daulah Islam Irak kembali merilis video operasi serangan khusus mereka. Melalui Yayasan Media Al-Furqan dan Yayasan Media Al-Fajr, video berdurasi 49 menit 42 detik itu diberi judul Shalil Ash-Shawarim 2. Video itu dibuat dengan kwalitas yang sangat tinggi dan menyamai kwalitas film-film Holywood. Bedanya, jika film Hollywood merupakan aksi heroik fiktif, karya Daulah Islam Irak adalah operasi militer yang sesungguhnya di lapangan!
Dirilisnya video Shalil Ash-Shawarim 2 sangat jelas menggemparkan aliansi penjajah salibis NATO di Irak yang dikomandoi langsung oleh AS, rezim boneka Syiah Irak pimpinan Nuri Al-Maliki, rezim Syiah Iran yang selama ini mengendalikan rezim Syiah Irak dari balik layar dan pasukan khusus Anti Teror rezim-rezim murtad seluruh dunia. Tentu saja ia juga menjadi kabar gembira bagi penduduk muslim sunni Irak secara khusus dan kaum muslimin seluruh dunia secara umum.
Operasi mujahidin Daulah Islam Irak yang dipimpin oleh komandan Jarrah Asy-Syami dalam video dokumenter Shalil Ash-Shawarim sungguh sangat spektakuler. Operasi itu menunjukkan kepada kawan dan lawan bagaimana pasukan khusus mujahidin Irak melancarkan operasi militer tingkat tinggi yang menargetkan dan memporak-porandakan Pasukan Khusus Anti Teror rezim boneka Syiah Irak, SWAT (Special Weapons And Tactics).
Seperti namanya, SWAT adalah Pasukan Khususu Anti Teror (Quwwat Khassah Mukafahah Al-Irhab) rezim boneka Syiah Irak yang dibentuk, dilatih dan didanai oleh penjajah salibis AS dan NATO. SWAT rezim boneka Syiah Irak mendapat pelatihan standar SWAT AS. SWAT Irak adalah pasukan elit anti "teror" yang dilatih langsung oleh instruktur CIA, FBI dan US SECRET SERVICE dalam program yang sama dengan apa yang didapat pasukan elit Amerika. SWAT Irak merupakan pasukan khusus rezim boneka Syiah Irak dalam memerangi mujahidin Daulah Islam Irak.
Daulah Islam Irak melalui pelatihan militer tingkat tinggi dan intensif telah mencanangkan operasi-operasi khusus untuk "menghilangkan" tokoh-tokoh kunci SWAT Irak, memporak-porandakan kesatuannya dan memberi mereka pelajaran yang tak akan bisa dilupakan atas kejahatan biadab mereka memerangi kaum muslimin sunni Irak dan mujahidin Daulah Islam Irak.
Video diawali dengan pembacaan Al-Qur'an surat At-Taubah ayat 13-15 tentang memerangi gembong-gembong kekafiran dan foto satelit Negara Irak. Puluhan mujahidin Daulah Islam Irak kemudian nampak dalam konvoi mobil bak terbuka di padang pasir propinsi Anbar. Mereka akan melakukan latihan militer di kamp militer Asy-Syaikhaini di tengah padang pasir propinsi Anbar. Latihan itu dilakukan sekitar bulan Rabi'ul Awwal 1433 H atau Februrari 2012 M.
Komandan Jarrah Asy-Syami dan dua orang instruktur nampak duduk berdialog di sebuah tikar berlatar belakang sejumlah personil mujahid yang melakukan pengawalan dengan senjata siaga. Latihan militer dilakukan siang dan malam. Kamera menyorot para mujahid yang tengah melakukan latihan penembakan roket RPG di waktu malam. Tembakan roket didahului oleh suara instruktur dan disusul dengan suara takbir mujahidin.
Operasi serangan terhadap Pasukan Khusus Anti "Teror" rezim boneka Syiah Irak dilakukan oleh pasukan khusus mujahidin Daulah Islam Irak pada bulan Rabi'ul Akhir 1433 H atau Maret 2012 M. Media massa milik aliansi salibis NATO dan rezim Syiah Irak telah menutup-nutupi dan mengkaburkan operasi serangan itu. Video Shalil Ash-Shawarim 2 dimaksudkan untuk membongkar kebohongan media massa musuh, menyingkap hakekat operasi spektakuler tersebut dan mempublikasikannya sesuai realita sebenarnya.

Mujahidin elit Daulah Islam Irak sedang latihan sebelum melaksanakan serangan
Video kemudian beralih kepada pemandangan latihan menembak dengan senapan serbu dan senapan mesin ringan di lapangan tembak kamp militer Asy-Syaikhaini di padang pasir propinsi Anbar. Latihan dilanjutkan dengan latihan jalan malam dengan membawa beban. Puluhan mujahidin peserta training militer berjalan diiringi nasyid dan yel-yel jihad.
Komandan operasi kemudian menerangkan target operasi adalah membunuh komandan Pasukan Khusus Anti "Teror" rezim boneka Syiah Irak di kota Haditsah propinsi Anbar. Penjelasan itu disampaikan dengan bantuan maket, peta dan planning operasi. Pasukan Khusus Anti "Teror" SWAT Irak telah membunuh dan menyiksa banyak kaum muslimin sunni di wilayah Ramadi, Hait, Haditsah, Rathaba, 'Anah, Ruwat dan Qaim di propinsi Anbar.
Pasukan khusus mujahidin dibagi dalam empat regu; regu Abu Bakar Ash-Shidiq, regu Umar bin Khathab, regu Utsman bin Affan dan regu Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhum. Komandan operasi menerangkan tugas masing-masing regu, sasaran serangan, tempat berangkat dan tempat berkumpul kembali seusai operasi.

Pembagian alat-alat perlengkapan
 Komandan lalu membagikan semua persiapan yang biasa dipakai oleh Pasukan Khusus Anti "Teror" SWAT Irak, baik seragam, sepatu, topi baja, kaca mata, senjata, amunisi maupun peralatan komunikasi. Menyandang peralatan lengkap tersebut, pasukan khusus mujahidin Daulah Islam Irak hampir tidak ada bedanya SWAT rezim Irak sendiri. Benar-benar penyamaran yang sangat sempurna!

Bagian media Daulah Islam Irak sedang memperispakan VCD/DVD informasi penyerangan kepada kaum muslimin Iraq

Reporter Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai seorang instruktur yang bertanggung jawab atas distribusi CD/DVD kepada masyarakat kota Haditsah. Daulah Islam Irak telah mempersiapkan dengan matang pelayanan di bidang media ini agar kaum muslimin di kota Haditsah memahami hakekat dan tujuan operasi khusus yang akan digelar oleh mujahidin. Hal itu untuk mengimbangi kampanye massif media massa NATO dan rezim Syiah Irak yang senantiasa mengkaburkan operasi-operasi mujahidin dan memburukkan citra mujahidin.
Reporter Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai seorang mujahid yang akan ikut ambil bagian dalam operasi khusus di kota Haditsah. Bersenjatakan senapan mesin dan mengenakan sorban penutup muka, sang mujahid menerangkan rasa syukur bisa bergabung dengan mujahidin Daulah lslam Irak dalam operasi-operasi jihad di Irak, khususnya operasi yang akan segera dilakukan di kota Haditsah.
Kepada rezim yang memerangi syariat Islam dan memberikan loyalitas kepada aliansi salibis internasional, sang mujahidin menegaskan bahwa pasukan jihad sangat bersemangat memburu jihad dan mati syahid di jalan Allah melebihi semangat mereka dalam memburu kehidupan dan kenikmatan dunia. Moral mujahidin di Irak sangat tinggi, segala puji bagi Allah, ujar sang mujahid.
Meski target yang akan diserang adalah pasukan khusus anti 'teror" SWAT Irak, sang mujahid menegaskan mujahidin tidak gentar. Sebab, kunci peperangan ditentukan oleh kadar iman dan moral, bukan hanya persenjataan dan peralatan tempur. Mujahidin berperang demi mencari kebahagiaan hidup di akhirat, sementara musuh berperang demi kenikmatan dunia dan gaji yang diberikan oleh tuan salibis AS.

Mujahidin Daulah islam Irak memakai pakaian SWAT untuk aksi penyerangan sebagai bentuk penyamaran
Wartawan Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai sejumlah mujahidin yang telah mengenakan seragam dan senjata lengkap ala SWAT. Para mujahidin tampak sedang memerikasa peralatan perang mereka. Di belakang mereka tampak dua mujahid membentangkan bendera Daulah Islam Irak.
Konvoi mobil pasukan khusus mujahidin dari berbagai kesatuan mulai bergerak menuju kamp militer yang akan menjadi tempat pemberangkatan operasi. Di kamp militer tersebut, mujahidin menggelar gladi kotor operasi menyerang dan menerobos barikade penjagaan musuh. Siang hari sebelum operasi dilakukan, mujahidin berhasil menembak mati seekor rusa. Mereka memandang hal itu sebagai kabar gembira dari Allah. Mereka optimis operasi akan sukses.

Persiapan akhir dan pembacaan pesan dan wasiat Amirul Mukminin Daulah Islam Irak, syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi (hafizahullah) oleh komandan

Pada malam operasi seluruh pasukan khusus mujahidin dari keempat regu telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Sebelum mereka bergerak di tengah malam itu, komandan membacakan surat wasiat amirul mukminin Daulah Islam Irak, syaikh Abu Bakar Al-Baghdadi Al-Husaini Al-Qurasyi kepada para komandan dan pasukan mujahidin Irak.
Amirul mukminin mengingatkan mujahidin dengan firman Allah dalam surat Al-Anfal ayat 45-46; teguh, banyak dzikir, taat kepada Allah dan Rasul-Nya, bersatu dan bersabar. Secara khusus Amirul mukminin berpesan kepada komandan operasi untuk mengatur operasi sebaik mungkin, bermusyawarah dengan para pembantunya, meneguhkan tekad dan mengikhlaskan amal. Secara umum Amirul mukminin berpesan kepada semua pasukan untuk menjaga akhlak yang mulia, kembali kepada manhaj Islam dan menempuh jalan hidup Rasulullah shallallahu 'alaihi wa salam.
Komandan harus berperilaku baik kepada seluruh pasukan dan menjaga keselamatan mereka. Seorang mujahid lebih saya cintai daripada dunia dan seluruh isinya, kata amirul mukminin. Amirul mukminin juga tidak lupa menyampaikan salam kepada komandan dan seluruh pasukan, dan memohon doa mereka. Takbir membahana begitu surat wasiat itu selesai dibacakan. Kamera reporter Yayasan Media Al-Furqan menyorot tulisan tangan amirul mukminin pada selembar kertas buku tulis itu.
Konvoi kendaraan mujahidin kemudian bergerak menuju target operasi untuk melakukan pembalasan setimpal atas kejahatan pasukan khusus anti "terror", SWAT Irak, yang telah membunuh, menyiksa, menangkap dan menyengsarakan kaum muslimin Irak. Untuk mencapai target operasi, komandan pasukan khusus anti "teror", SWAT Irak, mujahidin harus melewati tiga posko militer; posko militer kota Barwanah, posko militer jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Barwanah dan posko militer jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Haditsah.
Pasukan pertama regu Umar bin Khathab menyerang posko militer kota Barwanah dengan cepat. Mereka berhasil melumpuhkan para tentara penjaga di posko itu. Mereka mengambil alih posko dan menghubungi posko militer berikutnya dengan alat komunikasi dan bahasa yang biasa dipakai oleh tentara penjaga posko rezim Irak. Para tentara penjaga itu sendiri diikat, dibariskan dan dieksekusi mati secara cepat dengan pistol berperedam suara.
Mujahidin menempatkan beberapa pasukannya di posko itu dan beberapa sniper serta penembak senapan mesin di tanah tinggi dekat posko untuk mengantisipasi kemungkinan serangan musuh. Satu regu bantuan turut menyisir lokasi sekitar untuk mengokohkan penguasaan atas posko dan areal sekitarnya. Kepada reporter Yayasan Media Al-Furqan, seorang pasukan pendukung yang ditempatkan di tanah tinggi dekat posko menyatakan tekadnya tak akan membiarkan pasukan musuh melewati posko yang telah dikuasai mujahidin itu sampai mereka berhasil melangkahi mayatnya. Allahu akbar!
Konvoi pasukan khusus mujahidin dengan pasukan terdepan regu Utsman bin Affan kemudian bergerak ke posko militer kedua di pintu gerbang jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Barwanah. Dengan cepat mereka melumpuhkan para tentara penjaga di posko. Beberapa tentara penjaga masih tertidur nyenyak di ruang dalam posko saat kawan-kawan mereka di luar dilumpuhkan dan dieksekusi mati dengan pistol berperedam suara oleh mujahidin. Tanpa banyak bicara, sejumlah tentara yang masih pulas itu langsung dieksekusi mati. Mujahidin menguasai sepenuhnya posko termasuk menara penjagaan dan mengambil alih kendali komunikasi. Di posko ini mujahidin mendapatkan harta rampasan perang sejumlah senjata dan seragam tentara rezim Syiah Irak.
Konvoi pasukan khusus mujahidin kemudian bergerak ke posko militer ketiga di pintu gerbang jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Haditsah, setelah menyeberangi jembatan dan keluar dari kota Barwanah. Kendaraan para komandan berada di barisan terdepan pasukan pelopor yang akan menyerbu ke kota Haditsah.
Meski operasi serangan di posko militer Barwanah telah berlangsung sejak satu jam sebelumnya, penguasaan sepenuhnya mujahidin terhadap dua posko dan pengendalian alat komunikasi di kedua posko itu telah menutup rapat-rapat informasi bagi regu tentara penjaga posko militer Haditshah. Serangan mujahidin tetap saja mengejutkan mereka.
Dalam keadaan tertidur, mengantuk dan belum siap, moncong senapan pasukan mujahidin telah mengepung mereka. Posko dengan mudah ditaklukkan dan semua tentara itu dieksekusi mati seketika dengan pistol berperedam suara. Beberapa tentara penjaga itu dieksekusi di atas kasur mereka saat mereka masih tertidur pulas. Alat-alat komunikasi dikuasai dan dikendalikan sepenuhnya oleh pasukan mujahidin.
Semua jalan masuk ke kota Haditsah telah dikuasai dan diamankan oleh regu-regu mujahidin. Konvoi pasukan mujahidin mulai memasuki kota Haditsah untuk mengeksekusi target utama, komandan pasukan SWAT Irak. Mulai memasuki kota Haditsah tak jauh dari jembatan 'Aim, tampak di sisi kanan jalan masjid jami' Al-Faruq.
Di perempatan jalan pertama memasuki kota Haditsah, satu regu bantuan mujahidin telah mengamankan jalan dan menyambut kedatangan pasukan khusus mujahidin yang akan melakukan operasi. Pasukan mujahidin memasuki jalanan kota Haditsah tanpa menemui perlawanan berarti dari pasukan tentara dan polisi rezim Shafawi Syiah Irak. Suasana kota sendiri tampak lenggang dan sunyi di tengah malam itu.
Di sebuah perempatan jalan raya akhirnya terjadi satu-satunya baku tembak antara pasukan mujahidin dengan sebuah regu polisi patroli rezim Irak. Setelah terjadi bentrokan beberapa lama, akhirnya mujahidin berhasil menguasai keadaan. Polisi patrol rezim berhasil diringkus dan dieksekusi mati di tempat dengan pistol berperedam suara, sementara senjata, amunisi dan kendaraannya dikuasai oleh mujahidin.
Pasukan mujahidin kemudian kembali melanjutkan tujuan operasinya dengan mendatangi rumah para komandan pasukan SWAT Irak dalam kota. Mujahidin menyerbu rumah-rumah para komandan pasukan SWAT, menggeledah seisi rumah, dan menyeret keluar mereka tanpa mendapatkan perlawanan yang berarti.

Komandan pasukan SWAT Irak di kota Haditsah, Muhammad Hasan Khalaf Syufair, berhasil mereka tangkap dan seret keluar rumah.


Komandan SWAT Iraq lainya yang berhasil ditangkap Mujahidin

Komandan pasukan SWAT Irak di kota Haditsah, Muhammad Hasan Khalaf Syufair, berhasil mereka tangkap dan seret keluar rumah. Ia adalah boneka Amerika dan tangan kanan rezim Syiah Irak di propinsi Anbar. Reputasinya dalam membunuh, menyiksa, menangkap, merampas harta dan mengusir kaum muslimin sunni sangat terkenal. Dialah yang menghukum gantung para tawanan muslim sunni di penjara-penjara rezim boneka Syiah Irak. Dan dia pula yang merintis Front Kebangkitan (baca: Front Kemurtadan) dan memimpin Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak. Mujahidin menyeretnya dan menembak mati seketika sebagai balasan atas kejahatannya kepada kaum muslimin.
Seorang komandan Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak lainnya diseret oleh mujahidin ke luar rumah. Komandan yang tertidur pulas dan baru bangun oleh todongan senjata mujahidin itu nampak kebingungan bercampur ketakutan. Dua mujahid mendorongnya ke sebuah tempat sepi di pinggir tembok rumah penduduk, membaringkannya dan menembak mati dengan tiga letupan pistol.
Dengan tewasnya para komandan Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak berakhir pula misi serangan pasukan khusus mujahidin. Mujahidin segera meninggalkan lokasi dengan membawa banyak harta rampasan perang; senjata, amunisi, seragam militer dan kendaraan militer. Kamera reporter merekam suasana takbir dan kegembiraan konvoi pasukan mujahidin pada akhir malam saat meninggalkan kota Haditsah dan memasuki padang pasir di siang harinya.
Dalam operasi yang sangat sukses itu Allah menakdirkan dua regu mujahidin sempat terlibat baku tembak karena kesamaran dan kesalah pahaman. Dalam baku tembak itu dua orang mujahid gugur sebagai syahid, Abu Ahmad Asy-Syami dan seorang mujahid lainnya. Semoga Allah menerima amal mereka dan menempatkan mereka di surga Firdaus yang tertinggi.
Video yang baru dirilis oleh Departemen Media Daulah Islam Irak ini sungguh sangat menyejukan hati kaum beriman dan menyesakkan hati kaum kafir. Mujahidin Daulah Islam Irak telah memberikan kado hari raya Idul Fitri 1433 H yang sangat istimewa untuk kaum muslimin sunni di Irak pada khususnya dan kaum muslimin seluruh dunia pada umumnya. Allahu akbar wal hamdulillah.


Lihat Langsung Online (HD):
  Link download film lengkap:
Kualitas tinggi (HD)
770.46 MB
Kualitas tinggi
404.41 MB
Kualitas sedang
170.24 MB
Kualitas rendah / mobile
124.36 MB

 (muhib almajdi/arrahmah.com)

Senin, 16 Juli 2012

Mujahidin Mali siap hadapi serangan jika musuh menginvasi Azawad

GAO (Arrahmah.com) - Mendengar Mujahidin Mali dari beberapa kelompok telah bersatu untuk menerapkan Syari'ah Islam di Azawad, pihak musuh dari dalam dan dari luar nampak gelisah dan merencanakan berbagai cara untuk mengatasasi "pergolakan" -kata mereka- yang terjadi di Mali.
Salah satu kelompok Jihad yang ambil bagian dari mengontrol Azawad, Mujahidin dari jama'ah Tauhid wal Jihad, mengatakan bahwa mereka siap untuk menghadapi invasi apapun dari musuh terhadap Azawad.

Senin, 02 Juli 2012

Al Qaidah Maghrib di Mali Keluarkan Ancaman Baru

Al Qaidah di Islamic Maghreb (AQIM) dilaporkan mengeluarkan ancaman baru, dengan akan bertindak "tegas" terhadap siapapun yang bekerjasama dengan kekuatan militer asing di Mali utara.

Mokhtar Belmokhtar, pemimpin AQIM yang mengendalikan wilayah Mali selama tiga bulan terakhir memperingatkan pada Sabtu kemarin 30/06, bahwa "jangan tergoda untuk mengambil keuntungan dari situasi di Mali utara dengan cara bekerjasama dengan pasukan asing yang mengincar kawasan ini," tegasnya, seperti dilansir DAWN.COM.

Selasa, 19 Juni 2012

Dikepung oleh mujahidin selama 5 hari, pasukan salibis ISAF meninggalkan wilayah Urgundab

(Arrahmah.com) – Aliansi pasukan salibis ISAF dan tentara boneka ANA dikerahkan dalam jumlah besar untuk menguasai wilayah Dadsaeghez, distrik Urgundab propinsi Zabul. Wilayah itu telah dikuasai oleh kembali oleh mujahidin Imarah Islam Afghanistan sejak beberapa bulan terakhir.
Untuk mematikan strategi musuh, mujahidin Imarah Islam Afghanistan melakukan pengepungan dan serangan gencar terhadap posisi pasukan aliansi tentara salibis ISAF dan tentara boneka ANA di wilayah itu. Setelah dilakukan pengepungan ketat selama 5 hari, aliansi pasukan salibis ISAF dan pasukan boneka ANA dipaksa untuk menarik mundur pasukannya dan meninggalkan posisi strategis mereka.
Juru bicara media Imarah Islam Afghanistan, Qari Muhammad Yusuf melaporkan pada Senin (18/6/2012) bahwa serangan gencar mujahidin menyebbakan kerugian besar di pihak musuh. Selama lima hari serangan dan pengepungan, sedikitnya 7 tank militer dan sebuah mobil Rangers musuh berhasil dihancurkan oleh mujahidin. Jumlah korban tewas dan luka di pihak musuh belum bisa dipastikan sampai saat berita ini ditulis.
(muhib almajdi/arrahmah.com)

Senin, 11 Juni 2012

Allahu Akbar! 4 Tentara Prancis Tewas dalam Serangan Taliban di Afghanistan

KAPISA, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Para pejuang Islam di Afghanistan menewaskan empat tentara Prancis dan melukai lima lainnya pada hari Sabtu (9/6/2012), salah satu serangan paling mematikan pada kontingen Perancis dalam beberapa bulan, ketika kekekerasan meningkat di seluruh negeri.

Serangan itu terjadi di provinsi pegunungan Kapisa di timur yang terutama dipatroli oleh pasukan Prancis di bawah komando NATO.

Rincian serangan itu tidak segera tersedia, tetapi kantor Presiden Perancis Francois Hollande menegaskan di Paris bahwa tentara yang terlibat dalam serangan itu adalah Prancis.

Sebuah pernyataan dari kantornya mengatakan bahwa di antara lima lainnya cedera, tiga berada dalam kondisi serius, dan Hollande telah mengirimkan menteri pertahanan Jean-Yves Le Drian ke Afghanistan setelah serangan itu.

Abdul Rahman, kepala polisi provinsi Kapisa, mengatakan para pejuang Islam telah melakukan serangan jibaku terhadap pasukan Prancis di distrik Nijrab provinsi pegunungan tersebut.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, mengatakan dalam pesan email bahwa seorang penyerang jibaku telah menyerang tentara asing.

Prancis berencana untuk menarik sebagian besar dari sekitar 3.400 tentaranya pada akhir tahun ini, dua tahun lebih cepat dari jadwal yang disepakati oleh NATO. Pasukan Prancis telah menderita serangkaian serangan termasuk beberapa oleh tentara "nakal" Afghanistan, memicu tuntutan di Prancis bagi pasukan tersebut untuk dibawa pulang lebih awal. (ab/wb)

Kamis, 24 Mei 2012

Jumlah tentara boneka Yaman yang tewas dalam serangan Mujahidin di Bajdar mencapai 70 orang


ABYAN (Arrahmah.com) -  Setelah menguasai wilayah Bajdar di provinsi Abyan, Mujahidin Ansar Al-Shariah melakukan serangan dadakan terhadap pasukan boneka Yaman pada hari Senin (21/5/2012) dini hari. Serangan tersebut berhasil, dengan izin Allah, menewaskan puluhan tentara boneka. Awalnya dilaporkan bahwa jumlah tentara boneka yang tewas adalah 40 orang dan melukai puluhan lainnya serta puluhan sisanya melarikan diri.
Kemudian pada hari Selasa (22/5), seorang Mujahid di Ansar Al-Shariah mengkonfirmasi bahwa jumlah kematian dari jajaran pasukan rezim Sana'a dalam penyerangan di Bajdar meningkat menjadi 70 orang, sementara sejumlah Mujahidin yang mengalami luka-luka berjumlah 4 orang.
Berdasarkan laporan Madad News Agency, mengutip perkataan sumber militer Ansar Al-Shariah bahwa Mujahidin masih mengontrol semua posisi di Bajdar.
Selain itu, seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, juru bicara Anshar Al-Shariah menyatakan bahwa mujahidin mendapatkan banyak rampasan perang (ghanimah). Di antaranya sebuah tank, senjata anti pesawat kaliber 37, sejumlah roket RPG dan roket PeKa, lebih dari 70 senapan Kalasnikov, dan ribuan amunisi dari berbagai jenis kaliber. Mujahidin juga membakar sebuah kendaraan militer musuh yang mengangkut persenjataan dan amunisi musuh. Alhamdulillah. (siraaj/arrahmah.com)

Senin, 21 Mei 2012

Allahu Akbar!!Alhamdulillah,Tentara Yaman Tarik Diri Dari Daerah Waqar

AL-JABALAIN.WAQAR.ABYEN.(voa-islam.com) – Setelah menunggu kabar dari Imarah Islam Waqar, yang dari Sabtu daerah tersebut dan Rahwah Al-Hishan diserang oleh tentara pemerintah Yaman. barakish.net mengabarkan erkembangan terakhir dari daerah Al-Jabalain.
Setelah bentrok senjata yang sengit dengan Al-Qaidah dititik yang dekat dengan Imarah Islam Waqar, tentara pemerintah Yaman akhirnya menarik diri dari daerah tersebut. Anshar Al-Syari’ah juga menampik berita bahwa mereka mengelak dari pertempuran tersebut.
Hasil dari pertempuran itu adalah tentara Yaman menderita kerugian dan korban berjatuhan. Sumber yang berada di Al-Qaidah mengabarkan bahwa mereka mendapatkan ghanimah (harta hasil perang) dan berhasil merebut persenjataan tentara rezim Yaman.
Wallahu Ghalibun ‘ala amrihi walakinna aktsarannasi la ya’lamun
(usamah/barakish)                   

Rabu, 16 Mei 2012

Pertempuran sengit di Abyan : Mujahidin mengalahkan serangan sengit pasukan gabungan AS-Yaman di Imarah Islam Waqar

ABYAN (Arrahmah.com) - Pertempuran sengit di sekitar wilayah Abyan antara Mujahidin Ansar Al-Shariah dengan pasukan gabungan tentara salib AS dan tentara boneka Yaman masih berlangsung.
Pada hari Ahad (13/5/2012),  Pesawat militer boneka Yaman melakukan pemboman terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai oleh mujahidin di antara wilayah Kud dan Zanjibar serta kota Shaqrah, provinsi Abyan. Dengan izin Allah, tidak ada korban di pihak mujahidin dan masyarakat setempat.
Di Imarah Islam Afghanistan, di hari yang sama, pasukan boneka Yaman juga meluncurkan serangan besar, membombardir Waqar dengan membabi buta. Mujahidin melakukan perlawanan dan dengan izin Allah, pasukan boneka berhasil dikalahkan pada hari Senin (14/5). Mengakibatkan kerugian nyawa dan paralatan pada jajaran musuh, berdasarkan laporan Madad News Agency, sementara delapan Mujahidin syahid (insya Allah) di medan tempur.
Dalam pertempuran di Wilayah Abyan tersebut, Ansar Al-Shariah membantah berita yang beredar tentang penangkapan beberapa Mujahidin oleh pasukan boneka Yaman.
Berlanjut di Lawdar, masih di wilayah Abyan, Mujahidin menggunakan DC cannon melawan pasukan boneka Sana'a yang menyebabkan dua tentara boneka tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Selain itu empat tentara boneka tewas dan delapan lainnya luka-luka ketika kendaraan militer mereka terbalik di Lawdar di hari yang sama.
Pertempuran hari Senin juga terjadi di pinggiran Lawdar, dimana Mujahidin menghujani pasukan boneka dari brigade 111 dengan mortar. Namun tidak ada kerugian musuh yang dilaporkan.
Masih di hari Senin, sebuah kapal perang salibis AS menyerang daerah Al-Araqub dengan bom, namun karena kekuasaan Allah, tidak ada Mujahidin dan warga setempat yang menjadi korban.
Terkait serangan drone AS baru-baru ini adalah benar adanya, Madad News Agency mengkonfirmasi bahwa 13 Mujahidin syahid (insya Allah) dalam serangan salibis pengecut itu di dua tempat yang terpisah di daerah Marib pada hari Jum'at (11/5).(siraaj/arrahmah.com)

Selasa, 08 Mei 2012

Allahu Akbar!!Puluhan Pasukan Tiba Dari Marib dan Jauf Bantu Al-Qaidah

AL-EIN.(voa-islam.com) - Berbagai sumber lokal mengbarkan bahwa puluhan pasukan pada hari Jum’at, 4 Mei 2012, datang dari propinsi Marib dan Jauf, utara Yaman, ke kota Lowder untuk menyokong kelompok bersenjata Al-Qaidah dan Anshar Al-Syari’ah yang melancarkan serangan bersenjata ke barisan tentara Sana’a dan komite rakyat Lowder.
Sumber lokal mengatakan kepada adenalghad.net bahwa beberapa mobil sampai ke kota Al-Ein pada Jum’at sore dari propinsi Marib dan Jauf.
Salah satu penduduk kota Al-Ein mengatakan kepada editor adenalghad.net bahwa mobil-mobil tersebut sampai pada sore hari. Mobil tersebut ditumpangi para pria bersenjata dari propinsi Marib dan Jauf diantaranya mereka yang masih belia usianya.(usamah/aden)

Senin, 23 April 2012

Pernyataan Daulah Islam Irak terkait serangan terakhir: sebagai balasan atas kejahatan Safawi

IRAK (Arrahmah.com) - Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong. Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu." (Al-Fath: 22-23)
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله ربّ العالمين، والصلاة والسلام على نبينا محمد، وعلى آله وصحبه أجمعين.. وبعد
Setelah bertawakkal kepada Allah dan melakukan alasan-alasan yang Dia fasilitasi untuk hamba-hambaNya, dan sebuah balasan atas aksi penahanan, kekerasan, pengepungan dan pengambil alihan tanah wilayah Ahli Sunnah yang sudah terpapar, dan terutama wilayah Baghdad dan sekitarnya yang semakin parah dan meningkat dengan jelas baru-baru ini sebelum puncak kekejian di Baghdad, dan masih terus berlanjut, dan telah digunakan oleh pemerintah Zona Hijau untuk menekan proyek kejahatan Safawi kedepan, dengan berkolusi bersama para pengkhianat dari mitra Ahli Sunnah dalam permainan 'Demoksratis'.
Bagian dari usaha keamanan dan militer Daulah Islam telah dimobilisiasi dalam gelombang baru dan Kamis (19/4/2012) berdarah lainnya untuk  kepala orang-orang murtad, dan dalam operasi simultan yang menargetkan keamanan, militer dan pusat-pusat pemerintahan serta kepemimpinan pemerintahan Rafidhah, dan puncak dari para pengkhianat yang memberikan mereka wewenang di Baghdad dan lainnya, dan menjadi alasan dalam perluasan proyek Safawi di wilayah-wilayah Ahli Sunnah. Dan rinciannya akan dipublikasikan nanti setelah survei dan dokumentasi dalam laporan berkala yang dipublikasikan oleh Departemen Informasi.
Kami mengkonfirmasi Ghazwah (pertempuran) ini adalah awal dari apa yang menanti mereka di hari kemudian yang Allah kehendaki, sebuah cincin dalam rangkaian yang diberkahi dimulai dan tidak akan berhenti hingga Allah mengadili antara kita dan Rafidhah musyrik. Menegaskan sekali lagi kelicikan media yang tidak akan membuat keliru mata-mata yang adil juga Muslim Muwahid dalam mengurangi hasil serangan khusus dan mendistorsi serta meremehkan kegagalan keamanan yang jelas dari pemerintah bobrok Rafidhah, karena tujuan dari lembaga-lembaga salibis yang mengendalikan pasar media saat ini adalah mendukung proyek Safawi di Baghdad dengan alasan untuk kelanjutan dan kelangsungan hidup, dan mempromosikan serta memoles gambarnya yang buruk, karena musim gugur berakhir dengan kegagalan proyeknya di Iraq, dan awal dari kembalinya Syi'ah Safawi yang mereka tanam di wilayah itu, terutama setelah dimulainya revolusi Ahsli Sunnah di Syam barokah.
Allah Akbar
"Dan hanya milik Allah lah kemuliaan itu, milik RasulNya dan orang-orang beriman, sedang orang-orang munafik tidak mengetahuinya"
Departemen Informasi - Daulah Islam Irak
Kamis 27 Jumadil Awwal 1433 H
19/4/2012
(siraaj/arrahmah.com)

Sabtu, 18 Februari 2012

Pernyataan Imarah Islam Afghanistan pada peringatan tahun ke-23 penarikan pasukan Uni Soviet dari Afghanistan

 

AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Sejarah membuktikan, setiap pasukan yang menjajah Afghansitan, mereka selalu menghadapi kekalahan.  Sejarah penjajah terkenal Uni Soviet ke Afghanistan telah berlalu 23 tahun. Tahun-tahun yang meninggalkan kesedihan dan noda yang memalukan di wajah Uni Soviet, dimana 23 tahun lalu mereka menarik diri dari Afghanistan karena gagal mengalahkan Mujahidin Islam. Terkait hal tersebut, Imarah Islam Afghanistan mengeluarkan sebuah pernyataan di dalam situs resminya pada kesempatan peringatan tahun ke-23 penarikan pasukan salibis dari tanah para syuhada, berikut terjemahannya:
***
Tepat 23 tahun di hari ini (15/2/2012), pasukan penjajah dari Uni Soviet menangis ketika mereka menarik diri dari Afghansitan. Pasukan penjajah Uni Soviet kemarin, sama seperti pasukan biadab Amerika dan pasukan salib lainnya yang pada saat ini menginvasi tanah yang kita cintai dan telah berlangsung selama 10 tahun, mereka dengan biadab menumpahkan darah orang-orang gagah berani Afghan dengan tujuan menundukkan mereka. Tetapi pada akhirnya dan setelah Jihad, perjuangan dan pengorbanan yang tak terhitung dari bangsa yang perkasa ini, mereka (musuh) menghadapi kekalahan yang hina, bahwa semua “kerajaan merah” juga telah mengalami keruntuhan dan ideologi komunis atheis menjadi bahan tertawaan di seluruh dunia.
Berdasarkan sejarah, rakyat Afghan dapat mendeklarasikan hari peringatan ini sebagai hari keselamatan dari seluruh kejahatan komunisme disebabkan Jihad Islam mereka melawan Soviet (atas izin Allah), Afghanistan tidak hanya mendapatkan kemerdekaannya tetapi juga menjadi pendorong kuat untuk menyelamatkan bangsa ASIA Tengah dari kejahatan komunisme dan dari cengkraman kekuasaan kerajaan Soviet.
Sekarang, pada hari peringatan ini, pasukan penjajah Amerika dan sekutu-sekutunya di Afghanistan, dengan petolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala sedang menghadapi nasib yang sama seperti Rusia yang jatuh karena Jihad rakyat Afghan.
Penjajahan Rusia, setelah diuji kekuatannya melawan Afghanistan yang gagah berani selama satu dekade, telah belajar bahwa tinggal di rumah bangsa Mujahid, Afghanistan, berarti tidak lebih dari menghancurkan diri sendiri. Dan dengan kesadaran ini, mereka membentuk suatu cara untuk keberangkatannya dibawah perlindungan persetujuan Jenewa dan tanpa syarat menarik semua pasukannya. Tetapi Amerika masih terus ingin menguji rakyat Afghanistan dan terbukti sedang berusaha melalui berbagai alasan yang tidak dibenarkan dan dibawah kondisi yang mendatangkan bencana untuk bercokol di Afghanistan.
Pada kesempatan hari bersejarah mundurnya pasukan Soviet ini, Amerika yang sombong harus mengambil pelajaran dari invasi memalukan Soviet dan Inggris sebelumnya, menarik tangan mereka dari konfrontasi sia-sia dengan rakyat Afghan yang gagah berani dan kemudian dengan seketika menarik diri semua pasukan mereka dari Afghanistan.
Imarah Islam Afghanistan ingin mengucapkan selamat kepada bangsa Mujahid dan bersama seluruh Umat Islam pada hari peringatan ini. Kami memohon kepada Allah untuk memeberikan kemenangan yang sama melawan penjajahan hari ini, Pasukan salib Amerika seperti yang terjadi pada para komunis atheis kemarin.
Imarah Islam Afghanistan
23/03/1433
(siraaj/arrahmah.com)

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .