This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kiamat di Irak, 107 Tewas, 287 Luka, Akibat Serangan Bom
Bagdad, Paling sedikit 107 orang tewas dalam serangan bom dan senjata di Irak, Senin.
BIADAB LA'NATULLAH
Blogger templates
Proyek Pencetakkan Al-qur'an
Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta
Jadwal Sholat
Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا
“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]
Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda
Silakan Pesan
Jumat, 08 Februari 2013
Minggu, 16 Desember 2012
Mujahidin lanjutkan pengepungan dan penyerangan Akademi Infantri di Aleppo
Mujahidin Islam dan mujahidin FSA sampai saat ini masih terus mengepung Akademi Infrantri militer rezim Nushairiyah Suriah di propinsi Aleppo. Mujahidin melubangi beberapa tembok sekeliling Akademi Infantri untuk menempatkan para sniper yang mengincar tentara rezim Suriah dalam kompleks Akademi Infantri.
Senin, 10 Desember 2012
Allahu Akbar, Mujahidin Suriah kuasai pangkalan militer di Syeikh Sulaiman, Aleppo
Kamis, 30 Agustus 2012
Mujahidin Dagestan lakukan infiltrasi, tewaskan delapan penjaga perbatasan FSB
Aliev kemudian syahid (Insha Allah) dalam baku tembak dengan musuh setelah berhasil menewaskan delapan tentara perbatasan dan melukai empat lainnya.
Operasi ini datang hampir bersamaan dengan serangan terhadap pos yang sama oleh sekelompok Mujahidin Kaukasus yang merebut sebuah gudang senjata di pos tersebut. Tidak ada rincian lain yang diberikan termasuk jumlah korban dari kedua belah pihak.
Selasa malam, kementrian dalam negeri Rusia menegaskan bahwa Aliev adalah Mujahid yang menyusup ke dalam kepolisian Dagestan.
Di hari yang sama, Rusia melaporkan bahwa Mujahidin Kaukasus melakukan serangan dari dalah hutan terhadap sekelompok polisi khusus Rusia dari Siberia yang ditembatkan di desa yang sama di Beliji. Setidaknya 1 penjajah Rusia tewas dan lima lainnya terluka parah menurut klaim Rusia. Selama ini Rusia selalu menyembunyikan jumlah korban sebenarnya di pihak mereka. (haninmazaya/arrahmah.com)
Sabtu, 25 Agustus 2012
Taliban Klaim Tewaskan Enam Tentara AS di Timur Laut Afghanistan
Taliban mengatakan mereka telah menyerang sebuah konvoi militer AS di kota Bagram.
Para pejabat Afghanistan juga mengkonfirmasi adanya serangan di Bagram. Namun, militer AS belum membuat pernyataan mengenai insiden tersebut.
Menurut website icasualties.org, lebih 305 tentara asing, sebagian besar personil AS, telah kehilangan nyawa mereka di Afghanistan pada tahun 2012.(fq/prtv)
Hadiah hari raya Idul Fitri 1433 H, Daulah Islam Irak merilis video operasi "pembersihan" terhadap Pasukan Khusus Anti Teror (SWAT) rezim boneka Syiah Irak
Sabtu, 25 Agustus 2012 01:44:08
Operasi mujahidin Daulah Islam Irak yang dipimpin oleh komandan
Jarrah Asy-Syami dalam video dokumenter Shalil Ash-Shawarim sungguh
sangat spektakuler. Operasi itu menunjukkan kepada kawan dan lawan
bagaimana pasukan khusus mujahidin Irak melancarkan operasi militer
tingkat tinggi yang menargetkan dan memporak-porandakan Pasukan Khusus
Anti Teror rezim boneka Syiah Irak, SWAT (Special Weapons And Tactics).Seperti namanya, SWAT adalah Pasukan Khususu Anti Teror (Quwwat Khassah Mukafahah Al-Irhab) rezim boneka Syiah Irak yang dibentuk, dilatih dan didanai oleh penjajah salibis AS dan NATO. SWAT rezim boneka Syiah Irak mendapat pelatihan standar SWAT AS. SWAT Irak adalah pasukan elit anti "teror" yang dilatih langsung oleh instruktur CIA, FBI dan US SECRET SERVICE dalam program yang sama dengan apa yang didapat pasukan elit Amerika. SWAT Irak merupakan pasukan khusus rezim boneka Syiah Irak dalam memerangi mujahidin Daulah Islam Irak.
Daulah Islam Irak melalui pelatihan militer tingkat tinggi dan intensif telah mencanangkan operasi-operasi khusus untuk "menghilangkan" tokoh-tokoh kunci SWAT Irak, memporak-porandakan kesatuannya dan memberi mereka pelajaran yang tak akan bisa dilupakan atas kejahatan biadab mereka memerangi kaum muslimin sunni Irak dan mujahidin Daulah Islam Irak.
Video diawali dengan pembacaan Al-Qur'an surat At-Taubah ayat 13-15
tentang memerangi gembong-gembong kekafiran dan foto satelit Negara
Irak. Puluhan mujahidin Daulah Islam Irak kemudian nampak dalam konvoi
mobil bak terbuka di padang pasir propinsi Anbar. Mereka akan melakukan
latihan militer di kamp militer Asy-Syaikhaini di tengah padang pasir
propinsi Anbar. Latihan itu dilakukan sekitar bulan Rabi'ul Awwal 1433 H
atau Februrari 2012 M.Komandan Jarrah Asy-Syami dan dua orang instruktur nampak duduk berdialog di sebuah tikar berlatar belakang sejumlah personil mujahid yang melakukan pengawalan dengan senjata siaga. Latihan militer dilakukan siang dan malam. Kamera menyorot para mujahid yang tengah melakukan latihan penembakan roket RPG di waktu malam. Tembakan roket didahului oleh suara instruktur dan disusul dengan suara takbir mujahidin.
Operasi serangan terhadap Pasukan Khusus Anti "Teror" rezim boneka Syiah Irak dilakukan oleh pasukan khusus mujahidin Daulah Islam Irak pada bulan Rabi'ul Akhir 1433 H atau Maret 2012 M. Media massa milik aliansi salibis NATO dan rezim Syiah Irak telah menutup-nutupi dan mengkaburkan operasi serangan itu. Video Shalil Ash-Shawarim 2 dimaksudkan untuk membongkar kebohongan media massa musuh, menyingkap hakekat operasi spektakuler tersebut dan mempublikasikannya sesuai realita sebenarnya.

Pasukan khusus mujahidin dibagi dalam empat regu; regu Abu Bakar
Ash-Shidiq, regu Umar bin Khathab, regu Utsman bin Affan dan regu Ali
bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhum. Komandan operasi menerangkan tugas
masing-masing regu, sasaran serangan, tempat berangkat dan tempat
berkumpul kembali seusai operasi.

Reporter Yayasan Media Al-Furqan kemudian mewancarai seorang mujahid
yang akan ikut ambil bagian dalam operasi khusus di kota Haditsah.
Bersenjatakan senapan mesin dan mengenakan sorban penutup muka, sang
mujahid menerangkan rasa syukur bisa bergabung dengan mujahidin Daulah
lslam Irak dalam operasi-operasi jihad di Irak, khususnya operasi yang
akan segera dilakukan di kota Haditsah.Kepada rezim yang memerangi syariat Islam dan memberikan loyalitas kepada aliansi salibis internasional, sang mujahidin menegaskan bahwa pasukan jihad sangat bersemangat memburu jihad dan mati syahid di jalan Allah melebihi semangat mereka dalam memburu kehidupan dan kenikmatan dunia. Moral mujahidin di Irak sangat tinggi, segala puji bagi Allah, ujar sang mujahid.
Meski target yang akan diserang adalah pasukan khusus anti 'teror" SWAT Irak, sang mujahid menegaskan mujahidin tidak gentar. Sebab, kunci peperangan ditentukan oleh kadar iman dan moral, bukan hanya persenjataan dan peralatan tempur. Mujahidin berperang demi mencari kebahagiaan hidup di akhirat, sementara musuh berperang demi kenikmatan dunia dan gaji yang diberikan oleh tuan salibis AS.

Konvoi mobil pasukan khusus mujahidin dari berbagai kesatuan mulai bergerak menuju kamp militer yang akan menjadi tempat pemberangkatan operasi. Di kamp militer tersebut, mujahidin menggelar gladi kotor operasi menyerang dan menerobos barikade penjagaan musuh. Siang hari sebelum operasi dilakukan, mujahidin berhasil menembak mati seekor rusa. Mereka memandang hal itu sebagai kabar gembira dari Allah. Mereka optimis operasi akan sukses.

Komandan harus berperilaku baik kepada seluruh pasukan dan menjaga keselamatan mereka. Seorang mujahid lebih saya cintai daripada dunia dan seluruh isinya, kata amirul mukminin. Amirul mukminin juga tidak lupa menyampaikan salam kepada komandan dan seluruh pasukan, dan memohon doa mereka. Takbir membahana begitu surat wasiat itu selesai dibacakan. Kamera reporter Yayasan Media Al-Furqan menyorot tulisan tangan amirul mukminin pada selembar kertas buku tulis itu.
Konvoi kendaraan mujahidin kemudian bergerak menuju target operasi untuk melakukan pembalasan setimpal atas kejahatan pasukan khusus anti "terror", SWAT Irak, yang telah membunuh, menyiksa, menangkap dan menyengsarakan kaum muslimin Irak. Untuk mencapai target operasi, komandan pasukan khusus anti "teror", SWAT Irak, mujahidin harus melewati tiga posko militer; posko militer kota Barwanah, posko militer jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Barwanah dan posko militer jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Haditsah.
Pasukan pertama regu Umar bin Khathab menyerang posko militer kota Barwanah dengan cepat. Mereka berhasil melumpuhkan para tentara penjaga di posko itu. Mereka mengambil alih posko dan menghubungi posko militer berikutnya dengan alat komunikasi dan bahasa yang biasa dipakai oleh tentara penjaga posko rezim Irak. Para tentara penjaga itu sendiri diikat, dibariskan dan dieksekusi mati secara cepat dengan pistol berperedam suara.
Mujahidin menempatkan beberapa pasukannya di posko itu dan beberapa sniper serta penembak senapan mesin di tanah tinggi dekat posko untuk mengantisipasi kemungkinan serangan musuh. Satu regu bantuan turut menyisir lokasi sekitar untuk mengokohkan penguasaan atas posko dan areal sekitarnya. Kepada reporter Yayasan Media Al-Furqan, seorang pasukan pendukung yang ditempatkan di tanah tinggi dekat posko menyatakan tekadnya tak akan membiarkan pasukan musuh melewati posko yang telah dikuasai mujahidin itu sampai mereka berhasil melangkahi mayatnya. Allahu akbar!
Konvoi pasukan khusus mujahidin dengan pasukan terdepan regu Utsman bin Affan kemudian bergerak ke posko militer kedua di pintu gerbang jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Barwanah. Dengan cepat mereka melumpuhkan para tentara penjaga di posko. Beberapa tentara penjaga masih tertidur nyenyak di ruang dalam posko saat kawan-kawan mereka di luar dilumpuhkan dan dieksekusi mati dengan pistol berperedam suara oleh mujahidin. Tanpa banyak bicara, sejumlah tentara yang masih pulas itu langsung dieksekusi mati. Mujahidin menguasai sepenuhnya posko termasuk menara penjagaan dan mengambil alih kendali komunikasi. Di posko ini mujahidin mendapatkan harta rampasan perang sejumlah senjata dan seragam tentara rezim Syiah Irak.
Konvoi pasukan khusus mujahidin kemudian bergerak ke posko militer ketiga di pintu gerbang jembatan 'Aim di atas sungai Eufrat dari arah kota Haditsah, setelah menyeberangi jembatan dan keluar dari kota Barwanah. Kendaraan para komandan berada di barisan terdepan pasukan pelopor yang akan menyerbu ke kota Haditsah.
Dalam keadaan tertidur, mengantuk dan belum siap, moncong senapan
pasukan mujahidin telah mengepung mereka. Posko dengan mudah ditaklukkan
dan semua tentara itu dieksekusi mati seketika dengan pistol berperedam
suara. Beberapa tentara penjaga itu dieksekusi di atas kasur mereka
saat mereka masih tertidur pulas. Alat-alat komunikasi dikuasai dan
dikendalikan sepenuhnya oleh pasukan mujahidin.Semua jalan masuk ke kota Haditsah telah dikuasai dan diamankan oleh regu-regu mujahidin. Konvoi pasukan mujahidin mulai memasuki kota Haditsah untuk mengeksekusi target utama, komandan pasukan SWAT Irak. Mulai memasuki kota Haditsah tak jauh dari jembatan 'Aim, tampak di sisi kanan jalan masjid jami' Al-Faruq.
Di perempatan jalan pertama memasuki kota Haditsah, satu regu bantuan mujahidin telah mengamankan jalan dan menyambut kedatangan pasukan khusus mujahidin yang akan melakukan operasi. Pasukan mujahidin memasuki jalanan kota Haditsah tanpa menemui perlawanan berarti dari pasukan tentara dan polisi rezim Shafawi Syiah Irak. Suasana kota sendiri tampak lenggang dan sunyi di tengah malam itu.
Di sebuah perempatan jalan raya akhirnya terjadi satu-satunya baku tembak antara pasukan mujahidin dengan sebuah regu polisi patroli rezim Irak. Setelah terjadi bentrokan beberapa lama, akhirnya mujahidin berhasil menguasai keadaan. Polisi patrol rezim berhasil diringkus dan dieksekusi mati di tempat dengan pistol berperedam suara, sementara senjata, amunisi dan kendaraannya dikuasai oleh mujahidin.
Pasukan mujahidin kemudian kembali melanjutkan tujuan operasinya dengan mendatangi rumah para komandan pasukan SWAT Irak dalam kota. Mujahidin menyerbu rumah-rumah para komandan pasukan SWAT, menggeledah seisi rumah, dan menyeret keluar mereka tanpa mendapatkan perlawanan yang berarti.


Dengan tewasnya para komandan Pasukan Khusus Pasukan Anti "Teror" SWAT rezim boneka Syiah Irak berakhir pula misi serangan pasukan khusus mujahidin. Mujahidin segera meninggalkan lokasi dengan membawa banyak harta rampasan perang; senjata, amunisi, seragam militer dan kendaraan militer. Kamera reporter merekam suasana takbir dan kegembiraan konvoi pasukan mujahidin pada akhir malam saat meninggalkan kota Haditsah dan memasuki padang pasir di siang harinya.
Dalam operasi yang sangat sukses itu Allah menakdirkan dua regu mujahidin sempat terlibat baku tembak karena kesamaran dan kesalah pahaman. Dalam baku tembak itu dua orang mujahid gugur sebagai syahid, Abu Ahmad Asy-Syami dan seorang mujahid lainnya. Semoga Allah menerima amal mereka dan menempatkan mereka di surga Firdaus yang tertinggi.
Video yang baru dirilis oleh Departemen Media Daulah Islam Irak ini sungguh sangat menyejukan hati kaum beriman dan menyesakkan hati kaum kafir. Mujahidin Daulah Islam Irak telah memberikan kado hari raya Idul Fitri 1433 H yang sangat istimewa untuk kaum muslimin sunni di Irak pada khususnya dan kaum muslimin seluruh dunia pada umumnya. Allahu akbar wal hamdulillah.
(muhib almajdi/arrahmah.com)
Senin, 16 Juli 2012
Mujahidin Mali siap hadapi serangan jika musuh menginvasi Azawad
Salah satu kelompok Jihad yang ambil bagian dari mengontrol Azawad, Mujahidin dari jama'ah Tauhid wal Jihad, mengatakan bahwa mereka siap untuk menghadapi invasi apapun dari musuh terhadap Azawad.
Senin, 02 Juli 2012
Al Qaidah Maghrib di Mali Keluarkan Ancaman Baru
Al
Qaidah di Islamic Maghreb (AQIM) dilaporkan mengeluarkan ancaman baru,
dengan akan bertindak "tegas" terhadap siapapun yang bekerjasama dengan
kekuatan militer asing di Mali utara.Mokhtar Belmokhtar, pemimpin AQIM yang mengendalikan wilayah Mali selama tiga bulan terakhir memperingatkan pada Sabtu kemarin 30/06, bahwa "jangan tergoda untuk mengambil keuntungan dari situasi di Mali utara dengan cara bekerjasama dengan pasukan asing yang mengincar kawasan ini," tegasnya, seperti dilansir DAWN.COM.
Selasa, 19 Juni 2012
Dikepung oleh mujahidin selama 5 hari, pasukan salibis ISAF meninggalkan wilayah Urgundab
(Arrahmah.com) – Aliansi pasukan salibis ISAF dan tentara boneka ANA dikerahkan dalam jumlah besar untuk menguasai wilayah Dadsaeghez, distrik Urgundab propinsi Zabul. Wilayah itu telah dikuasai oleh kembali oleh mujahidin Imarah Islam Afghanistan sejak beberapa bulan terakhir.
Untuk mematikan strategi musuh, mujahidin Imarah Islam Afghanistan melakukan pengepungan dan serangan gencar terhadap posisi pasukan aliansi tentara salibis ISAF dan tentara boneka ANA di wilayah itu. Setelah dilakukan pengepungan ketat selama 5 hari, aliansi pasukan salibis ISAF dan pasukan boneka ANA dipaksa untuk menarik mundur pasukannya dan meninggalkan posisi strategis mereka.
Juru bicara media Imarah Islam Afghanistan, Qari Muhammad Yusuf melaporkan pada Senin (18/6/2012) bahwa serangan gencar mujahidin menyebbakan kerugian besar di pihak musuh. Selama lima hari serangan dan pengepungan, sedikitnya 7 tank militer dan sebuah mobil Rangers musuh berhasil dihancurkan oleh mujahidin. Jumlah korban tewas dan luka di pihak musuh belum bisa dipastikan sampai saat berita ini ditulis.
(muhib almajdi/arrahmah.com)
Senin, 11 Juni 2012
Allahu Akbar! 4 Tentara Prancis Tewas dalam Serangan Taliban di Afghanistan
KAPISA, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Para pejuang Islam di Afghanistan menewaskan empat tentara Prancis dan melukai lima lainnya pada hari Sabtu (9/6/2012), salah satu serangan paling mematikan pada kontingen Perancis dalam beberapa bulan, ketika kekekerasan meningkat di seluruh negeri.
Serangan itu terjadi di provinsi pegunungan Kapisa di timur yang terutama dipatroli oleh pasukan Prancis di bawah komando NATO.
Rincian serangan itu tidak segera tersedia, tetapi kantor Presiden Perancis Francois Hollande menegaskan di Paris bahwa tentara yang terlibat dalam serangan itu adalah Prancis.
Sebuah pernyataan dari kantornya mengatakan bahwa di antara lima lainnya cedera, tiga berada dalam kondisi serius, dan Hollande telah mengirimkan menteri pertahanan Jean-Yves Le Drian ke Afghanistan setelah serangan itu.
Abdul Rahman, kepala polisi provinsi Kapisa, mengatakan para pejuang Islam telah melakukan serangan jibaku terhadap pasukan Prancis di distrik Nijrab provinsi pegunungan tersebut.
Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, mengatakan dalam pesan email bahwa seorang penyerang jibaku telah menyerang tentara asing.
Prancis berencana untuk menarik sebagian besar dari sekitar 3.400 tentaranya pada akhir tahun ini, dua tahun lebih cepat dari jadwal yang disepakati oleh NATO. Pasukan Prancis telah menderita serangkaian serangan termasuk beberapa oleh tentara "nakal" Afghanistan, memicu tuntutan di Prancis bagi pasukan tersebut untuk dibawa pulang lebih awal. (ab/wb)
Kamis, 24 Mei 2012
Jumlah tentara boneka Yaman yang tewas dalam serangan Mujahidin di Bajdar mencapai 70 orang
ABYAN (Arrahmah.com) - Setelah menguasai wilayah Bajdar di provinsi Abyan, Mujahidin Ansar Al-Shariah melakukan serangan dadakan terhadap pasukan boneka Yaman pada hari Senin (21/5/2012) dini hari. Serangan tersebut berhasil, dengan izin Allah, menewaskan puluhan tentara boneka. Awalnya dilaporkan bahwa jumlah tentara boneka yang tewas adalah 40 orang dan melukai puluhan lainnya serta puluhan sisanya melarikan diri.
Kemudian pada hari Selasa (22/5), seorang Mujahid di Ansar Al-Shariah mengkonfirmasi bahwa jumlah kematian dari jajaran pasukan rezim Sana'a dalam penyerangan di Bajdar meningkat menjadi 70 orang, sementara sejumlah Mujahidin yang mengalami luka-luka berjumlah 4 orang.
Berdasarkan laporan Madad News Agency, mengutip perkataan sumber militer Ansar Al-Shariah bahwa Mujahidin masih mengontrol semua posisi di Bajdar.
Selain itu, seperti yang telah dilaporkan sebelumnya, juru bicara Anshar Al-Shariah menyatakan bahwa mujahidin mendapatkan banyak rampasan perang (ghanimah). Di antaranya sebuah tank, senjata anti pesawat kaliber 37, sejumlah roket RPG dan roket PeKa, lebih dari 70 senapan Kalasnikov, dan ribuan amunisi dari berbagai jenis kaliber. Mujahidin juga membakar sebuah kendaraan militer musuh yang mengangkut persenjataan dan amunisi musuh. Alhamdulillah. (siraaj/arrahmah.com)
Senin, 21 Mei 2012
Allahu Akbar!!Alhamdulillah,Tentara Yaman Tarik Diri Dari Daerah Waqar
Rabu, 16 Mei 2012
Pertempuran sengit di Abyan : Mujahidin mengalahkan serangan sengit pasukan gabungan AS-Yaman di Imarah Islam Waqar
Pada hari Ahad (13/5/2012), Pesawat militer boneka Yaman melakukan pemboman terhadap wilayah-wilayah yang dikuasai oleh mujahidin di antara wilayah Kud dan Zanjibar serta kota Shaqrah, provinsi Abyan. Dengan izin Allah, tidak ada korban di pihak mujahidin dan masyarakat setempat.
Di Imarah Islam Afghanistan, di hari yang sama, pasukan boneka Yaman juga meluncurkan serangan besar, membombardir Waqar dengan membabi buta. Mujahidin melakukan perlawanan dan dengan izin Allah, pasukan boneka berhasil dikalahkan pada hari Senin (14/5). Mengakibatkan kerugian nyawa dan paralatan pada jajaran musuh, berdasarkan laporan Madad News Agency, sementara delapan Mujahidin syahid (insya Allah) di medan tempur.
Dalam pertempuran di Wilayah Abyan tersebut, Ansar Al-Shariah membantah berita yang beredar tentang penangkapan beberapa Mujahidin oleh pasukan boneka Yaman.
Berlanjut di Lawdar, masih di wilayah Abyan, Mujahidin menggunakan DC cannon melawan pasukan boneka Sana'a yang menyebabkan dua tentara boneka tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Selain itu empat tentara boneka tewas dan delapan lainnya luka-luka ketika kendaraan militer mereka terbalik di Lawdar di hari yang sama.
Pertempuran hari Senin juga terjadi di pinggiran Lawdar, dimana Mujahidin menghujani pasukan boneka dari brigade 111 dengan mortar. Namun tidak ada kerugian musuh yang dilaporkan.
Masih di hari Senin, sebuah kapal perang salibis AS menyerang daerah Al-Araqub dengan bom, namun karena kekuasaan Allah, tidak ada Mujahidin dan warga setempat yang menjadi korban.
Terkait serangan drone AS baru-baru ini adalah benar adanya, Madad News Agency mengkonfirmasi bahwa 13 Mujahidin syahid (insya Allah) dalam serangan salibis pengecut itu di dua tempat yang terpisah di daerah Marib pada hari Jum'at (11/5).(siraaj/arrahmah.com)
Selasa, 08 Mei 2012
Allahu Akbar!!Puluhan Pasukan Tiba Dari Marib dan Jauf Bantu Al-Qaidah
Senin, 23 April 2012
Pernyataan Daulah Islam Irak terkait serangan terakhir: sebagai balasan atas kejahatan Safawi
Bagian dari usaha keamanan dan militer Daulah Islam telah dimobilisiasi dalam gelombang baru dan Kamis (19/4/2012) berdarah lainnya untuk kepala orang-orang murtad, dan dalam operasi simultan yang menargetkan keamanan, militer dan pusat-pusat pemerintahan serta kepemimpinan pemerintahan Rafidhah, dan puncak dari para pengkhianat yang memberikan mereka wewenang di Baghdad dan lainnya, dan menjadi alasan dalam perluasan proyek Safawi di wilayah-wilayah Ahli Sunnah. Dan rinciannya akan dipublikasikan nanti setelah survei dan dokumentasi dalam laporan berkala yang dipublikasikan oleh Departemen Informasi.
Kami mengkonfirmasi Ghazwah (pertempuran) ini adalah awal dari apa yang menanti mereka di hari kemudian yang Allah kehendaki, sebuah cincin dalam rangkaian yang diberkahi dimulai dan tidak akan berhenti hingga Allah mengadili antara kita dan Rafidhah musyrik. Menegaskan sekali lagi kelicikan media yang tidak akan membuat keliru mata-mata yang adil juga Muslim Muwahid dalam mengurangi hasil serangan khusus dan mendistorsi serta meremehkan kegagalan keamanan yang jelas dari pemerintah bobrok Rafidhah, karena tujuan dari lembaga-lembaga salibis yang mengendalikan pasar media saat ini adalah mendukung proyek Safawi di Baghdad dengan alasan untuk kelanjutan dan kelangsungan hidup, dan mempromosikan serta memoles gambarnya yang buruk, karena musim gugur berakhir dengan kegagalan proyeknya di Iraq, dan awal dari kembalinya Syi'ah Safawi yang mereka tanam di wilayah itu, terutama setelah dimulainya revolusi Ahsli Sunnah di Syam barokah.
Allah Akbar
"Dan hanya milik Allah lah kemuliaan itu, milik RasulNya dan orang-orang beriman, sedang orang-orang munafik tidak mengetahuinya"
Sabtu, 18 Februari 2012
Pernyataan Imarah Islam Afghanistan pada peringatan tahun ke-23 penarikan pasukan Uni Soviet dari Afghanistan
AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Sejarah membuktikan, setiap pasukan yang menjajah Afghansitan, mereka selalu menghadapi kekalahan. Sejarah penjajah terkenal Uni Soviet ke Afghanistan telah berlalu 23 tahun. Tahun-tahun yang meninggalkan kesedihan dan noda yang memalukan di wajah Uni Soviet, dimana 23 tahun lalu mereka menarik diri dari Afghanistan karena gagal mengalahkan Mujahidin Islam. Terkait hal tersebut, Imarah Islam Afghanistan mengeluarkan sebuah pernyataan di dalam situs resminya pada kesempatan peringatan tahun ke-23 penarikan pasukan salibis dari tanah para syuhada, berikut terjemahannya:
Sekarang, pada hari peringatan ini, pasukan penjajah Amerika dan sekutu-sekutunya di Afghanistan, dengan petolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala sedang menghadapi nasib yang sama seperti Rusia yang jatuh karena Jihad rakyat Afghan.
Penjajahan Rusia, setelah diuji kekuatannya melawan Afghanistan yang gagah berani selama satu dekade, telah belajar bahwa tinggal di rumah bangsa Mujahid, Afghanistan, berarti tidak lebih dari menghancurkan diri sendiri. Dan dengan kesadaran ini, mereka membentuk suatu cara untuk keberangkatannya dibawah perlindungan persetujuan Jenewa dan tanpa syarat menarik semua pasukannya. Tetapi Amerika masih terus ingin menguji rakyat Afghanistan dan terbukti sedang berusaha melalui berbagai alasan yang tidak dibenarkan dan dibawah kondisi yang mendatangkan bencana untuk bercokol di Afghanistan.
Pada kesempatan hari bersejarah mundurnya pasukan Soviet ini, Amerika yang sombong harus mengambil pelajaran dari invasi memalukan Soviet dan Inggris sebelumnya, menarik tangan mereka dari konfrontasi sia-sia dengan rakyat Afghan yang gagah berani dan kemudian dengan seketika menarik diri semua pasukan mereka dari Afghanistan.
Imarah Islam Afghanistan ingin mengucapkan selamat kepada bangsa Mujahid dan bersama seluruh Umat Islam pada hari peringatan ini. Kami memohon kepada Allah untuk memeberikan kemenangan yang sama melawan penjajahan hari ini, Pasukan salib Amerika seperti yang terjadi pada para komunis atheis kemarin.
Imarah Islam Afghanistan
23/03/1433
(siraaj/arrahmah.com)













