Pages - Menu

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kiamat di Irak, 107 Tewas, 287 Luka, Akibat Serangan Bom

Bagdad, Paling sedikit 107 orang tewas dalam serangan bom dan senjata di Irak, Senin.

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan Dzolim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan Dzolim. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Oktober 2012

Rezim Syiah Irak akan kembali eksekusi mati 462 tahanan muslim sunni berkewarga negaraan Arab

BAGHDAD (Arrahmah.com) – Rezim Syiah Irak kembali akan mengeksekusi mati 462 tahanan muslim sunni berkewarga negaraan Arab. Puluhan tahanan muslim sunni berkewarga negaraan Arab telah dieksekusi mati oleh rezim Syiah Irak selama beberapa minggu terakhir.

Selasa, 19 Juni 2012

Indonesia Peduli Suriah: Laknat Kebiadaban Tentara Bashar Al-Asad

Jakarta (VoA-Islam) – Hilal Ahmar Society Indonesia, sebuah NGO kemanusiaan yang peduli dengan tragedi berdarah di Suriah terus mengap-date kabar terkini. Dalam buletinnya, Hilal Ahmar memberitakan apa yang sesungguhnya terjadi di sana.
Dalam silaturahim dengan beberapa elemen umat Islam di Indonesia, Sabtu dan Ahad (16-17 Juni 2012) lalu, seperti Forum Umat Islam (FUI), Ar Rahman Qur’an Learning (AQL) dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), aktivis kemanusiaan untuk Suriah (Syrian Society for Humanitarian Relief and Development),  Syaikh Ghiyats Abdul Baqi, banyak menjelaskan perihal kekejaman tentara Bashar Al-Asad dalam menyerang warga sipil tak bersenjata.
Syaikh Ghiyats yang didampingi sejumlah aktivis kemanusiaan Hilal Ahmar Society, diterima baik oleh Sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath, Ketua AQL Ustadz Bachtiar Nasir, LC, dan Ketua Umum DDII Ustadz Syuhada Bahri di sekretariatnya masing-masing. Ketiga ormas itu menyatakan akan menggalang dana kemanusian bagi  Muslim Suriah yang saat ini tengah menderita.
Di hadapan jemaah, Syaikh Ghiyats Abdul Baqi, menyampaikan, tentara Bashar Al- Asad tak hanya membunuhi orang-orang dewasa, tetapi juga membunuh orang tua, anak-anak dan wanita. Lebih sadis lagi, kaum muslimah Suriah diperkosa terlebih dulu. Setelah disiksa dan dibunuh, jasad mereka dibakar agar tak dikenali jasadnya.
“Para muslimah Ahsunnah ditangkap, dipenjara kemudian diperkosa lalu dibunuh. Tidak puas sampai di saitu, mereka juga dibakar dan dibuang dipinggir-pinggir jalan hingga tidak dapat dikenali,” ungkap Syakh Ghuiyats dengan nada geram hingga meneteskan air mata.
Selain pembunuhan, kekejaman tentara rezim Bashar Al-Asad juga memaksa para tawanan dan tahanan dari kaum muslimin untuk menyebut dan mengakui bahwa Bashar Al Asad adalah satu-satunya sesembahan (tuhan). Jika mereka menolak,   penyiksaan keji dilakukan tentara Bashar Al-Asad.
Kondisi ini semakin parah, karena saat ini rakyat Suriah tidak memiliki dukungan, baik militer maupun medis dari negara manapun. Bahkan Iran, Hizbullah Syi’ah Libanon, Iraq, Rusia, dan China mendukung tindakan Bashar Al-Asad.
Syaikh Ghiyats juga menyampaikan, sejak 15 Maret 2011 hingga 15 Februari 2012, jumlah orang yang dibunuh oleh rezim Bashar Al Asad lebih dari 10.000 orang, diantaranya 600 perempuan, 430 anak-anak dan yang terluka mencapi 5.000-an. Mereka yang dipenjara lebih dari 100.000, sedangkan yang mengungsi ke Lebanon, Turki, Jordan, Arab Saudi, dan lainnya lebih dari 530.000.
Sementara itu, lebih dari 300 kabupaten, kecamatan, dan desa diserang oleh Bashar Al Asad dengan tank-tank, roket-roket, dan bom-bom. Puluhan masjid dan kaum muslimin yang sedang shalat di dalamnya diserang. Yang masih hidup, ada yang dipenjara, dibantai dan sebagian lagi melarikan diri.

Kekejaman Tentara Suriah
Kekejaman tentara Suriah pendukung Bashar Al Asad tidak kalah sadis dengan Fir’aun dan bala tentaranya. Baru-baru ini, sebuah video yang diduga kuat merupakan aksi kekejaman tentara Suriah diunggah di Youtube. Dalam video berdurasi semenit itu, tampak seorang pria dengan mata tertutup kain hitam sedang dikubur hidup-hidup.
Video itu diberitakan laman Inggris Daily Mail, belum lama ini. Tampak sekumpulan orang yang diduga tentara Suriah pimpinanBashar Al Asad mengubur hidup-hidup seorang informan media. Pria malang tersebut ternyata seorang informan kantor berita Al-Jazeera dan Al Arabiya yang sering merekam kekejaman tentara Asad. Tentara menemukan identitas pria yang berasal dari Al-Qussair dan kamera yang digunakan untuk merekam.
Video ini telah dilihat lebih dari 250.000 orang dari seluruh dunia. Kebanyakan komentarmenyerukan agar PBB bertindak tegas. Seperti diketahui, kekerasan dan kebidaban tentara Suriah telah berlangsung hampir sejak 2011, tetapi belum ada tindakan komunitas internasional mengani hal ini. Menurut laporan PBB, jumlah korban tewas telah lebih dari 8.000 orang, ratusan diantaranya anak-anak.
Kekejaman lain yang dipertontonkan tentara Bashar Al-Asad adalah ketika menembakan gas air mata dan peluru ke arah ribuan pengunjuk rasa yang tumpah keluar dari masjid setelah shalat Jumat (20/4/2012). Tentara Suriah juga membunuh warga sipil di provinsi Hama, meski ada gencatan senjata yang didukung PBB.
Lebih kejam lagi, tentara Bashar Al Asad juga menembaki Kamp Pengungsi Suriah di Perbatasan Turki. Beberapa stasiun televisi melaporkan bahwa pasukan telah menambaki warga Suriah yang mencoba untuk menyebrangi tanah tak bertuan di perbatasan untuk mencari perlindungan di Turki dari kekerasan di negeri mereka.
“Ini adalah pelanggaran yang sangat jelas tentang perbatasan. Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan,”kata Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengutip kantor berita Anatolia Turki, terkait insiden penembakan di perbatasan Turki.

Ladang Pembantaian di Rumah Sakit
Yang lebih memilukan lagi adalah saat Stasiun Televisi Channel 4 News memberitakan tentang penyiksaan yang dilakukan terhadap kaum Muslimin Suriah saat berada di rumah sakit.
Salah seorang pekerja di rumah sakit tersebut secara sembunyi-sembunyi merekam penyiksaan tersebut dan mengirimkannya kepada stasiun televisi yang berpusat di Inggris tersebut. Berita ini juga dimuat dalam situs berita al-Arabiya 5 Maret 2012.
Video tersebut menampilkan seorang pasien yang sedang terluka ditutup matanya dan dibelenggu di atas tempat tidurnya dengan luka di sekujur tubuhnya. Beberapa alat penyiksaan seperti cambuk karet dan kabel listrik terlihat berada di atas meja di dalam salah satu ruangan rumah sakit tersebut.
Menurut aktivis HAM Suriah, Pemerintah Suriah memerintah agar para korban yang terluka dalam pembantaian di Homs di bawa ke rumah sakit militer, dan menyiksa mereka hingga meninggal di sana.
Karyawan rumah sakit yang merekam kejadian tersebut menyatakan bahwa ia telah berulang kali mencoba untuk menghentikan perbuatan biadab tersebut, namun ia justru dicap sebagai ‘pengkhianat’.
“Saya melihat beberapa korban disiksa dengan disetrum, dicambuk, dipukul dengan tongkat, dan kakinya dipatahkan. Mereka memelintir kaki para korban sampai kaki mereka patah,” cerita serang karyawan kepada salah seorang kameramen asal Perancis yang mengambil resiko atas nyawanya untuk meliput pembantaian  di Suriah.
Selain itu, mereka melakukan operasi tanpa anestesi. Saksi mata menyaksikan mereka membenturkan kepala para korban ke tembok, membelenggu korban di atas kasur dan menahan mereka dari minum. Beberapa, bahkan, ada yang kemaluannya diikat agar tidak bisa buang air kecil.
Penyiksaan tersebut dilakukan oleh ahli bedah dan staf medis lainnya, termasuk perawat laki-laki. Saksi juga mendengar para pasien berteriak saat mereka ditendang dan dipukul di ruang ambulans, ruang X-Ray, bahkan di dalam ruangan ICU.
Berita semakin menguatkan laporan dari sebuah komisi independen Internasional adalah ketika menyatakan bahwa pasukan keamanan Suriah telah melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan atas rakyat sipil meliputi: pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan dan penahanan. Desastian

King Abdullah bin Abdul Aziz dirawat di ruang ICU

RIYADH (Arrahmah.com) - Raja Arab Saudi King Abdullah bin Abdul Aziz dilaporkan  telah dirawat dalam perawatan intesif di ruang ICU, berdasarkan laporan media-media pada hari Senin (18/6/2012).
King Abdullah bin Abdul Aziz mengakui telah masuk ke rumah sakit untuk tes medis setelah mengeluhkan sakit punggung.
"Dokter telah menasehati raja 86 tahun ini, yang secara luas berada dalam kesehatan yang buruk, untuk istirahat lebih lagi karena slipped disc," lapor Saudi Press Agency (SPA) pada hari Jum'at (15/6).
"Raja lebih merasa sakit pada punggungya, sehingga tes lebih lanjut dilakukan di rumah sakit spesialis King Faisal di Riyadh," tambah SPA.
"Nampaknya ia mengalami pembekuan darah selain Slipped-disc nya, yang menekan saraf sehingga tim medis menasehatinya untuk beristirahat dan memantau situasi."
Pada hari Sabtu (17/6), pangeran Saudi Nayef Abdul Aziz, saudara tiri King Abdullah diumumkan telah meninggal dunia, yang kabarnya digantikan oleh adik Nayef, Pangeran Salman, yang kini menjabat sebagai menteri Pertahanan Saudi. (siraaj/arrahmah.com)

Senin, 21 Mei 2012

Dinilai menentang pemerintah, Bangladesh penjarakan para aktivis

DHAKA (Arrahmah.com) - Ratusan demonstran dari kubu oposisi melakukan aksi protes di ibukota Bangladesh meminta pemerintah segera membebaskan 33 aktivis dan menemukan pemimpinnya yang hilang.
Mantan perdana menteri Khaleda Zia memimpin protes yang diselenggarakan pada hari Minggu (20/5/2012) di Dhaka. Aliansi oposisi yang terdiri dari 18 partai menuduh pemerintah memanipulasi pengadilan dan menculik salah satu pemimpin mereka, Elias Ali. Meski demikian, pemerintah tetap menolak tudingan tersebut.
Pada Kamis, aliansi tersebut mendesak dilakukannya mogok massal di seluruh egeri sebagai bentuk protes atas pengadilan yang menolak banding 33 pemimpin oposisi yang dipenjara. Menurut oposisi, dakwaan pengadilan ini penuh konspirasi.
Oposisi juga menjadikan tanggal 10 Juni sebagai ultimatum bagi pemerintah untuk mengembalikan sistem pemerintahan yang mewakili aspirasi rakyat melalui pemilu di seluruh penjuru negeri pada 2014. (althaf/arrahmah.com)

Aduuh! Presiden Perancis Hollande Kumpul Kebo

Apakah Presiden Perancis Hollande yang mendapat julukan 'Presiden Normal', bisa dinilai jujur dengan pasangan "kumpul kebonya" yang sekarang berposisi menjadi "Ibu Negara"?  Sampai  hari ini Presiden Hollande dengan pasangannya Valerie Trierweller, 47, belum menikah. Hollande dan Valerie Trieweller sudah "kumpul kebo" sejak tahun 2005.
Trierweiler menjadi perempuan pertama di Perancis, dan menjadi  'Premiere Dame' (Ibu Negara), serta  masuk ke Istana Elysee, masih dalam status "kumpul kebo".
Valerie mantan supermodel dengan reputasi dunia, dan hidupnya dipenuhi dengan pesta bersama bintang rock, dan dua kali bercerai dari suaminya, kemudian berlabuh kepada Hollande, yang sekarang menjadi pemimpin Perancis, yang meneriakkan  perubahan kebijakan ekonomi yang adil.
Valerie Trierweiler, yang menjadi  pasangan Hollande, akan menjadi pasangan "kumpul kebo" pertama dalam sejarah politik Perancis yang menjadi 'Première Dame", serta  memasuki Istana Elysee bersama dengan laki-laki yang memimpin negara paling kuat di Uni Eropa.
Wartawan sebuah majalah mengungkap tentang Hollande yang telah bercerai dari pasangannya seorang  ibu dengan empat anaknya.  Hollande berhasil mengalahkan saingan yang sama-sama dari kubu Partai Sosialis, Segolene Royal. Hollande dengan isteri pertama telah hidup selama 30 tahun, kemudian ia tinggalkan.
Valerie mendapatkan julukan 'Rottweiler' setelah ia menampar seorang rekan kerjanya di Paris Match yang mengatakan sesuatu yang dianggap tidak etis terhadap dirinya.
Ketika majalah itu menempatkannya di sampul bawah dengan judul 'Francois Hollande",   tokoh yang menawan dengan judul,  'Bravo Paris. Ibu Negara yang Seksi". Meskipun, reputasinyaValerie masih dibandingkan dengan pendahulunya Carla Bruni, isteri Presiden Sarkozy, yang juga seorang penyanyi  dan super model, dan pernah bugil.
"Aku akan tinggal di Istana dan menyertai mereka," ucapnya dalam sebuah wawancara sebelum pemilihan. "Aku akan tunduk pada protokol. Tapi saya akan menemukan tempat yang layak. Ibu Negara bukanlah sesuatu yang pernah saya impikan. Saya takut kehilangan kebebasan saya", tambahnya.

Valerie  menyatakan keprihatinannya, dan takut akan kehilangan kemandiriannya, karena peran baru sebagai pasangan Hollande -  sehingga tampaknya pernikahan mungkin adalah hal yang terakhir, yang harus dilakukan bagi pasangan baru itu.
Tapi Hollande, 57, yang berhasil membangun kemenangannya atas Sarkozy dengan anti-penghematan dan reformasi, tampaknya publik Perancis akan bertanya-tanya, apakah Hollande  akan melakukan hal yang layak dengan menikahi pasangan kumpul  kebonya itu?

Trierweiler bertemu dengan Hollande pertama kali  23 tahun lalu, ketika dia menjadi seorang wartawan politik. Ia menikah dengan suamainya, pertama  dan kedua, serta kemudian  bercerai.
Begitulah kehidupan di Barat, bagaimana seorang presiden bisa hidup nyaman dengan pasangan "kumpul kebonya", dan  sekarang pasangan kumpul kebonya diboyong masuk kedalam istana yang sangat megah, dan menjadi "ibu negara", tak ada dosa hidup dengan sek bebas, tanpa ikatan. Di Barat hal itu sudah menjadi kebiasaan belaka. (af)

Senin, 23 April 2012

Dipaksakan, Depok "Gagal" Cetak Rekor Muri One Day No Rice

Depok (Voa-Islam) – Tak biasanya Jalan Cilodong, Depok, yang memiliki ruas jalan sempit macet total. Terlihat antrian panjang mobil yang membawa 24.520 pelajar  Depok untuk mengikuti program  One Day No Rice di lapangan tembak Kartika Kostrad, Cilodong, Depok, Ahad (22 /4).
Meski mendapat rekor MURI, Program One Day No Rice terkesan dipaksakan oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail. Beberapa siswa yang mengikuti acara tersebut terlihat pingsan, karena kelelahan mengikuti kegiatan tersebut. Sebagian warga Depok menilai, program One Day No Rice, tak lain adalah ambisi Nur Mahmudi Ismail untuk membukti dirinya mampu mencetak rekor dunia "Makan Makanan Lokal Non-Beras dengan Peserta Terbanyak".
Boleh dibilang, rekor MURI itu gagal. Buktinya, ketika ditanya kepada pelajar yang mengikuti acara tersebut, sebelum datang ke acara ini kalian sudah sarapan di rumah? “Sudah!’ katanya. Memang sarapan apa? “ Sarapan Nasi Uduk,” kata siswa SD itu. Sedangkan yang lain menjawab, “Sarapan Lontong Sayur.” Rupanya pelajar SD itu tidak sadar, bahwa Lontong sayur dan nasi uduk adalah bagian dari nasi.
Deputi Manager Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Damian Awan Rahargo mengatakan, acara ini adalah yang pertama di dunia. "Saya yakin ini belum dilakukan oleh negara mana pun di dunia," katanya saat membacakan rekor untuk acara tersebut.

Berdasarkan pertimbangan superlatif, yakni jumlah untuk jenis makanan pengganti, maka MURI menganugerahkan program satu hari tanpa nasi tersebut untuk rekor dunia. "Dengan ini, MURI menyatakan program ini pantas mendapat rekor dunia," katanya.
Damian mengatakan rekor yang sama pernah diraih oleh daerah Kabupaten Banggai di Sulawesi Tengah, dengan acara makan singkong terbanyak. Saat itu, lebih dari 10 ribu orang makan makanan dari singkong dan tercatat sebagai rekor MURI 2010. "Sekarang mereka sudah ditumbangkan oleh Kota Depok," katanya.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengatakan acara yang melibatkan hampir seribu guru ini dalam upaya mensosialisasikan program tersebut di dunia pendidikan. Mahmudi juga berterima kasih kepada MURI yang telah menganugerahkan rekor dunia kepada Depok. "Mudah-mudahan, dengan rekor ini, akan memotivasi tercapainya program kami," katanya.

Menurut Mahmudi, sebenarnya para guru dan orang tua siswa telah menerapkan makan makanan tanpa beras. Tapi memang tidak ada upaya untuk memberdayakan makanan tersebut. "Kalau makan singkong dan ubi saja, mereka sudah biasa, tapi maksud kami, makanan lokal itu didampingi lauk-pauk dan gizi lain," katanya.

Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang datang dari berbagai wilayah Kota Depok tadi pagi membawa bekal singkong, ubi, dan kentang bersama kawan-kawannya untuk disantap. Semoga saja, ini bukan ajang serimonial semata, hanya karena ambisi Nur Mahmudi untuk mendapat rekor MURI "Makan Makanan Lokal Non-Beras dengan Peserta Terbanyak". Desastian

Senin, 14 November 2011

Densus 88 juga tangkap pasangan suami istri saat sedang belanja

TANGERANG (Arrahmah.com) – Menyusul arogansi Densus 88 yang menangkap tiga orang dan menembak seorang Muslim tersangka “teroris” di Tangerang, Sabtu (12/11/2011) kemarin, ternyata Densus 88 juga menangkap sepasang suami istri yang sedang belanja di Pasar Poris, Tengerang di hari yang sama. Seorang ikhwan bahkan menginformasikan bahwa tersangka tersebut dipukuli di hadapan anak-anak dan istrinya saat hendak berbelanja keperluan keluarga. Sadis!
Densus 88 tetap arogan dan sadis
Apapun kritik dan protes masyarakat terhadap Densus 88, ternyata tidak pernah dipedulikan. Densus 88 tetap tidak berubah, arogan, main tembak, dan sadis dalam menangkap kaum Muslimin yang dituduh terlibat aksi “terorisme”.
Setelah sebelumnya diberitakan menangkap 3 orang, dan menembak salah satu diantaranya di kawasan Karawaci, Tangerang, Banten, pada hari Sabtu (12/11/2011) sekitar pukul 07.00 WIB, ternyata di waktu yang bersamaan Densus 88 juga menangkap sepasang suami istri di Pasar Poris, Tangerang, saat keduanya sedang berbelanja.
Sebagaimana diberitakan beberapa media nasoinal, Densus 88 di hari Sabtu pagi tersebut (12/11) telah menangkap Gondrong alias Botak dan seorang istrinya di Perumahan Cipondoh Makmur, Jalan Utama RT 02/07 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh Kota Tangerang, Banten.
Tuduhan yang dialamatkan kepada pasangan suami istri tersebut adalah keterlibatan mereka dalam jaringan “teroris” yang meledakkan Mako Mapolres Cirebon, Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, pasangan suami istri yang mengontrak rumah di Kampung Poris RT 04/09 Nomor 58 Kelurahan Cipodoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, ditangkap petugas ketika mereka hendak belanja di Pasar Poris.
“Mereka baru dua minggu tinggal di sini,” kata Ny Marni, 57, pemilik rumah. Namun demikian, rumah itu mereka kontrak selama enam bulan ke depan dengan harga Rp. 2,5 juta.

Trauma dan sakit hati pada Densus 88
Seorang ikhwan menginformasikan bahwa tersangka sempat dipukuli di hadapan anak-anak dan istrinya di pasar, disaat hendak berbelanja keperluan keluarganya. Hal ini tentunya menunjukkan kebrutalan Densus 88 yang tidak rela jika tidak menyertai penangkapan dengan pemukulan, atau juga penembakan.
Anak-anak tersangka dan juga istri tersangka tentu saja sakit hati, trauma, dan meninggalkan pengalaman yang terus membekas dalam benak mereka. Kebrutalan Densus 88 juga sudah pasti membuat kaum Muslimin terusik dan semakin membenci Densus 88. Wallahu’alam bis showab!
(M Fachry/arrahmah.com)

Rabu, 02 November 2011

Negara Ini Anti Islam! Buku Islam Diawasi, Buku PKI Malah Dibiarkan

JAKARTA (voa-islam.com) – Sikap Kejaksaan Agung yang mengawasi buku-buku Islam dinilai sebagai tindakan diskriminatif dan anti Islam. Pasalnya, buku-buku PKI dan buku penodaan Islam malah dibiarkan beredar.


Minggu, 16 Oktober 2011

Pasukan Saleh kembali bantai demonstran, 12 orang tewas


SAN’A (Arrahmah.com) – Pasukan bayaran presiden Yaman Ali Abdullah Saleh kembali melancarkan aksi pembantaian terhadap para demonstran anti-rezim sehingga menyebabkan 12 di antaranya tewas dan puluhan orang lainnya cedera di ibukota San’a, pihak medis melaporkan.



Senin, 03 Oktober 2011

Dua Muslimah didzolimi polisi kafir Inggris


LUTON (Arrahmah.com) – Dimanapun, kelakuan musuh-musuh Islam sama, tidak rela dengan kaum Muslimin dan selalu mendzoliminya. Dua Muslimah di Luton, Inggris, didzolimi oleh polisi kafir Inggris, Kamis (15/09/2011). Kedua Muslimah ini digeledah rumahnya dengan alasan undang-undang terorisme oleh polisi kafir Inggris, salah satu dari dua Muslimah tersebut ditangkap, dan yang lainnya dibebaskan. Kaum Muslimin Inggris bangkit, membelanya. Allahu Akbar!

Jumat, 16 September 2011

Umar Abduh: Bohong Jika Pemerintah Tak Tahu Kejahatan Massal di Ambon



JAKARTA (voa-islam.com) – Pemerintah ditengarai melakukan pembiaran terhadap pembantaian massal di Ambon. Jika pemerintah terus membiarkan kejahatan ini berlangsung, maka pemerintah bisa diseret ke Pengadilan PBB dengan pasal pelanggaran HAM berat.

Selasa, 06 September 2011

Dengan Uang Tunai, Emas, dan Senjata Loyalis Gaddafi Lari Ke Niger


Juru bicara NTC Abdel Hafiz menegaskan bahwa pasukan yang loyal kepada Presiden Kolonel Muammar Gaddafi melarikan diri ke Niger dengan membawa emas, uang tunai, dan senjata, Selasa.

Senin, 29 Agustus 2011

Geng Alawite rezim Assad serbu sebuah Masjid dengan sangat brutal


DAMASKUS (Arrahmah.com) – Penyerbuan oleh geng Alawite Assad terhadap sebuah Masjid di pinggiran kota Damaskus adalah alasan untuk mengorganisir sebuah protes besar.
Menurut oposisi Suriah, geng Alawite rezim Assad, bersenjata lengkap, menyerbu sebuah Masjid di pemukiman Kafr Sousse.  Para pengunjuk rasa berusaha bersembunyi di dalam Masjid itu.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Pasukan Assad Bantai 20 Warga yang Baru Selesai Shalat Jumat


Pasukan Suriah menembak mati sedikitnya 20 demonstran Jumat kemarin (12/8), aktivis mengatakan, saat puluhan ribu yang menuntut penggulingan Presiden Bashar al-Assad, meneriakkan "kami akan berlutut hanya kepada Allah."

Sabtu, 06 Agustus 2011

Pemuda Ikhwan Mesir Demo di Kedutaan Suriah Kecam Kekejaman Rezim Assad


Sekitar 1.500 pemuda Ikhwanul Muslimin melakukan aksi protes setelah shalat Jumat di depan Kedutaan Besar Suriah di Kairo, mengecam serangan pemerintah Suriah terhadap warganya sendiri.

Sabtu, 23 Juli 2011

Empat tentara musyrik tewas sembilan terluka dalam serangan bom motor di Yala, Allahu akbar!



YALA (Arrahmah.com) – Sedikitnya empat tentara tewas dan sembilan lainnya terluka dalam sebuah serangan bom motor di provinsi Yala, distrik Bannang Sata, Thailand selatan, Jumat (22/7/2011) pagi.

Kamis, 21 Juli 2011

Rezim Saleh dan AS berusaha gunakan suku Yaman untuk melawan Mujahidin AQAP


SANA’A (Arrahmah.com) –
Al Jazeera melaporkan mengutip sumber di Yaman selatan bahwa beberapa suku setempat didesasak oleh Mujahidin Al Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) untuk meninggalkan wilayah mereka.

Sabtu, 16 Juli 2011

Kaitkan Bom Bima dengan Ceramah Habib Rizieq, Polisi Sakiti Umat Islam

JAKARTA (voa-islam.com) – Penetapan CD ceramah Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab sebagai barangbukti dari TKP Pondok Pesantren Umar Bin Khatthab Bima, dinilai sebagai tindakan yang menyakiti hati umat Islam.

Mabes Polri, telah mengumumkan hasil perolehan barangbukti di TKP bom Pondok Pesantren Umar Bin Khatthab, Bima, Nusa Tenggara Barat. Kepada wartawan, Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Untung Yoga Ana menyebut ada beberapa barangbukti antara lain 9 buah bom molotov, 30 lebih anak panah, 2 buah CPU, CD Jihad, golok, kapak, printer, satu buah ponsel, dan satu peti Al-Qur'an dari lokasi pondok.
Menurut Indonesian Crime Analyst Forum (ICAF), menjadikan CD Jihad sebagai barangbukti adalah rekayasa yang dijadikan materi pendukung operasi anti teror. Kesan yang dimunculkan, seolah setiap orang yang menyimpan CD jihad adalah ‘terduga’ teroris.
“CD yang disebut Mabes Polri sebagai CD Jihad, ternyata hanyalah berisi ceramah Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab,” ujar Koordinator ICAF, Mustofa B Nahrawardaya, dalam siaran pers tertulisnya kepada voa-islam.com, Sabtu siang (16/7/2011).
Mustofa menilai polisi ragu-ragu ketika memasukkan CD ceramah Habib Rizieq sebagai barangbukti dalam kasus bom di Pesantren Umar Bin Khatthab Bima.
“Kalau CD ceramah Habib Rizieq dikategorikan sebagai barangbukti polisi yang terkait ledakan bom, lebih tepat apabila saat ini juga polisi menangkap atau menembak mati Habib Rizieq Shihab karena telah menjadi narasumber provokator jihad. Polisi juga bisa menyelidiki lokasi produksi CD jihad, lalu menangkap pemiliknya,” jelas Mustofa yang juga anggota Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah itu. “Sayangnya, polisi tak pernah melakukan itu!” imbuhnya.
Untuk itu, Mustofa mengimbau aparat kepolisian agar beritikad baik dalam menjalankan tugas, dan menghentikan perilaku yang melanggar SARA.
“Pengumuman-pengumuman barangbukti itu malah menyakiti pemeluk Islam dan akhirnya terdengar mengada-ada,” tegasnya. “Polisi sebaiknya menghindari perilaku melanggar SARA, jika memang memiliki niat baik,” imbaunya. [taz]

Minggu, 03 Juli 2011

Demonstran Yordania Tuntut Perdana Menteri Dicopot

Ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di Yordania untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Marouf Bakhit dan pembubaran majelis rendah parlemen.
Sekitar 1.500 Yordania ikut ambil bagian dalam demonstrasi di luar Masjid Agung Husseini di pusat kota Amman setelah shalat Jumat kemarin (1/7) untuk mengekspresikan kemarahan mereka atas parlemen rendah yang pada hari Senin lalu membersihkan Bakhit dari tuduhan korupsi sehubungan dengan kesepakatan kasino di tahun 2007, DPA melaporkan.

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .