Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 03 Oktober 2011

Dua Muslimah didzolimi polisi kafir Inggris


LUTON (Arrahmah.com) – Dimanapun, kelakuan musuh-musuh Islam sama, tidak rela dengan kaum Muslimin dan selalu mendzoliminya. Dua Muslimah di Luton, Inggris, didzolimi oleh polisi kafir Inggris, Kamis (15/09/2011). Kedua Muslimah ini digeledah rumahnya dengan alasan undang-undang terorisme oleh polisi kafir Inggris, salah satu dari dua Muslimah tersebut ditangkap, dan yang lainnya dibebaskan. Kaum Muslimin Inggris bangkit, membelanya. Allahu Akbar!

Mereka menelanjangiku…!
Sebuah video dirilis oleh Izharudeen.com menceritakan bagaimana dua orang Muslimah di Luton didzolimi oleh polisi kafir Inggris.  Dalam video tersebut diceritakan kronologis bagaimana polisi Inggris masuk ke rumah dan menghina kehormatan sang Muslimah tadi.
Ketika polisi kafir Inggris itu masuk ke rumah Muslimah, seorang dari Muslimah tadi didorong ke dinding, kemudian dimasukkan ke ruang tidurnya dan ditelanjangi, kehormatannya dilecehkan. Sementara itu, anak-anak Muslimah tersebut berada di ruang lain, manangis dan memanggil-manggil ibunya.
Salah seorang Muslimah sampai mengatakan :
“Hal terburuk adalah ketika mereka menelanjangiku dan menggerayangiku dari ujung kepala hingga ujung kaki! Menghancurkan kehormatanku dan mengambil kesempatan.”
Aksi menentang kedzoliman
Kaum Muslimin dari Luton, dan dari beberapa wilayah di Inggris, datang untuk memberikan dukungan kepada kedua Muslimah tadi, dan menentang kejahatan terhadap mereka ketika yang lainnya bungkam. Mereka menggelar aksi di Luton, Jum’at (30/09/2011).
Syekh Abu Izuddin, aktivis Muslim Inggris, menjadi pembicara pertama yang menentang aksi kekerasan polisi kafir Inggris terhadap dua orang Muslimah asal Luton. Dengan membawa spanduk bertuliskan “British Police Terrorist Extrimist”, beliau dengan penuh semangat menyampaikan kewajiban kaum Muslimin dimanapun untuk membela kehormatan saudara Muslimnya yang didzolimi.
Sementara itu, kaum Muslimin yang lain nampak juga membawa plakat bertuliskan “British Police go to Hell”, “Stop Terrorizing Muslim”, dan juga bendera Islam, dengan gema takbir yang sesekali bersahutan.
Syekh Anjem Choudary, aktivis Muslim Inggris yang juga manajer Pengadilan Syariah London menjadi pembicara berikutnya. Mengutip Al Qur’an surat Ali Imran, ayat 110, Syekh Anjem menjelaskan bahwa kaum Muslimin adalah umat terbaik di dunia ini, namun mengapa kaum Muslimin di Luton dan di Inggris, diam saja ketika ada dua saudara Muslimah di Luton, didzolimi, ditelanjangi oleh polisi kafir Inggris?
Aksi kaum Muslimin di Luton, UK, menentang kedzoliman dan kekerasan kepada dua Muslimah ini mendapat perhatian para pejalan kaki. Nampak sebagian masyarakat berhenti dan mendengarkan dengan seksama aksi yang dilakukan.
Wallahu’alam bis showab!
(M Fachry/alm/arrahmah.com)
Berikut video “Luton Demonstration” bagi yang ingin melihatnya secara lengkap :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .