Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 03 Oktober 2011

AQAP: 130 Tentara Pemerintahan Boneka Yaman Tewas


Yaman (Arrahmah.com) – Babak baru jihad Islam di Yaman terus berlangsung. Setelah berkali-kali pesawat tanpa awak AS membombardir kawasan suku-suku muslim yang dituding menjadi sarang ‘teroris’ di Yaman bagian selatan, kini mujahidin memberikan pukulan balasan. Dalam laporan resminya lewat Al-Fajr Media Centre pada hari Jum’at, 2 Dzulqa’dah 1432 H /30 September 2011 M, mujahidin Yaman (AQAP) menyatakan beberapa kemenangan besar dalam operasi-operasi terakhir mereka.
Pada hari Rabu, 17 Syawwal 1432 H/14 September 2011 M, mujahidin telah melakukan serangan yang terkonsentrasi terhadap markas komando keamanan di distrik Zanjibar. Dalam serangan itu, mujahidin menewaskan 130 tentara pemerintahan murtad Yaman dan melukai banyak tentara lainnya.
Dua hari sebelumnya, Senin tanggal 15 Syawwal 1432 H/12 September 2011 M, mujahidin melaksanakan tiga operasi bom syahid di propinsi Aden. Satu truk bermuatan penuh bom menghantam kantor keamanan politik Aden, satu truk lainnya menghantam kantor intelijen Yaman, dan truk terakhir menghantam kantor keamanan umum Aden.
Sejak pemerintahan murtad Ali Shalih mengirimkan bantuan pasukan darat ke divisi 25 Mica di propinsi Aden, mujahidin telah melakukan beberapa operasi besar. Di antaranya yang paling sukses adalah pada hari Ahad, 14 Syawwal 1432 H/11 September 2011 M, serangan yang menewaskan dua perwira di markas komando divisi 25 Mica di Zanjibar. Pada hari yang sama, di distrik Kuud, mujahidin menyerang markas tentara sehingga menewaskan beberapa tentara Yaman dan menawan beberapa orang lainnya. Pada hari Senin, 15 Syawwal 1432 H/12 September 2011 M, ranjau mujahidin menghancurkan sebuah panser tentara Yaman, menewaskan sepuluh tentara, dan melukai beberapa orang lainnya. Dalam operasi penghadangan konvoi tentara Yaman tersebut, dari pihak mujahidin gugur Abdu Rabbih Al-Awlaqi sebagai syahid.(Insya Allah)  (Muhib al-Majdi/Arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .