Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 28 Oktober 2011

Terbetik Kabar Ustadz Solmed Dikeluarkan dari FPI

Jakarta (voa-islam) – Pengurus Mabes Laskar Pembela Islam (LPI), anak sayap organisasi Front Pembela Islam (FPI)  mengakui, adanya isu Ustadz Soleh Mahmud alias Solmed yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP FPI mendapatkan sanksi dikeluarkan dari keanggotaan FPI.

Panglima Laskar FPI, Ustadz Maman saat dihubungi voa-islammengatakan, Ustadz Solmed sudah terlalu sibuk. Di FPI, kalau tidak mengikuti ketentuan roda organisasi, maka sanksinya harus dikeluarkan atau mengundurkan diri secara hormat.
“Saya melihat, Ustadz Solmed sudah asyik di dunianya. Tapi, mudah-mudahan dia tidak lupa atau kebablasan. Kita harapkan, dia sadar kembali,.Bagaimanapun, seorang Solmed mengawali perjalanan dakwahnya di FPI. Tapi dia orang baik, kita doakan tetap menjadi seorang pendakwah, bukan seorang artis,” kata Ustadz Maman.
Kabarnya pula, Ustadz Solmed sempat dipanggil Majelis Syuro Front Pembela Islam (FPI) sebanyak dua kali, sejak Ramadhan lalu. Menemui jalan buntu, Ustadz Solmed diserahkan keputusannya pada DPP FPI. Terbetik kabar, Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Syihab telah menegur Ustadz Solmed terkait orientasi dakwahnya.
Ustadz Solmed sendiri pernah minta izin untuk berdakwah di televisi kepada gurunya Habib Rizieq.Habib tidak melarang, namun tentu ada hal-hal yang harus dijaga, agar jalan dakwah tidak dikotori oleh kepentingan duniawi yang sesaat.  
Ustadz Tarmidzi, salah seorang Pengurus Besar LPI, menambahkan, “Habib Rizieq, guru kami tidak pernah mengajarkan seorang pendakwah berorientasi duniawi. Apalagi menjadikan dakwahnya sebagai ajang komersil."
Saat dihubungi voa-islam, Ustadz Ja’far yang duduk di Majelis Syuro, enggan berkomentar ihwal Ustadz Solmed pernah dipanggil oleh Majelis Syuro FPI . Ia meminta voa-islam mendatangi langsung kantor DPP FPI di Jalan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta.
Seperti diketahui, sebelumnya Ustadz Solmed dikenal sebagai sosok anak muda yang tegas. Terlebih saat berada di atas mimbar dakwah. Namun, sejak tampil di televisi, terjadi perubahan yang amat drastis. Perubahan itulah yang membuat anggota dan simpatisan FPI kecewa.
Banyak kritikan yang datang ke FPI. Simpatisan dan grass root menganggap dia tidak mencerminkan seorang aktivis FPI lagi. FPI juga menyayangkan keputusan Ustadz yang membintangi sinetron Pesantren dan Rock n Roll itu. Namun, mereka juga tidak bisa memaksakan perbedaan prinsip yang mereka jalani. 
Sebagai saudara Muslim, kita mendoakan para pendakwah, khususnya ustadz muda seperti Ustadz Solmed tidak termasuk sosok dai yang berguguran di jalan dakwah. Mengingat ujian dan godaan para pendakwah bukanlah hal yang ringan.(Desastian)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .