Ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di Yordania untuk menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Marouf Bakhit dan pembubaran majelis rendah parlemen.Sekitar 1.500 Yordania ikut ambil bagian dalam demonstrasi di luar Masjid Agung Husseini di pusat kota Amman setelah shalat Jumat kemarin (1/7) untuk mengekspresikan kemarahan mereka atas parlemen rendah yang pada hari Senin lalu membersihkan Bakhit dari tuduhan korupsi sehubungan dengan kesepakatan kasino di tahun 2007, DPA melaporkan.
Para pengunjuk rasa meneriakkan "Ganyang Bakhit dan pemerintah perjudian. Bakhit sSeorang broker yang tidak jujur tidak dapat melindungi negara. "
"Pemerintah kasino harus pergi. Tidak untuk kasino parlemen," tulis salah satu spanduk yang dibawa oleh demonstran.
"Parlemen ini harus dibubarkan karena menyediakan tindakan yang merusak," kata Murad Adayleh, anggota senior Front Aksi Islam (IAF), partai oposisi utama Yordania,.
Sementara itu, ratusan orang berdemonstrasi di Tafileh, terletak 180 kilometer (111 mil) selatan Amman, dan menyerukan penggulingan pemerintahan Bakhit.
Demonstrasi dilaporkan juga terjadi di kota-kota Maan, Karak dan Irbid, di mana para peserta menuntut pemecatan pemerintah dan pembubaran parlemen.
Pada hari Senin, parlemen rendah Yordania membersihkan Bakhit dari segala tuduhan meski laporan komite parlemen telah menemukan adanya peran utama Bakhit dalam kasus korupsi yang diduga tentang kesepakatan multi-juta dolar dengan sebuah perusahaan yang berbasis di Inggris untuk membangun kasino di negara muslim ini antara 2005 dan 2007.
Setidaknya tiga Yordania anggota parlemen telah mengundurkan diri sebagai aksi protes terhadap keputusan parlemen.(fq/prtv)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun