Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 23 Juli 2011

Dewan Gereja Korea Boikot Pil KB




Hidayatullah.com--Program keluarga berencana (KB) yang dicanangkan pemerintah Korea Selatan nampaknya mulai membuat berang Dewan Gereja Korea, karena salah satu cara KB dengan mengkonsumsi obat dinilai sebagai bagian dari aborsi.

Dirilis ucanews, para uskup dan pendeta di Dewan Gereja Korea ini marah atas keputusan pemerintah yang merestui obat yang mengandung bahan kimia. Obat tersebut berpotensi mengugurkan bakal calon anak didalam tubuh wanita.

Sebelumnya melalui Korea Food & Drug Administration, pemerintah Korea Selatan memberikan persetujuan beredarnya penjualan obat kontrasepsi bermerek “ellaOne” ini pada 14 Juli lalu. Pastor Casimir Song Yul-sup, sekretaris Gerakan Pro-Life Konferensi Waligereja Korea pun segera mengeluarkan pernyataan untuk menentang penjualan  obat tersebut

“Persetujuan dan pengadaan obat ini adalah langkah tergesa-gesa, tanpa adanya riset yang memadai akan dampak dan efek samping yang bisa ditimbulkan obat tersebut. Dan juga persetujuan ini tanpa adanya konfirmasi dan kesepakatan bersama.” Seru Pastor Song.

Menurut data yang didapat sementara oleh Dewan Gereja, senyawa Ulipristal yang menjadi bahan utama pada obat tersebut tidak hanya mencegah pembuahan (ovulasi) tapi juga menyuntikkan kimia yang berujung pada aborsi. Pil EllaOne kini sudah dipasarkan di Eropa dan Amerika Serikat.

Masih ada beberapa alternatif lainnya dalam mengikuti program KB tanpa mengkonsumsi obat yang jelas memberi dampak buruk hingga mematikan terhadap bakal calon anak. Bijak mengambil keputusan dan berpegang pada Firman Tuhan akan menjadikan kita tepat dalam mengambil segala tindakan.*
Sumber : ucanews 
Red: Cholis Akbar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .