Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.
Mantan menkeu Sri Mulyani yang disebut-sebut calon pengganti Dominic Strauss-Kahn …
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo mendesak pemerintah memrotes kedutaan besar negara sahabat, yang membiarkan diplomatnya menggalang dukungan untuk Sri Mulyani sebagai calon presiden.
"Bukan hanya tidak etis, tindakan itu harus dilihat sebagai intervensi asing terhadap kedaulatan bangsa dan negara," kata Bambang, Ahad.
Faktanya, katanya, sudah diungkap oleh para purnawirawan TNI Angkatan Darat, yang mengaku didatangi para diplomat asing dan meminta mereka mendukung Sri Mulyani dalam pemilihan presiden 2014.
Ditegaskannya, itu masalah serius, sehingga Pemerintah hendaknya tidak menyederhanakan persoalan tersebut. "Saya menghormati hak Sri Mulyani maju sebagai calon presiden. Saya juga menghargai program dan berbagai persiapan simpatisannya," katanya.
Namun, kata Bambang Soesatyo, persoalannya menjadi lain kalau kekuatan asing itu ingin menjadikan Sri Mulyani sebagai boneka, yang memimpin Indonesia. Bambang Soesatyo mengatakan, kalau gerakan para diplomat asing itu tidak diprotes, sama artinya warga Indonesia setuju negara dan bangsa ini digadaikan kepada pihak asing.
"Menurut saya, mereka bukan sekedar mendukung, tapi sudah ikut menggalang kekuatan untuk Sri Mulyani. Sudah barang tentu, kekuatan asing itu tidak akan kerja gratis. Pada waktunya, mereka akan menuntut kompensasi," katanya.
Ia menambahkan pemerintah bisa mendapatkan identitas para diplomat itu dengan meminta keterangan dari para purnawirawan TNI, yang menerima mereka. "Menurut saya, sebelum memutuskan menjadi calon presiden 2014, Sri Mulyani sebaiknya menyelesaikan kewajibannya, yang belum dituntaskan," katanya.
Paling utama ialah menjelaskan dan mempertanggungjawabkan perannya dalam skandal Bank Century.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun