Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 25 Juli 2011

Politisi Golkar Desak Pemerintah Usut dan Protes ke Diplomat Asing Pendukung Sri Mulyani

Mantan menkeu Sri Mulyani yang disebut-sebut calon pengganti Dominic Strauss-Kahn sebagai direktur eksekutif IMFPerbesar Foto
Mantan menkeu Sri Mulyani yang disebut-sebut calon pengganti Dominic Strauss-Kahn …
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo mendesak pemerintah memrotes kedutaan besar negara sahabat, yang membiarkan diplomatnya menggalang dukungan untuk Sri Mulyani sebagai calon presiden.
"Bukan hanya tidak etis, tindakan itu harus dilihat sebagai intervensi asing terhadap kedaulatan bangsa dan negara," kata Bambang, Ahad.
Faktanya, katanya, sudah diungkap oleh para purnawirawan TNI Angkatan Darat, yang mengaku didatangi para diplomat asing dan meminta mereka mendukung Sri Mulyani dalam pemilihan presiden 2014.
Ditegaskannya, itu masalah serius, sehingga Pemerintah hendaknya tidak menyederhanakan persoalan tersebut. "Saya menghormati hak Sri Mulyani maju sebagai calon presiden. Saya juga menghargai program dan berbagai persiapan simpatisannya," katanya.
Namun, kata Bambang Soesatyo, persoalannya menjadi lain kalau kekuatan asing itu ingin menjadikan Sri Mulyani sebagai boneka, yang memimpin Indonesia. Bambang Soesatyo mengatakan, kalau gerakan para diplomat asing itu tidak diprotes, sama artinya warga Indonesia setuju negara dan bangsa ini digadaikan kepada pihak asing.
"Menurut saya, mereka bukan sekedar mendukung, tapi sudah ikut menggalang kekuatan untuk Sri Mulyani. Sudah barang tentu, kekuatan asing itu tidak akan kerja gratis. Pada waktunya, mereka akan menuntut kompensasi," katanya.
Ia menambahkan pemerintah bisa mendapatkan identitas para diplomat itu dengan meminta keterangan dari para purnawirawan TNI, yang menerima mereka. "Menurut saya, sebelum memutuskan menjadi calon presiden 2014, Sri Mulyani sebaiknya menyelesaikan kewajibannya, yang belum dituntaskan," katanya.
Paling utama ialah menjelaskan dan mempertanggungjawabkan perannya dalam skandal Bank Century.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .