Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 23 Juli 2011

OMMA : Helikopter penjajah dihancurkan selama serangan di pegunungan desa Wishtano



AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Kemarin (22/7/2011) sekitar pukul 14.00 waktu setempat, Mujahidin menembak jatuh sebuah helikopter milik salibis AS dari sisi pegunungan di desa Wishtano, distrik Ghorak, saat tentara salibis melancarkan sebuah operasi di daerah tersebut.  Dikatakan bahwa penjajah kemudian menculik dan menahan tiga sipil yang dibawa ke basis militer musuh.

Sebuah pesawat tak berawak milik tentara penjajah NATO ditembak jatuh oleh Mujahidin Imarah Islam Afghanistan pada pukul 9.00 waktu setempat di distrik Shahjoe, bangkai pesawat masih berada di lokasi kejadian hingga berita ini dilaporkan.
Basis di Kandahar telah diguncang oleh serangan Mujahidin yang menembakkan 9 rudal, menyebabkan kerugian besar di kubu musuh, namun korban tewas dan terluka yang mungkin jatuh, tidak diketahui.
Mujahidin dari distrik Nowzad mengatakan bahwa bom ranjau meledak sekitar pukul 7.00 waktu setempat di pasar Salam dan beberapa saat kemudian juga terjadi ledakan di daerah Diwalak Karez yang menghancurkan tiga tank AS, menewaskan dan melukai seluruh tentara teroris yang berada di dalamnya.  Rongsokan tank yang terhantam bom masih berada di lokasi kejadian dan dibiarkan oleh musuh.
Sedikitnya dua tentara penjajah As tewas dan dua lainnya terluka parah sekitar pukul 18.00 waktu setempat ketika bom ranjau meledak, menghantam patroli berjalan kaki musuh di daerah Taloqan Panjwaee.
Seorang perwira polisi yang tengah berjalan di kota Tarenkot ditembak mati oleh Mujahidin kemarin sore.
Pada tengah malam, Mujahidin di Kishki, distrik Charchino, menyerang dua pos pemeriksaan, menewaskan seorang komandan tentara boneka bersama dengan lima polisi lainya dan 1 kendaraan, 2 motor, 5 senapan dan perlengkapan lainnya dirampas oleh Mujahidin dalam operasi ini. (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .