Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 23 Juli 2011

Milad MUI ke-36 akan Membedah 25 Persoalan Umat

Jakarta (voa-islam) -  Dalam rangka Milad ke-36, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menggelar berbagai kegiatan di Hotel Sultan dan Twin Plaza Hotel, Jakarta.. Salah satunya mengadakan seminar. Acara tersebut berlangsung mulai tanggal 25-27 Juli 2011 mendatang. Lebih dari 25 makalah akan dijadikan topic pembahasan actual mengenai berbagai masalah agama, kemasyarakatan dan kenegaraan, Peluncuran dan sosialisasi fatwa Pertambangan Ramah Lingkungan.   
“MUI akan melibatkan para ahi. Pembahasan tersebut antara lain, meliputi perspekstif sosial budaya, fatwa dan hukum Islam, landasan sertifikasi halal, bidang syariah, sosial politik, hingga perspektif MUI dan demokrasi di Indonesia,”Ketua MUI KH. Ma’ruf Amin.
Beberapa ahli dari kalangan ulama, cendekiawan dan zuama yang hadir sebagai pembicara dalam seminar tersebut antara lain: KH. Hasyim Muzadi, Prof. Dr. H. Atho Muzhar, Dr.H. Wahiduddin Adamas, Dr. H. Syafii Antonio, Prof. Dr. Bachtiar Effendi dan sebagainya.
Dalam rangkaian Milad tersebut akan disosialisasikan fatwa sebagai Penjelasan UU No.32/2009 tentang Lingkungan Hidup (LH), Pertambangan di Indonesia dan Dampaknya terhadap LH, Eco-Masjid: Pengelolaan LH dan SDA Berbasis Masjid, Pembahasan: Khotbah Perlindungan dan Pengelolaan LH dan SDA, serta Pembentukan Lembaga PLH & SDA di MUI Provinsi.
Lebih lanjut, KH Ma’ruf Amin menyatakan, Milad MUI ke-36 kali ini akan dijadikan momentum untuk melakukan refleksi (muhasabah) bagi seluruh komponen di MUI. “Setelah berkhidmat selama 36 tahun, tentu kami harus melakukan perenungan dan refleksi diri mengenai apa yang sudah dilakukan MUI untuk umat serta apa yang belum dilakukan,” ungkap KH. Ma’ruf Amin.
MUI merupakan wadah atau majelis yang menghimpun para ulama, zuama, dan cendekiawan muslim Indonesia untuk menyatukan gerak dan langkah-langkah umat Islam Indonesia dalam mewujudkan cita-cita bersama. MUI berdiri pada tanggal 7 7 Rajab 1395 H, atau bertepatan pada tanggal 26 Juli 1975 di Jakarta, sebagai hasil dari pertemuan atau musyawarah para ulama, cendekiawan dan zu’ama dari berbagai penjuru Tanah Air.
Agenda lain yang tak kalah penting berkaitan dengan Milad tersebut adalah sosialisasi fatwa penambangan ramah lingkungan yang akan berlangsung pada 27 Juli 2011 di Hotel Sultan, Jakarta. Pada acara tersebut, selain akan diadakan diskusi panel, diantaranya akan hadir sejumlah pembicara, diantaranya: Menteri Lingkungan Hiduo Prof. Dr. Gusti Muhammad Hatta, Prof. Dr. Emil Salim, Prof. I. Rachm

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .