Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Minggu, 03 Juli 2011

AS perluas serangan pesawat tak berawaknya, kini merambah Somalia

Hanin Mazaya
MOGADISHU (Arrahmah.com) - Pesawat tak berawak bersenjata milik AS ternyata diam-diam telah beroperasi di Somalia, dilaporkan bahwa tembakan pertama dari drone kebanggaan AS ini menargetkan dua anggota senior Mujahidin Al Shabaab, kelompok bersenjata anti-pemerintah yang ingin menegakkan syariat Islam secara Afrika tersebut.

Serangan, dilaporkan dilancarkan pada 23 Juni lalu, diyakini menargetkan konvoy Mujahidin Al Shabaab, namun sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Mujahidin terkait laporan ini.
Serangan itu tidak segera diidentifikasi sebagai serangan pesawat tak berawak, namun seorang pejabat militer AS mengatakan pada Kamis (30/6) bahwa serangan datang dari seperti pesawat terbang, lansir Washington Post.
Serangan ini menjadikan Somalia sebagai negara keenam di mana AS melakukan intervensi militer dengan melancarkan serangan drone-nya.  Mereka juga melakukannya di Libya, Yaman, Irak dan yang paling intensif adalah di Pakistan dan Afghanistan yang sejauh ini telah menewaskan ribuan korban sipil di dua negeri kaum Muslim tersebut.
Abdirashid Mohamed Hidig, wakil menteri pertahanan negara transisi Somalia, menolak untuk mengidentifikasi siapa pejuang Al Shabaab yang menjadi target serangan, ia hanya mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan oleh negara sekutu Somalia.
Daveed Gartenstein-Ross, seorang ahli “kontraterorisme” mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan di Somalia menekankan pendekatan baru Amerika untuk “kontraterorisme” yang dimulai dengan serangan drone.
Mengingat lokasi serangan di Somalia selatan, kemungkinan pesawat tersebut diterbangkan dari Kenya.  Militer penjajah AS menggunakan lapangan udara di Manda Bay, sekitar 300 Km dari sebelah selatan lokasi serangan, ujar Daveed.
Masih menurutnya, Amerika mungkin akan meluncurkan lebih banyak serangan serupa di Somalia.  Sementara ini, taktik tersebut yang mungkin dilakukan.
Mujahidin Al Shabaab di Somalia terus memperlihatkan taring mereka dengan melancarkan serangan mematikan setiap harinya terhadap tentara Uni Afrika dan tentara Somalia.  Mereka juga telah berhasil membebaskan banyak wilayah di Somalia dan kini berada dalam naungan kontrol mereka.  Selain itu, mereka berhasil merangkul kelompok lainnya dan para kepala suku yang akhirnya bergabung dengan mereka dan berjuang bersama-sama.  Salah satu kelompok Islam yang menyatukan diri dengan Al Shabaab adalah dari Hizbul Islam. 
Inilah yang membuat AS gerah dan akhirnya memutuskan melakukan intervensi dengan melancarkan serangan misil dari pesawat tak berawak di wilayah Somalia.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .