Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 20 Juli 2011

'Nyanyian' Nazaruddin Usik Keluarga Anas

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Tudingan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD), Muhammad Nazaruddin, kepada Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum, berdampak pada keluarga.
Adik kandung Anas, Anna Lhutfie mengakui, gara-gara kasus itu keluarga besarnya di Blitar, Jawa Timur, mendapat sorotan dari masyarakat luas. "Ya, kami akui gara-gara masalah ini keluarga mendapat sorotan," ujar Anna Lhutfie, Rabu (20/7).
Berdasarkan pengakuan Nazaruddin dari luar negeri, Anas Urbaningrum disebut menerima dana hasil korupsi sebesar Rp 200 juta US dolar atau Rp 180 miliar. Dana itu digunakan Anas sebagai modal pemenangan pemilihan ketua umum Partai Demokrat (PD) di kongres tahun lalu. Anas juga disebut Nazaruddin menerima aliran dana Rp 16 miliar dari proyek wisma atlet SEA Games Palembang.
Menurut Anna, keluarga tidak percaya sama sekali dengan ucapan Nazaruddin. Keluarga besarnya terus mendukung dan berharap Anas diberi kesabaran menghadapi cobaan maha dahsyat tersebut.
Anna menjelaskan, sejak kecil dirinya dan Anas Urbaningum dididik keluarga untuk hidup di jalan kebenaran. Sehingga sesuatu yang bertentangan dengan hukum Allah, pasti ditinggalkan. "Keteladanan dalam keluarga meyakini Mas Anas tidak mungkin melakukannya," ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Jatim Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .