Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 25 Juli 2011

Penjajah Rusia dan anteknya serang rumah yang berisi 4 wanita dan 5 anak, menyebutnya "operasi khusus"



DAGESTAN (Arrahmah.com) – 
Saat fajar ada hari Minggu (24/7/2011), di kota Ogni, Dagestan, sejumlah besar tentara penjajah Rusia dan anteknya dari kepolisian lokal menggerebek sebuah rumah, menyerang dari semua sisi dengan berbagai senjata, laporKavkaz Center.

Di rumah tersebut, ada 4 wanita dan 5 anak, termasuk bayi yang baru lahir.
Sebagai hasil dari hujan tembakan, seorang ibu dari bayi yang baru lahir secara ajaib selamat dari maut.  Dilaporkan bahwa wanita lainnya terluka parah, anak-anak berada dalam keadaan shock.  Tidak ada informasi tepat yang tersedia mengenai kondisi mereka.
Penduduk setempat mengatakan bahwa setelah menjadi jelas bahwa tidak ada satu tembakan balasan pun dari dalam rumah, para penjajah dan antek mereka mendobrak rumah dan membawa perempuan yang selamat ke jalan serta anak-anak yang tersisa.
Setelah itu, mereka kembali menembaki rumah yang telah kosong.
Sumber mengatakan bahwa dua saudara perempuan dan empat anak dari salah satu dari mereka tengah berada di rumah.  Dua perempuan lainnya tengah berkunjung ke rumah tersebut salah satunya membawa bayi yang baru dilahirkan, salah satu dari keempatnya dilaporkan tewas.
Seorang warga setempat, mengatakan kepada wartawan :
“Pada pukul 4.40 waktu setempat aku mendapat telepon bahwa sebuah rumah dengan perempuan dan anak-anak, menjadi target penembakan dan bahwa di dalam rumah itu tidak ada orang lain kecuali mereka.  Aku tahu semuanya perempuan.  Aku menghubungi Gulnara, ia mulai menelepon berbagai macam lembaga penegak hukum, menjelaskan bahwa mereka harus berhenti menembak.  Dan semua dari mereka terus mengatakan bahwa itu bisa menjadi bumerang, meskipun dia selalu berhubungan dengan para wanita itu, mereka tidak memiliki senjata sama sekali.”
“Kemudian dikatakan bahwa terdapat “operasi khusus” yang tengah dilancarkan di dekat rumah itu, di mana mereka benar-benar menjadi bumerang, membuatku menjadi bingung.  Akibatnya para perempuan dan anak-anak berada di bawah hujan api selama dua jam.  Namun aku tidak percaya apa yang mereka katakan, Subhanallah.  Aku tidak mempercayai mereka bahwa terdapat operasi khusus…. di akhir, setelah pukul 6 pagi, mereka dibawa keluar rumah.  Perempuan yang termuda telah meninggal.  Kini sisa dari mereka tinggal bersama beberapa teman dengan membawa anak mereka.  Rumah tersebut kosong, namun tembakan dilanjutkan.   Aku akan mencoba menghubungi mereka kemudian,” lanjutnya.
Perlu diingat bahwa komando militer penjajah Rusia mengatakan pada Minggu (24/7), bahwa apa yang disebut “operasi khusus” telah dilancarkan di kota Ogni, Dagestan, dengan hasil 2 Mujahid terbunuh bersama dengan seorang perempuan yang diduga berada di dalam rumah yang menjadi target.
Seorang perempuan lainnya mengalami luka serius selama penyerangan terhadap rumah itu dan dilaporkan bahwa ia adalah “pelaku bom bunuh diri yang gagal”.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .