Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 08 Februari 2013

Jet Tempur Suriah Gempur Milisi Syi'ah Shabiha Setelah Pilotnya Membelot

ISTANBUL, TURKI (voa-islam.com) - Seorang pilot pesawat tempur rezim Suriah menggunakan jet tempurnya untuk menggempur para anggota milisi bersenjata pro-pemerintah di dekat pusat kota Hama setelah membelot dari pasukan pemerintah, pejuang Suriah dan kantor berita Turki melaporkan kemarin (6/2/2013).


"Sebuah jet tempur Suriah membombardir tempat milisi bersenjata Syi'ah shabiha berkumpul di Al Safsafeyeh dan Salhab, mengakibatkan korban di kedua desa," kata Dewan Komando Revolusionir Hama, bagian dari oposisi bersenjata Suriah, tentang serangan udara tersebut, yang dilaporkan terjadi pada hari Senin (4/2/2013), dalam posting Twitter kemarin.

Kantor berita Turki yang dikelola negara Anadolu kemarin mengutip seorang komandan pejuang Suriah di Hama bernama Ahmed Abu Mustafa mengatakan pilot tersebut telah membelot dari angkatan udara rezim Bashar Al-Assad dengan pesawatnya.

Komandan itu mengatakan jet tempur tersebut menyerang posisi milisi Syi'ah shabiha di Al Safsafeyeh dan "puluhan orang" tewas atau terluka, Anadolu melaporkan. Al Safsafeyeh digambarkan sebagai sebuah desa di mana kebanyakan warganya merupakan anggota sekte minoritas Alawit, dimana Bashar Al-Assad dan banyak anggota pimpinan Suriah juga berasal.
..Sebuah jet tempur Suriah membombardir tempat milisi bersenjata Syi'ah shabiha berkumpul di Al Safsafeyeh dan Salhab, mengakibatkan korban di kedua desa..
Tidak ada yang diketahui tentang dari mana jet itu datang dan ke mana pesawat tempur tersebut terbang setelah serangan dilaporkan.
Tidak ada konfirmasi untuk laporan tersebut. Jika benar, itu akan menjadi pertama kalinya sejak pemberontakan di Suriah dimulai hampir dua tahun yang lalu bahwa sebuah jet tempur telah digunakan untuk melawan pemerintah. Kekuatan udara telah menjadi keunggulan utama dari pasukan Presiden Suriah Bashar Al-Assad ketika mereka memerangi kemajuan pemberontak di beberapa bagian negara.

Menurut Veysel Ayhan, direktur International Middle East Peace Research Center (IMPR), sebuah think tank di Ankara, beberapa pilot angkatan udara Suriah telah membelot ke negara lain sejak pemberontakan dimulai pada Maret 2011, namun belum ada kasus yang diketahui tentang serangan udara oleh pasukan oposisi sejauh ini.

"Ini akan menjadi yang pertama kalinya," kata Ayhan. (by/tn))

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .