Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 06 Februari 2013

New York Times : Setiap Tahun 150 Orang Masuk Islam di Perancis

Sebuah laporan pada surat kabar Amerika “New York Times” mengungkap peningkatan jumlah mualaf di Perancis setiap tahunnya.
Laporan tersebut mengatakan bahwa hampir 150 orang masuk Islam setiap tahun di Perancis, dimana mereka biasanya mengucapkan kalimat syahadat di dalam masjid “Shahabah” di pinggiran ibukota Paris.

Laporan itu juga menunjukkan bahwa Masjid ini telah menjadi simbol kehadiran Islam yang berkembang di Negara itu, dimana banyak diantara mereka yang datang ke masjid untuk mengadakan sholat jum’at adalah pemuda yang dahulunya penganut katolik roma mengenakan jubah panjang dan mengenkan topi do’a.
Disebutkan di dalam laporan tersebut bahwa jumlah mualaf setiap tahunannya meningkat dua kali lipat dalam 25 tahun terakhhir ini, yang melibatkan pendapat beberapa ahli (yang tidak disebutkan identitas mereka) untuk membatasi pertumbuhan jumlah tersebut di Perancis, yang dimana Pemerintah dan opini publik terlihat canggung dan bahkan bersikap “bermusuhan” terhadap Islam.
New York Times sebelumnya mengatakan bahwa  penjara Perancis adalah lahan subur bagi bimbingan islam, dimana diyakini bahwa Umat Islam menjadi agama bagi sepertiga jumlah penghuni penjara, setidaknya itu menurut laporan berita Perancis.
Bagi kalangan Umat Islam, penduduk di Perancis diperkirakan mencapai enam juta orang, diantaranya ada seratus ribu orang dari mereka pengikut agama lain, dan Umat Islam berjumlah lebih dari dua ratus ribu, menurut beberapa asosiasi Islam. (hr/Islam Today)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .