Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 10 Desember 2012

Allahu Akbar, Mujahidin Suriah kuasai pangkalan militer di Syeikh Sulaiman, Aleppo

ALEPPO (Arrahmah.com) - Allahu Akbar, mujahidin Suriah pada Ahad (9/12/2012) menguasai sebagian besar pangkalan militer rezim Assad di Syeikh Sulaiman, di barat Allepo. Membuat mereka akan lebih mudah menguasai wilayah besar yang memanjang hingga ke perbatasan Turki di bagian utara.

AFP mengutik Obervatorium HAM Suriah yang mengatakan bahwa mujahidin mengambil alih Resimen 111 dan tiga pos kompi lainnya yang terletak di dalam pangkalan tersebut setelah terjadi pertempuran sengit pada malam harinya.
Menurut laporan, dua mujahidin gugur dan seorang tentara rezim tewas selama  pertempuran tersebut, sementara lima tentara rezim lainnya ditangkap.
Area Syeikh Sulaiman terbentang seluas hampir 200 hektar di bukit bebatuan yang terletak sekitar 25 kilometer dari kota Aleppo, sebuah wilayah yang hampir sepenuhnya di bawah kontrol Mujahidin.
Pada hari yang sama, tentara rezim juga bertempur dengan mujahidin di pinggiran Damaskus dan di selatan daerah Qadam, tentara rezim membombardir lagi kota-kota yang dikuasai oleh mujahidin.
Militer rezim Assad beberapa hari terakhir kembali menggencarkan pemboman ke wilayah-wilayah yang menjadi benteng kuat para mujahidin melalui darat dan udara, memporak-porandakan kota dan menewaskan sejumlah besar warga sipil, termasuk anak-anak.
Pada Sabtu (8/12), dilaporkan bahwa sekitar 129 warga Muslim sipil gugur akibat serangan-serangan pasukan rezim Alawiyah. (siraaj/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .