Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 11 Juni 2012

Allahu Akbar! 4 Tentara Prancis Tewas dalam Serangan Taliban di Afghanistan

KAPISA, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Para pejuang Islam di Afghanistan menewaskan empat tentara Prancis dan melukai lima lainnya pada hari Sabtu (9/6/2012), salah satu serangan paling mematikan pada kontingen Perancis dalam beberapa bulan, ketika kekekerasan meningkat di seluruh negeri.

Serangan itu terjadi di provinsi pegunungan Kapisa di timur yang terutama dipatroli oleh pasukan Prancis di bawah komando NATO.

Rincian serangan itu tidak segera tersedia, tetapi kantor Presiden Perancis Francois Hollande menegaskan di Paris bahwa tentara yang terlibat dalam serangan itu adalah Prancis.

Sebuah pernyataan dari kantornya mengatakan bahwa di antara lima lainnya cedera, tiga berada dalam kondisi serius, dan Hollande telah mengirimkan menteri pertahanan Jean-Yves Le Drian ke Afghanistan setelah serangan itu.

Abdul Rahman, kepala polisi provinsi Kapisa, mengatakan para pejuang Islam telah melakukan serangan jibaku terhadap pasukan Prancis di distrik Nijrab provinsi pegunungan tersebut.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, mengatakan dalam pesan email bahwa seorang penyerang jibaku telah menyerang tentara asing.

Prancis berencana untuk menarik sebagian besar dari sekitar 3.400 tentaranya pada akhir tahun ini, dua tahun lebih cepat dari jadwal yang disepakati oleh NATO. Pasukan Prancis telah menderita serangkaian serangan termasuk beberapa oleh tentara "nakal" Afghanistan, memicu tuntutan di Prancis bagi pasukan tersebut untuk dibawa pulang lebih awal. (ab/wb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .