Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 19 Juni 2012

Harus Ditiru Indonesia, Pemerintah Saudi Tangkap Aktivis Liberal


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Pemerintah Saudi telah menangkap seorang aktivis setempat yang telah membentuk jaringan liberal, seorang aktivis hak asasi manusia menyatakan kepada AFP, Senin kemarin (18/6).

"Raef Badawi ditangkap pada hari Minggu di (kota Laut Merah) Jeddah untuk alasan yang tidak diketahui," kata seorang aktivis HAM Saudi yang tidak mau disebutkan namanya.

Forum Teluk untuk Masyarakat Sipil (GFCS), sebuah organisasi aktivis liberal di Teluk, mengatakan dalam sebuah pernyataan Minggu malam lalu bahwa mereka telah mengkonfirmasi penangkapan Badawi dengan menghubungi Ansaf istrinya.

Badawi dituduh melakukan tindakan "ketidaktaatan kepada orang tua" dan menyiapkan jaringan liberal, kata pernyataan itu yang ditandatangani oleh Sekjen GFCS Anwar al-Rasheed.

Badawi, seorang warga negara Saudi, adalah salah seorang pencipta jaringan liberal dengan aktivis HAM perempuan Suad al-Shammari beserta aktivis lainnya.

Jaringan ini telah mengumumkan tanggal 7 Mei sebagai "hari liberalisme" di kerajaan ultra-konservatif Saudi, menyerukan diakhirinya pengaruh agama terhadap kehidupan publik di Arab Saudi.

Sebuah konferensi liberal akan diselenggarakan di Jeddah namun berhasil dibatalkan setelah penyelenggara mengatakan mereka mendapat "saran" oleh pihak berwenang untuk tidak melakukannya.(fq/afp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .