Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 28 Juni 2012

Terminal Mardika Ambon Kembali Dikejutkan Ledakan Bom

AMBON (voa-islam.com) - Belum sampai satu pekan masyarakat diresahkan dengan penemuan enam buah bom rakitan aktif di kawasan Mardika pada Kamis (21/06/2012) lalu, kini warga kembali dikejutkan dengan ledakan bom di terminal Mardika, tempat beraktifitas mayoritas warga Muslim Ambon.
Senin (25/06/2012) dini hari, pukul 00.35 WIT sebuah bom meledak di terminal Mardika, Ambon di Jalur angkutan kota jurusan Karang Panjang (Karpan) tepatnya di depan sebuah warung kopi. Bom yang meledak pada tengah malam tersebut cukup mengejutkan warga karena suara ledakannya bisa di dengar sampai jarak 1 kilo meter.
"Suara ledakan bom sangat besar terdengar sampai Batu merah," kata Fuad (27 tahun) seorang warga Batu Merah yang bermukim di sekitar sumber ledakan, kepada voa-islam.com, Senin (25/6/2012).
Meskipun ledakan Bom tersebut tidak menimbulkan jatuhnya korban namun sempat membuat ketegangan warga sekitar tempat ledakan. Pasalnya masyarakat masih dihantui dengan kerusuhan yang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir di kota Ambon.
Tidak berselang lama setelah ledakan, ratusan warga mendatangi lokasi ledakan sehingga terjadi kerumunan warga dalam jumlah besar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan berupa provokasi maka aparat keamanan dari TNI membubarkan kerumunan warga tersebut.
Sampai berita ini ditulis belum diperoleh keterangan pasti dari pihak berwajib mengenai jenis bom maupun pihak yang dicurigai berada di belakang peristiwa ledakan tersebut. [AF

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .