Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 04 Juni 2012

Fans Lady Gaga Demo Tuntut Kebebasan di Depan Istana


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Fans Lady Gaga yang dikenal dengan sebutan Little Monster berunjuk rasa di depan Istana Negara, Jakarta, Minggu (3/6). Mereka menuntut kebebasan berekspresi di Indonesia.

Berpakaian hitam-hitam, fans pelantun Judas ini kecewa dengan pembatalan konser Lady Gaga karena Polri tidak bisa memberikan jaminan keamanan. Mereka menilai, hak kebebasan berekspresi diambil oleh orang-orang yang berkomentar buruk tentang Lady Gaga hingga Polri membatalkan konser tersebut.

Saat unjuk rasa itu, Little Monster bernyanyi dan menari di depan istana. Mereka meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan jaminan kebebasan berekspresi dan mendesak adanya standar baku persyaratan konser agar tidak ada lagi alasan yang kesannya dibuat.

"Kami kecewa dengan pembatalan ini, karena kami telah menunggu selama empat tahun. Kami tetap menunggu Lady Gaga ke Indonesia tahun depan," kata koordinator aksi, Anggiat Sihombing kepada INILAH.COM di sela-sela aksi.

Dia menambahkan, Indonesia bukanlah negara agama jadi nilai-nilai religi tidak bisa dijadikan alasan pembatalan konser.

Sebagaimana diketahui, rencana konser Lady Gaga menimbulkan kontroversi. Sebelumnya, pemerintah telah memberikan sinyal untuk dikeluarkannya izin konser tersebut dari kepolisian. Namun, pihak manajemen Lady Gaga yang akhirnya membatalkan konser tersebut.(fq/beritajatim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .