Al
Qaidah di Islamic Maghreb (AQIM) dilaporkan mengeluarkan ancaman baru,
dengan akan bertindak "tegas" terhadap siapapun yang bekerjasama dengan
kekuatan militer asing di Mali utara.Mokhtar Belmokhtar, pemimpin AQIM yang mengendalikan wilayah Mali selama tiga bulan terakhir memperingatkan pada Sabtu kemarin 30/06, bahwa "jangan tergoda untuk mengambil keuntungan dari situasi di Mali utara dengan cara bekerjasama dengan pasukan asing yang mengincar kawasan ini," tegasnya, seperti dilansir DAWN.COM.
Dalam pernyataan yang dirilis oleh kantor berita Mauritania Nouakchott Information (ANI), Belmokhtar mengatakan: "Kami tidak akan diam dan kami akan bertindak sesuai dengan tuntutan situasi dengan tekad dan keteguhan."
Pada Jum'at sebelumnya, kelompok Islam lain di Mali Utara yang bernama Gerakan Tauhid dan Jihad di Afrika Barat (MUJAO) mengeluarkan ancaman kepada negara-negara Barat yang akan melakukan intervensi militer ke wilayah Mali.
Wilayah Mali khususnya di utara selama tiga bulan terakhir telah dikuasai kelompok Al Qaidah yang menggunakan nama Ansar ad Diin. Di wilayah ini mereka memberlakukan hukum Syariah Islam. [muslimdaily.net]








Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun