Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 24 Juli 2012

Pengaruh Iran di Yaman Semakin Mencemaskan

YAMAN.(voa-islam.com)marebpress.net masih menyorot masalah Iran, atau yang lebih pasnya Syi’ah, yang melebarkan geraknya di Yaman. Ahad, 22 Juli 2012, ia memosting berita tentang pengaruh Iran di Yaman.
Pemerintah Yaman mengumumkan penangkapan sel intelijen Iran untuk mengungkap bagian dari aktifitas Iran dalam lingkaran sosial dan politik, pada apa yang dilihat oleh pengamat selama beberapa tahun, dimana Teheran telah mampu menarik perhatian politisi senior, serta memperpanjang ruanglingkupnya ke partai dan sekte.
Para pengamat menghubungkan antara pengaruh Iran di Yaman dengan berdirinya revolusi Iran awal tahun 80an.  Kelompok-kelompok syi’ah pada saat itu dianggap sebagai pilar kebangkitan setelah tenggelamnya revolusi September 1962 dengan rezim para Imam Zaidiyyah. Namun, pengaruh Iran dalam urusan politik dan sosial tetap menjadi sederhana sampai bersatunya dua bagian Yaman (utara dan Selatan).
Pengaruh-pengaruh Iran terus meluas bersaman dengan kegagalan rezim Ali Abdullah Shalih dalam menjaga kemenangan yang telah direalisasikan kelompok Houthi tahun 2004 dan menemukan solusi dalam jejak perang secara sosial maupun politik. Topik ini menjadi mencuat dan berpindah dari konfrontasi di Saada ke perang melenyapkan brigade Ali Muhsin Al-Ahmar  yang menjadi lengan rezim Shalih .
Teheran juga bekerja keras menguatkan hubungannya dengan wakil presiden Yaman, Salim Al-Bidh  yang menuntut secara terang-terangan berlepasnya Yaman Selatan, setelah semua Negara Arab menolak mendukung seruannya. Hal yang sama juga diserukan oleh Hizbullah untuk memisahkan selatan Lebanon. Sedangkan Houthi terus merongrong Utara, Saada Al-Jawf dan Umran, bersamaan dengan seruaan 'rekan' Iran, Salim, yang menginginkan pemisahan Yaman Selatan dari negara Yaman.(usamah/mareb)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .