Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 24 Juli 2012

Serangan Mematikan Di Irak Dikhawatirkan Sebagai Kebangkitan Al Qaidah

Serangan pada awal Ramadhan yang menewaskan setidaknya 82 orang di Irak, Senin (23/7) disinyalir kuat dilakukan oleh kekuatan militer pasukan yang berafiliasi dengan Al Qaidah, demikian dilaporkan Al Jazeera. Serangan itu menargetkan pasukan militer dan kaum Syiah Rafidhah. (baca: 82 Orang Tewas Akibat Serangan Tiba-Tiba Pada Awal Ramadhan Di Irak)
"Meskipun para korban tewas tampak bervariasi tetapi serangan mereka tampak terpola dan menyasar pada pasukan militer serta masyarakat Syiah (Rafidhah)."
Serangan kali ini tercatat sebagai serangan paling mematikan di Irak sejak 13 Juni ketika gelombang pengeboman pada saat itu menewaskan 84 orag dan melukai hampir 300 orang.


Secara keseluruhan jumlah korban tewas pada bulan Juni mencapai sedikitnya 237 orang dan menjadikan Juni sebagai bulan paling berdarah sejak penarikan mundur pasukan Amerika Serikat pada Desember 2011.
"Ini tentu saja merupakan tanda bahwa meskipun semua keuntungan berada di pihak kekuatan lawan al-Qaidah di Irak ... tetapi realitanya mereka masih di luar sana," lapor Al Jazeera.
Al Jazera juga menambahkan bahwa kelompok itu baru-baru ini telah memperingatkan akan menapaki "tahap baru" dalam surat pemberitahuan yang mereka kampanyekan.

Negara Islam Irak, sebuah kelompok pejuang Sunni yang terafiliasi dengan al-Qaidah di Irak, memperingatkan melalui pesan audio yang diposting di sebuah forum jihad bahwa mereka akan mulai menargetkan hakim dan jaksa sebagai pembaharuan kampanye mereka untuk menuntut pembebasan seluruh anggota mereka yang saat ini ditahan di penjara-penjara Irak.

"Kami telah memulai tahap baru," kata suara pada pesan tersebut, yang disebut-sebut adalah suara Abu Bakar al-Baghdadi, yang telah menjadi pemimpin dari Negara Islam Irak sejak Mei 2010.

"Prioritas pertama dalam hal ini melepaskan tahanan Muslim di mana-mana, dan mengejar serta menghilangkan hakim dan penyidik ??dan para penjaga mereka." kata suara dalam audio itu.

Belum ada verifikasi apakah suara itu benar-benar berasal dari Al Baghdadi. Pejuang Al-Qaidah di Irak saat ini dianggap oleh para pejabat Irak secara signifikan makin melemah kekuatannya. Kekuatan Al Qaidah dianggap sangat melemah dibandingkan pada puncak kekuatannya di tahun 2006 sampai 2007. Namun demikian, faktanya kendati dinilai lemah, kekuatan mereka masih mampu untuk melancarkan serangan spektakuler yang memakan korban massal
Serangan tersebut, oleh Al Jazera, disebut-sebut telah memicu kekhawatiran bahwa pasukan keamanan tidak akan mampu menangani fase yang oleh banyak orang disebut-sebut sebagai fase kebangkitan Al-Qaidah dengan tidak adanya tentara AS, yang menarik diri dari negara itu pada akhirnya tahun lalu. [muslimdaily]
*Keterangan gambar: Bangkai serangkaian bom mobil di Mahmoudiya, selatan Baghdad (sumber gambar: Al Jazera)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .