Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 19 Agustus 2011

Tiga serangan hantam perbatasan Israel dekat Semenanjung Sinai, Zionis 'kelabakan'


TEL AVIV (Arrahmah.com) – Sekelompok penyerang dengan senjata berat dan bahan peledak melancarkan tiga serangan secara berurutan di Israel selatan dekat perbatasan dengan Semenanjung Sinai, Mesir, pada hari Kamis (18/8/2011), menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai lebih dari 10 orang, kata para pejabat setempat.


Kekerasan yang jarang di wilayah tersebut menargetkan sebuah bus, patroli militer, dan mobil pribadi, klaim para pejabat, dikutip AP. Channel 10 TV melaporkan serangan keempat, tetapi tidak ada konfirmasi resmi. Militer mengatakan sejumlah penyerang beroperasi dalam beberapa tim.
“Kami berbicara tentang kelompok teror yang menyusup ke Israel,” kata juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Avital Leibovich. “Ini adalah serangan teroris gabungan terhadap Israel.”
Kekerasan di dekat kota resor Eilat ini memicu kekhawatiran mengenai longgarnya pengawasan di wilayah Sinai yang mengikuti pemecatan pemimpin otokratis lama Mesir, Hosni Mubarak, pada bulan Februari.
Pekan lalu, Mesir mengerahkan ribuan pasukan ke Semenanjung Sinai sebagai bagian dari operasi besar melawan mujahidin al Qaeda yang telah terbentuk dan aktif melakukan operasi di Sinai.
AP melansir bahwa mujahidin memanfaatkan kekosongan keamanan yang disebabkan oleh penarikan mendadak pasukan keamanan dari wilayah tersebut. Otoritas Israel kontan melemparkan tuduhan atas serangan berani terhadap patroli polisi serta serangkaian pemboman pada pipa yang menyalurkan gas alam dari Mesir ke Israel dan Yordania.
“Insiden ini menggarisbawahi melemahnya Sinai dan perluasan dari kegiatan teroris,” kata Menteri Pertahanan Israel, Ehud Barak, dalam sebuah pernyataan. “Namun sumber utama teror sebenarnya berada di Gaza dan kami akan bertindak melawan mereka dengan kekuatan dan tekad yang penuh.”
Militer Israel menuturkan bahwa sifat serangan ini sangat terencana dengan baik. Beberapa penyerang tewas dalam baku tembak dengan pasukan Israel, lanjutnya tanpa memberitahukan jumlah.
Pada saat yang sama, radio Israel mengatakan blokade ketat segera diberlakukan di daerah tersebut dan pintu keluar masuk Eilat sudah disegel.
Di Mesir, seorang pejabat tinggi keamanan membantah bahwa penyerang menyeberang ke Israel dari Semenanjung Sinai. Ia pun menolak laporan bahwa bus ditembak dari dalam wilayah Mesir.
“Perbatasan ini dijaga ketat,” kata pejabat Sinai yang berbicara dengan syarat anonim karena ia tidak berwenang berbicara kepada media. (althaf/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .