Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 29 Agustus 2011

Setelah pertempuran, yang tersisa adalah krisis untuk Libya


TRIPOLI (Arrahmah.com) -  setelah berhasil menjatuhkan pemerintahan Gaddafi dan memporak porandakan kediamannya. Bukan berarti semuanya telah berakhir sampai disitu. Pasalnya setelah pertempuran yang memporak porandakan kota, yang tersisa adalah krisis yang harus dihadapi.


Pasok pangan, air dan listrik di Tripoli terhenti karena berlangsung bertempuran selama berhari-hari. Terkait hal tersebut pemberontak Libya mengumumkan langkah-langkah mengatasi kekurangan kebutuhan dasar di Tripoli yang mengancam nyawa penduduk.
Seorang juru bicara Dewan Transisi Nasional pemberontak Libya Mahmoud Shammam mengatakan bensin rencananya disalurkan hari Sabtu ini (27/8/2011) dan solar akan disalurkan besok untuk menghidupkan listrik dan menyediakan air bagi warga.
“Kita mempunyai 30.000 metrik ton bensin, kami akan menyalurkan bensin kepada publik mulai hari ini. Kita mempunyai bahan bakar solar yang akan datang besok untuk mendukung pembangkit listrik yang diperlukan warga kota dan juga untuk mendukung penyaluran air,” katanya.
Selain itu, kelompok pemberontak juga akan mendatangkan gas untuk keperluan masak di Tripoli. Setelah pertempuran selama berhari-hari sebagian besar wilayah ibu kota mengalami kelangkaan air dan makanan.
Wartawan BBC di Tripoli melaporkan pasok air ke ibu kota terhenti. Toko-toko buka tetapi tidak ada persediaan baru dan barang-barang yang tersisa cepat terjual. Adapun jalan-jalan dipenuhi sampah dan hingga kini belum ada pembersihan.
Juru bicara Dewan Transisi Nasional Mahmoud Shammam mengatakan dewan berusaha sekuat tenaga untuk memulihkan ketertiban tetapi menegaskan jangan mengharapkan “keajaiban”.
“Kita akan melalui periode sulit ini sesingkat mungkin,” kata Shammam dalam konferensi pers.
Sebelumnya, Sekjen PBB Ban Ki-Moon mengatakan jutaan nyawa warga di Tripoli dan sekitarnya terancam karena kekurangan air.
Pertempuran di Tripoli sejauh ini telah berkurang tetapi tembak-menembak masih terjadi di bagian timur. Pemberontak mengklaim mereka telah menguasai hampir seluruh wilayah Tripoli dan tinggal ada beberapa titik perlawanan yang dilakukan pasukan Kolonel Muammar Gaddafi. (rasularasy/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .