Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 02 Agustus 2011

Musim Panas, Muslim Swedia Berpuasa Selama 18 Jam


Ramadan kali ini menjadi Ramadan yang penuh tantangan bagi masyarakat Muslim di Swedia. Karena pada bulan Agustus ini, Swedia sedang musim panas sehingga waktu berpuasa menjadi lebih panjang.
Panjangnya waktu siang--dan ini artinya bertambah panjangnya waktu berpuasa--menjadi problema yang biasa dialami Muslim Swedia dan negara-negara Eropa pada umumnya, dan sempat menjadi bahan diskusi para cendikiawan Muslim di seluruh Eropa.
Di Umeå, sebelah utara Swedia misalnya, waktu matahari sudah terbit pada pukul 03.47 dinihari dan baru terbenam pada pukul 09.41 malam. Muslim yang tinggal di kota ini, harus berpuasa selama 18 jam sehari. Bandingkan dengan di Saudi misalnya yang hanya 13 jam.
Omar Mustafa, presiden Islamic League di Swedia mengatakan, sampai saat ini belum ada kesepakatan tentang bagaimana kaum Muslimin di Eropa Utara seharusnya menunaikan puasa, terutama pada saat musim panas yang waktu siangnya sangat panjang.
"Beberapa imam dan organisasi muslim berbeda-beda pendapat. Jadi, terserah pada masing-masing individu memutuskan ikut pendapat yang mana. Tapi maksudnya, bukan berarti Anda harus berpuasa selama 24 jam, Islam memberikan banyak opsi," kata Omar Mustafa.
Muslim Swedia akan kembali bertemu dengan Ramdan yang bertepatan musim panas pada tahun 2015, dimana matahari akan berada di titik tertinggi di kawasan benua Eropa. Menurut Mustafa, isu ini sudah sejak lama dibahas oleh lembaga European Council for Fatwa and Research, tapi belum menghasilkan solusi yang tepat.
Data dari Islamic Center di Malmö menyebutkan, jumlah muslim di Swedia sekira 350.000 orang. Meski menjalankan puasa di kala musim panas amat berat, namun kaum Muslimin di negeri itu tetap semangat menyambut datangnya bulan suci Ramadan yang dimulai pada Senin (1/8).
Salah satu jaringan supermarket di Swedia mencatat naiknya penjualan selama bulan Ramadan untuk produk-produk tertentu. "Kami biasanya menjual lebih banyak buah-buahan, sayuran, produk daging halal, kurma pada saat bulan Ramadan. Kami mengingatkan toko-toko jaringan kami untuk menyiapkan stoknya," kata Louise Stephan, bagian humas supermarket Coop. (kw/thelocal)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .