Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 23 Agustus 2011

"Gaddafi tak punya keberanian untuk bunuh diri demi pertahankan harga dirinya"


TRIPOLI (Arrahmah.com) – Kolonel Muammar Gaddafi tidak punya keberanian untuk membunuh dirinya sendiri namun ia akan meminta pembantunya untuk menembak dirinya agar tidak tertangkap oleh pemberontak yang mengambil alih ibukota, mantan perdana menteri, Abdessalam Jalloud, mengatakan kepada Al Arabiya pada Senin (22/8/2011).


Jalloud, yang telah menyebrang ke Italia, menyatakan bahwa pertahanan Gaddafi hanya tinggal beberapa lagi karena pasukan tempurnya – yang dikirim untuk menyerang oposisi di kota timur Benghazi – dikalahkan oleh jet salibis NATO bulan Juni lalu.
Sementara itu, pemimpin pemberontak, Mustafa Abdel Jalil, menuturkan bahwa Dewan Transisi Nasional telah melakukan kontak dengan komandan pasukan khusus yang ditugaskan oleh Gaddafi untuk melindungi Tripoli. Jalil mengatakan bahwa komandan perang Gaddafi diam-diam telah mendukung pasukan pemberontak.
Setelah para pemberontak mengambil alih Tripoli pada hari Minggu (21/8), terdapat sejumlah laporan yang menyatakan bahwa Gaddafi masih bertahan di ibukota. Al Arabiya melansir Gaddafi bersembunyi di sebuah rumah sakit ginjal di distrik Tajura. Namun sumber diplomatis mengatakan kepada AFP bahwa ia bersembunyi di salah satu benteng milik penduduk di Bab Al Aziziya.
Para pemberontak melaporkan pada Minggu malam (21/8) bahwa dua pesawat penumpang terlihat di Bandara International Tripoli. Laporan itu meningkatkan spekulasi adanya kesepakatan antara Gaddafi, pemberontak, dan salibis NATO. Selama ini aliansi salibis itu yang menegakkan zona larangan terbang di atas langit Libya seperti yang dimandatkan oleh PBB. Ini artinya, tidak mungkin ada aktivitas penerbangan tanpa ada izin dari salibis NATO. (althaf/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .