Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 20 Agustus 2011

Bikin Gereja Homoseks & Kawin Sesama Pria, Pendeta Homo Gegerkan Malaysia


KUALA LUMPUR (voa-islam.com) – Tiba-tiba nama Pendeta Ouyang Wen Feng menjadi pusat pemberitaan bagi media di Malaysia. Pasalnya, pendeta homoseksual ini berencana akan melangsungkan pernikahan dengan pacar prianya. Sungguh ironis, seorang pendeta yang pekerjaannya memikul salib Kristus, dikenal oleh dunia bukan karena ajaran kasihnya, tapi justru karena penyimpangan seksual.
Calon pria yang akan dinikahi Pendeta Ouyang Feng adalah Phineas Newborn, seorang produser teater keturunan Afro-Amerika yang memiliki kewarganegaraan Amerika dan tinggal di New York. Rencananya, pesta pernikahan sesama pria itu akan digelar besar-besaran di Kuala Lumpur, tanggal 31 Agustus mendatang. Saat ini, meski belum resmi menikah, mereka telah tinggal satu rumah di New York sejak 24 Juni lalu.
Meski tanggal dan tempat pesta pernikahannya sudah ditentukan, belum jelas di gereja mana mereka diberkati, dan siapa pendeta yang memberkati pernikahan homoseks itu.
Pastor yang berpenampilan trendi dengan tato dan anting ini ingin mendobrak hukum halal-haram dan ketabuan di negara kelahirannya, Malaysia.
Sejumlah media nasional dan politisi menyerukan pelarangan pesta tersebut. Negara Malaysia sendiri mengharamkan homoseksual. Pemerintah juga melarang film dan lagu yang liriknya mempromosikan kaum LGBT (lesbian, gay, bisexual, and transgender). Bahkan bagi pelaku sodomi akan mendapatkan ganjaran hukuman 20 tahun penjara.
Minggu lalu, Menteri Agama Malaysia, Jamil Khir Baharom menyatakan bahwa pemerintah mengkuatirkan dengan publikasi yang dilakukan oleh Pendeta Ouyang Feng mengenai pernikahannya, sekalipun demikian hingga saat ini pemerintah belum membuat pernyataan resmi atau melakukan tindakan tegas tentang rencana pendeta yang memiliki gereja kecil di pinggir kota Kuala Lumpur di mana di antara jemaatnya beberapa juga homoseksual.
Pemerintah Malaysia berpikir bahwa perkembangan homoseksualitas yang dipromosikan oleh pendeta ini akan mengguncang sendi-sendi negaranya.
Namun kritikan pedas yang dituai oleh Pendeta Ouyang Feng tidak membuatnya bergeming dari keinginannya untuk mewujudkan pernikahan sesama jenis tersebut. Pria berusia 41 tahun yang merupakan keturunan etnis China ini menyatakan dirinya memiliki hak untuk berbagi kebahagiannya dengan teman-temannya dengan mengadakan resepsi pernikahan.
“Saya percaya, saya berhak minimal ini adalah hak mendasar saya untuk berbagi kebahagiaan dengan teman-teman dengan makan malam bersama, bahkan di Malaysia,” demikian ungkap Pendeta Feng melalui email kepada AFP.
Tak hanya tahun ini saja Pendeta Feng menggegerkan publik dengan perilaku penyimpangan seksualnya. Tahun 2007 Pastor Ouyang dikecam karena membuka gereja untuk kaum homoseksual. [silum/dbs]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .