Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 17 Agustus 2011

OMMA : Tentara musuh menderita kerugian besar dalam serangan di pangkalan udara Kandahar



AFGHANISTAN (Arrahmah.com) - Sekitar pukul 20.00 waktu setempat, 5 pencari kemartiran, Mujahidin Imarah Islam Afghanistan menyerang basis utama tentara salibis NATO dan depot bahan bakar, dianggap sebagai satu tempat penyimpanan bahan bakar terbesar yang berlokasi di dekat pangkalan udara Kandahar.

Para pejabat mengatakan bahwa pada awalnya, seorang Mujahid menabrakkan kendaraan berisi penuh bahan peledak di gerbang depot bahan bakar, lalu Mujahid kedua melakukan serangan serupa di barak-barak gabungan AS-Afghan di mana puluhan personil musuh tewas sedangkan puluhan lainnya terluka.
Setelah hambatan dihapuskan, 3 Mujahid lainnya dengan menggunakan senjata berat dan ringan bergegas menuju pusat dan melepaskan tembakan ke arah tentara musuh, menyebabkan kerugian dan kerusakan berat di kalangan musuh.  Selama baku tembak, seorang Mujahid syahid (Insha Allah) dan dua lainnya sesuai dengan rencana, berhasil meninggalkan lokasi serangan dengan aman dan bergabung bergabung bersama Mujahidin lainnya di basis mereka setelah dua jam melaksanakan misi.
Perlu diingat bahwa pusat serupa pernah diserang oleh Mujahidin satu tahun lalu dengan puluhan tentara musuh tewas dan puluhan kendaraan militer serta kendaraan logistik berhasil dihancurkan.
Dalam peristiwa lainnya, sedikitnya enam tentara boneka tewas dan 3 terluka dengan dua kendaraan militer mereka hancur dalam serangan terpisah dan serangan bom di ibukota provinsi Logar.
Sebanyak empat tentara salibis AS tewas dan banyak lainnya mengalami luka dalam serangan Mujahidin yang meletuskan pertempuran selama satu setengah jam di provinsi Paktia.  Menurut saksi mata, daerah tersebut dikelilingi oleh musuh hingga sehari penuh setelah pertempuran berlangsung.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .