Raju Phillips, seorang ekspatriat non-muslim yang bekerja di sebuah perusahaan konstruksi di Jeddah, Arab Saudi, mengatakan selama Ramadhan ini ia sedang belajar Islam dan membaca Al-Quran terjemahan bahasa Inggris.
BIADAB LA'NATULLAH
Blogger templates
Proyek Pencetakkan Al-qur'an
Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta
Jadwal Sholat
Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,
إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا
“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]
Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda
Silakan Pesan
untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.
Rabu, 17 Agustus 2011
Berkah Ramadhan: Ekspatriat Non-Muslim Jeddah Bondong-bondong Belajar Islam
Raju Phillips, seorang ekspatriat non-muslim yang bekerja di sebuah perusahaan konstruksi di Jeddah, Arab Saudi, mengatakan selama Ramadhan ini ia sedang belajar Islam dan membaca Al-Quran terjemahan bahasa Inggris.
“Ini kesempatan yang sangat baik untuk belajar tentang Islam, terutama karena jam kerja saya berkurang selama terjadi perubahan pada Ramadhan,” katanya.
Jedish Nair, ekspatriat non-Muslim asal India, mengatakan ia sangat kagum dengan Ramadhan, dan mencoba belajar lebih banyak tentang Islam.
“Di kota saya di India, tidak ada Muslim. Jadi, saya tidak pernah tahu tentang Ramadhan hingga datang ke Arab Saudi dan melihat puasa umat Islam. Mereka berpuasa dengan sempurna! Saya tidak makan atau minum saat siang, hanya untuk sedikit merasakan puasa. Teman Muslim saya mengundang saya ke acara berbuka puasa, itu sangat bagus,” kata Nair.
Ekspatriat lainnya, konsultan pendidikan Jayachandran KR mengatakan bahwa selama Ramadhan tahun ini, dia selalu mendengarkan khotbah ulama Muslim melalui tayangan televisi.
“Ramadhan bagi saya dan keluarga telah menjadi pengalaman yang sangat berharga. Saya melihatnya sebagai kesempatan yang baik untuk belajar tentang Islam. Banyak pembicara Islam di televisi selama Ramadhan ini. Saya selalu mendengarkan mereka setelah shalat Magrib,” katanya.
Sementara itu Mubeen Pervas, ekspatriat lainnya, mengatakan dia selalu mengundang rekan kerja non-Muslim untuk berbuka puasa. Sebab, ia ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka, dan juga membantu mereka menjadi lebih memahami Islam.
“Ada banyak kesalahpahaman tentang Islam di kalangan non-Muslim. Saya mencoba menghapus itu kapan pun saya bisa. Ketika berbuka puasa, saya mengundang rekan kerja non-Muslim untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka di bulan ini. Dan saya juga menjelaskan kepada mereka mengapa Muslim berpuasa, dan bagaimana puasa membantu kita untuk menunjukkan belas kasihan kepada orang miskin, “kata Pervas. [taz/pelita, arabnews]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun