Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 13 Agustus 2011

Ramadhan Rakyat Indonesia Mendapat Suguhan "Kue" Nazaruddin


Rakyat Indonesia di bulan Ramadhan ini mendapatkan suguhan istimewa yaitu "kue" Nazaruddin, yang tertangkap di Kolombia. Tentu "kue" Nazaruddin ini akan meramaikan santap di bulan Ramadhan.
Mengapa Nazaruddin harus di tangkap di bulan Ramadhan? Mungkin supaya tidak banyak komentar dari rakyat. Karena puasa Ramadhan ini, kita di suruh jaga mulut.
Nazaruddin telah membikin porak-poranda Partai Demokrat dengan "nyanyian" nya yang sangat merdu, tentang uang hasil "korupsi", yang mengalir deras ke para elite Demokrat. Apakah nanti Nazaruddin akan "nyanyi" lagi? Atau kepulangan di bulan Ramadhan ini, saling maaf-maafan saja?
Kecuali Presiden yang sekaligus Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono langsungmembuka Rapat Koordinasi Nasional Partai Demokrat di Sentul, Bogor, Jawa Barat, membahas kepulangan Nazaruddin, yang pernah menjadi Bendahara Umum, Partai Demokrat.
Buron kasus korupsi wisma atlet Muhammad Nazaruddin tertangkap di Cartagena, Kolumbia Ahad malam. Ia tertangkap imigrasi setempat dan langsung dibawa ke Bogota, ibu kota Kolumbia. Mantan bendahara umum Partai Demokrat itu kabur sejak 23 Mei lalu.
Presiden SBY pun langsung merespons penangkapan kader Partai Demokrat itu. Saat buka puasa bersama di Mabes TNI, Cilangkap, Senin, 8 Agustus 2011, Presiden SBY mempersilakan KPK memproses kasus dugaan suap Nazaruddin sesuai dengan hukum yang berlaku. "Harapan saya proses penegakan hukum transparan, akuntabel serta objektif," kata Presiden SBY di Cilangkap.
Presiden berharap, Nazaruddin juga membuka selengkap-lengkapnya siapapun dan dari partai manapun yang terlibat dalam dugaan suap wisma atlet Palembang itu. "Demi tegaknya kebenaran dan keadilan mesti dibuka."
Selain itu, Presiden juga meminta agar Nazaruddin membuka dan menjelaskan kepada Dewan Kehormatan partai tentang keterlitan kader Demokrat dalam kasus suap menyuap itu. "Ini penting agar semuanya menjadi terang," ujarnya.
Sehingga, kata SBY, jika ada kader Demokrat yang berbuat tidak benar, maka sanksi harus diberikan dengan benar. Sebab, pemberian sanksi harus berpegang pada kebenaran. "Apa yang banyak sekali diangkat di media massa, percakapan warung kopi, kadang-kadang menurut pendapat saya sering ke sana kemari, sering dilebih-lebihkan dan belum berdasar pada fakta."
Inilah komedi Ramadhan yang disuguhkan kepada rakyat Indonesia, sambil menikmati santap buka dan sahur. Monggo. (mhn/tmp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .