Pages - Menu

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kiamat di Irak, 107 Tewas, 287 Luka, Akibat Serangan Bom

Bagdad, Paling sedikit 107 orang tewas dalam serangan bom dan senjata di Irak, Senin.

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 29 Juni 2012

Anggito Akan Optimalkan Dana Jamaah Haji


Jum'at, 29 Juni 2012

Hidayatullah.com--Penempatan dana jamaah haji senilai Rp 40 triliun harus tepat. Investasi yang tidak berisiko jadi pilihan. Hal ini sekaligus untuk menekan angka potensi penyelewengan uang jamaah.   

Demikian disampaikan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Anggito Abimanyu. Sebagai bekas Kepala Badan Kebijakan Fiskal di Kementerian Keuangan, dia mengaku lebih paham mengoptimalkan setoran awal haji yang mengendap hingga  Rp 40 triliun. 

“Yang jelas kita akan membuat bagaimana dana ongkos haji itu menjadi optimal,” kata ekonom UGM ini di Jakarta, kemarin, dilansir laman Rakyat Merdeka, Kamis (28/6/2012).

Survei Elektabilitas Partai Islam Dinilai Menyesatkan

Jakarta (SI ONLINE) - Sekjen DPP PPP Romahurmuziy menilai hasil survei yang menunjukkan rendahnya elektabilitas Partai Islam adalah pernyataan yang menyesatkan.

"Sebenarnya itu (rendahnya elektabilitas) bukan masalah Islam atau tidak Islam. Itu masalah partai menengah yang disebabkan oleh empat hal," ujarnya di Jakarta, seperti dirilis ANTARA, Rabu (27/6/2012).

Pertama, kata Romahurmuziy, karena relatif lemah dalam kemampuan memunculkan pemimpin nasional yang berkarakter kuat. Partai-partai menengah, termasuk PPP, belum memiliki figur yang memiliki jam terbang politik memadai dibandingkan dengan partai-partai papan atas.

Kamis, 28 Juni 2012

Rentetan kekejaman terhadap Muslim Rohingya masih terus terjadi

ARAKAN (Arrahmah.com) - Kaum Muslimin di Arakan (Rakhine), Myanmar masih dalam penderitaan akibat penindasan yang belum berhenti. Rentetan kekejaman terhadap Muslim Rohingya masih terus terjadi, pahit memang, tetapi dunia harus mengetahui kondisi mereka di negeri mayoritas Buddha itu.
Maungdaw adalah salah satu kota di mana desa-desa Muslim Rohignya di dalamnya yang paling menjadi target pembakaran, penjarahan, penangkapan, pemerkosaan dan pembunuhan. Tentara musyrik Burma dilaporkan melepaskan tembakan ke desa Gawdusara pada Rabu (20/6/2012) di selatan Maungdaw, para pemuda dan laki-laki tua Muslim Rohingya melarikan diri dari desa untuk menghindari penangkapan. Sehingga desa ini menjadi tidak aman lagi dan hanya para wanita yang tinggal di rumah-rumah mereka. Para Muslimah tengah dalam ketakutan pemerkosaan dan gangguan lainnya.

Militer Mesir Tidak Bisa Menahan Warga Sipil

Kairo (SI ONLINE) - Pasca pemilihan presiden, Pengadilan Mesir pada Selasa membatalkan keputusan pemerintah yang mengizinkan tentara menahan warga sipil. Ini merupakan pukulan bagi militer penguasa yang bersiap menyerahkan kekuasaan kepada presiden terpilih.

Pemerintah sementara dukungan militer mengeluarkan keputusan beberapa hari sebelum pemilihan presiden putaran kedua pada 16-17 Juni, yang memberi tentara kekuasaan menahan orang dalam kerusuhan di jalan.

Tetapi kelompok-kelompok hak asasi manusia dan para politisi menentang keputusan itu, menuduh militer menghidupkan kembali kekuasan-kekuasaan darurat yang menghalangi penentangan terhadap Hosni Mubarak sampai sebuah pemberontakan rakyat mengakhiri kekuasaan tiga dasa warsanya Februari tahun lalu.

Dianggap Ancaman, FBI Selidiki Muslim yang Aktif di militer


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, FBI saat ini sedang menyelidiki lebih dari 100 orang tersangka yang dicap ekstremis Islam yang ada di militer AS, setelah tahun 2009 adanya serangan "serigala" oleh simpatisan Al Qaidah yang menewaskan 13 orang di sebuah pangkalan militer Texas, sebuah laporan berita menyatakan Senin lalu.

Sekitar selusin kasus dianggap ancaman "serius" yang melibatkan tersangka yang diyakini secara aktif merencanakan serangan atau kontak dengan ekstrimis berbahaya, National Public Radio melaporkan.

Terminal Mardika Ambon Kembali Dikejutkan Ledakan Bom

AMBON (voa-islam.com) - Belum sampai satu pekan masyarakat diresahkan dengan penemuan enam buah bom rakitan aktif di kawasan Mardika pada Kamis (21/06/2012) lalu, kini warga kembali dikejutkan dengan ledakan bom di terminal Mardika, tempat beraktifitas mayoritas warga Muslim Ambon.
Senin (25/06/2012) dini hari, pukul 00.35 WIT sebuah bom meledak di terminal Mardika, Ambon di Jalur angkutan kota jurusan Karang Panjang (Karpan) tepatnya di depan sebuah warung kopi. Bom yang meledak pada tengah malam tersebut cukup mengejutkan warga karena suara ledakannya bisa di dengar sampai jarak 1 kilo meter.
"Suara ledakan bom sangat besar terdengar sampai Batu merah," kata Fuad (27 tahun) seorang warga Batu Merah yang bermukim di sekitar sumber ledakan, kepada voa-islam.com, Senin (25/6/2012).
Meskipun ledakan Bom tersebut tidak menimbulkan jatuhnya korban namun sempat membuat ketegangan warga sekitar tempat ledakan. Pasalnya masyarakat masih dihantui dengan kerusuhan yang kerap terjadi dalam beberapa bulan terakhir di kota Ambon.
Tidak berselang lama setelah ledakan, ratusan warga mendatangi lokasi ledakan sehingga terjadi kerumunan warga dalam jumlah besar. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan berupa provokasi maka aparat keamanan dari TNI membubarkan kerumunan warga tersebut.
Sampai berita ini ditulis belum diperoleh keterangan pasti dari pihak berwajib mengenai jenis bom maupun pihak yang dicurigai berada di belakang peristiwa ledakan tersebut. [AF

Masuk Dalam Rok Jupe, Raffi Ahmad Kena Tegur KPI

Tak hanya Olga Syahputra, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) juga menyoroti aksi Raffi Ahmad saat masuk ke dalam rok artis Julia Perez dalam tayangan Pesbukers di ANTV. Kontan saja hal ini membuat Raffi dan Jupe kena semprot KPI.
Kekasih Yuni Shara ini, melalui manajernya belum mengetahui mengenai teguran yang dilayangkan oleh KPI. "Sejauh ini kita nggak mengetahui hal itu. Dia juga nggak tahu, jadi kita semua belum tahu. Jadi saya belum bisa berkomentar banyak," ujar manajer Raffi, Mira saat dihubungi wartawan, Selasa (26/6) malam.
Raffi sendiri yang berusaha ditemui usai mengisi acara Pesbukers enggan untuk menjawab pertanyaan wartawan. Dirinya lebih memilih ngacir dan masuk ke dalam mobilnya.
Dalam sebuah kesempatan malam itu, Raffi secara umum menghaturkan permintaan maafnya kepada penonton Pesbukers atas tindakan yang dianggap tak sopan itu.
"Saya juga minta maaf jika saya melakukan kesalahan yang tidak disengaja maupun sengaja. Di Pesbukers kami semua hanya manusia biasa, niat kami hanya menghibur, sekali lagi mohon maaf jika ada perlakuan atau kata-kata yang menyinggung," ujar Raffi. (kpl/adt/dew)

Pejuang Muslim yang Dicaci dan Dibunuh, Hakikatnya adalah Kemenangan

JAKARTA (VoA-Islam) – Tak dipungkiri, meraih kemenangan adalah inti dalam perjuangan Islam itu sendiri. Namun, ketika bicara hakikat kemenangan  kaum muslimin, sesungguhnya bukan semata kemenangan secara fisik, tapi juga meliputi aspek yang sangat luas. Begitu juga dengan kekalahan, tidak semata diukur dengan kekalahan secara fisik dan materi.
Menurut Ketua Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) Jakarta, Ustadz Nanang Ainurrofiq, Lc, kemenangan itu memiliki makna yang bertingkat-tingkat, yakni: menang ketika melawan hawa nafsu dan menang melawan orang yang melemahkan kita.
“Meskipun, seorang itu dicaci maki, jadi buronan, dipenjara, disiksa, bahkan dibunuh atau mati di tiang gantungan sekalipun, ketika ia berada di atas kebenaran, maka itulah hakekat kemenangan. Apalagi jika seseorang mendapat bonus kemenangan secara fisik dan materi, kemenangan itu menjadi sempurna,” kata Ust Nanang kepada Voa-Islam.
Begitu juga ketika memaknai definisi kalah. Meski seseorang mendapat kekuasaan, kedudukan, jabatan, dan fasilitas, namun jika ia berkompromi pada kebatilan itu, hakekatnya orang itu kalah.
“Allah akan menolong orang yang pantas ditolong. Dan Allah tidak akan memberi jalan kepada orang kafir yang menguasai orang beriman. Realitanya,umat Islam dikuasai oleh kaum kafir, karena umat Islam yang memberi jalan,” tandas Ketua JAT Jakarta ini.
Dalam perjuangan, revolusi yang menimbulkan resistensi adalah sesuatu yang tak bisa dihindari. Itulah sebabnya, dakwah dan jihad itu harus terus dihidupkan. Bagaimanapun jihad itu suatu kepastian. Ketika tahapan dakwah sudah dilakukan dengan menjelaskan Islam apa adanya, resistensi itu tetap saja datang, baik yang dilakukan dengan cara halus maupun kasar. Mengutip Abdullah Azzam, jihad itu berfungsi untuk menyelamatkan akidah kaum muslimin. “Nah, ketika dakwah diganggu, maka jihad adalah amal yang utama.” Desastian

Selasa, 26 Juni 2012

FPI: Lecehkan Islam, Olga Tak Berhak Hidup di Bumi


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Ketua DPD FPI DKI Habib Salim Bin Umar Al Attos (Habib Selon) mengatakan, Olga Syahputra telah melecehkan Islam dan tidak berhak hidup di muka bumi.

"Siapapun yang melecehkan umat islam, melecehkan agama Allah, tidak ada tempat di muka bumi, siapapun apalagi Olga. Salam jangan dibilang pengemis, ini doa. orang yang memberikan salam itu mendokan, kok dianggap pengemis, ini pelecehan agama," kata Habib Selon seperti dilansir itoday, Senin kemarin (25/6).

Habib Selon mempertanyakan status agama Olga Syahputra yang melecehkan ucapan salam itu. "Kenapa dia tidak jawab salam. Menjawab salam itu wajib. Dia itu orang Islam atau kafir. Ketua DPD FPI DKI mempertanyakan ke Olga Islam atau kafir," jelasnya.

Kata Habib Selon, FPI akan mendukung masyarakat yang mengajukan Olga Syahputra ke Komisi Penyiaran Indonesia. "FPI akan dukung masyarakat yang mengadukan Olga ke KPI," paparnya.

Habib Selon juga mengatakan, FPI tidak akan tinggal diam ulah yang dilakukan Olga Syahputra itu. "Jangan macam-macam Olga, kami tidak akan tinggal diam, sebelum Olga minta maaf kepada umat Islam," jelas Habib Selon.

Selain itu, ia juga mengkritisi gaya Olga yang kebencong-bencongan. "Orang laki-laki menyerupai perempuan, itu telah menyalahi kudrat Allah dan melanggar hukum Allah, KPI sudah menegur, FPI mendukung langkah KPI artis yang kebencong-bencongan," ungkapnya.

Kata Habib Selon, FPI juga akan mengadukan Olga Syahputra ke aparat kepolisian. "Ini sudah bisa menyangkut pelecehan agama dan bisa diajukan ke aparat penegak hukum, aparat kepolisian," pungkas Habib Selon.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Olga Syahputra pada acara ‘Fesbukers’ yang tayang secara live di ANTV, Selasa (19/6). Ketika itu, artis Julia Perez menerima telepon live dari pemirsa dengan menyapa ‘Assalammu'alaikum’. Namun Olga menimpali salam Jupe dengan mengatakan, "Lu Assalammu'alaikum terus ah, kayak pengemis lu."(fq/itoday)

Tidak Terima Olga Ditegur, Penggemar Olga Syahputra Ancam Bunuh Anggota KPI


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Olga Syahputra dilaporkan ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas dugaan penghinaan ucapan salam umat Islam. Kasus tersebut membuat penggemar Olga mengancam bunuh anggota KPI, Ezki Suyanto.

KPI merasa terkejut saat menerima ancaman pembunuhan dari pihak yang mengaku penggemar Olga Syahputra lewat jejaring sosial, Twitter.

Ancaman tersebut ditulis lewat akun @mariaLOVEolgaSB @georgia_andrea dan @CrusEdward. Salah satu di antaranya bahkan melontarkan caci maki dan ancaman ke Ezki Suyanto, anggota Komisioner KPI.

Ezki pun membenarkan adanya ancaman kepadanya. "Iya, benar," ujarnya melalui telepon seluler, Selasa (26/6).

Penggemar Olga tersebut diduga tak terima dan marah karena KPI terlalu membatasi kreatifitas Olga tampil di layar teve.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Olga Syahputra kembali bermasalah terkait pengaduan ormas islam FPI, karena dianggap melecehkan agama dalam program acara Pesbukers, yang tayang langsung di ANTV, Selasa (19/6) lalu.

Olga bermasalah saat melontarkan candaan kepada Julia Perez yang selalu mengucapkan 'Assalamualaikum'. Berniat untuk mengundang tawa, Olga mengatakan, Loe Assalammualaikum terus ah, kayak pengemis loe'.

Olga Syahputra sendiri bungkam terkait laporan Front Pembela Islam (FPI) ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) atas dugaan penghinaan ucapan salam umat Islam.

Olga yang mengenakan kaos putih celana jins krem dan sepatu boot cokelat, seperti sengaja tak mau menjawab pertanyaan media, saat diminta mengklarifiaksi laporan FPI tersebut.

Presenter Dahsyat RCTI tersebut keluar dari Studio 5 RCTI sembari sibuk bicara menerima telpon menuju kendaraanya, mobil Nissan Serena abu-abu pada Selasa ini (26/6). Tidak ada sedikitpun senyuman dari wajah Olga.(fq/inilah)

Minggu, 24 Juni 2012

Hambatan baru dalam hubungan AS-Pakistan

WASHINGTON (Arrahmah.com) - Hubungan AS-Pakistan tampaknya sedang menuju sebuah tumbukan baru saat seorang jenderal Amerika menyalahkan serangan mematikan pada Jumat (22/6/2012) di sebuah hotel di Kabul pada kelompok yang berbasis di Daerah Persukuan yang ada Administrasi Federal (FATA) dan Gedung Putih berikrar akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengurangi ancaman ini.
Sebelumnya pada Jumat (22/6), media AS melaporkan bahwa Washington telah mempertimbangkan meluncurkan serangan balasan di sasaran 'teroris' di dalam FATA tetapi keprihatinan akan destabilisasi Pakistan mencegah AS untuk melakukannya, seperti diklaim media.
"Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengurangi ancaman itu," kata seorang pejabat Gedung Putih, sementara mengomentari laporan AP.
Saat ditanya apakah Gedung Putih bisa mengirim tentara AS melintasi perbatasan untuk memburu para kelompok mujahidin, Kepala Deputi Sekretaris Pers Gedung Putih, Earnest Josh, mengatakan: "Hal ini sedang dibahas oleh pemerintah."
Pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa AS telah mengangkat isu ini dengan Pakistan dan tetap berkomitmen untuk menemukan cara bekerja sama dengan negeri muslim tersebut untuk memerangi ancaman yang ditimbulkan oleh kelompok-kelompok yang mereka curigai terhadap pasukan AS dan warga sipil Pakistan tidak bersalah.
Sebelumnya, komandan pasukan salibis NATO di Afghanistan mengatakan bahwa serangan mematikan di hotel Kabul didalangi oleh kelompok Haqqani yang katanya terus beroperasi dari Pakistan.
Mengomentari pernyataan, juru bicara Departemen Luar Negeri Victoria Nuland kepada wartawan di Washington bahwa Amerika Serikat telah mendorong Pakistan sejak dulu untuk menangani terorisme di perbatasan.
Juga pada hari Jumat (22/6), Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta, menunjukkan bahwa AS tidak akan menerima permintaan Pakistan agar AS meminta maaf atas insiden Salala, yang menyebabkan Islamabad memblokir rute pasokan salibis NATO ke Afghanistan.
Tapi analisis yang paling rinci tentang hubungan AS-Pakistan datang dalam diskusi televisi antara Menteri Luar Negeri Hillary Clinton dan salah satu pendahulunya, James A. Baker.
Sekretaris Baker mencatat bahwa hubungan tersebut dalam bentuk 'mengerikan', menambahkan bahwa ini adalah "benar-benar menyedihkan, karena selama masa Perang Dingin mereka sekutu kami, dan India adalah sekutu Uni Soviet, dan sekarang semua itu berubah."
Baker tidak setuju dengan mereka yang menyarankan untuk memutuskan hubungan dengan Pakistan.
"Saya pikir kita perlu menjaga hubungan dengan mereka karena kekuatan nuklir mereka," katanya.
Sementara itu, menlu Clinton mengamati bahwa hubungan Amerika dengan Pakistan telah menjadi tantangan untuk waktu yang lama.
Dia mengatakan ada beberapa hal diminta AS pada Pakistan, "Nomor satu, mereka harus berbuat lebih banyak untuk menangani keamanan di dalam negara mereka sendiri" karena "para ekstremis memiliki kecerdikannya sendiri. Mereka bukan hanya melintasi perbatasan, mereka pun mendapatkan petunjuk, pendanaan, dan pejuang, dan mereka kembali melintasi perbatasan."
"Kedua, mereka harus bersedia untuk mengakui bahwa ketika kami menarik diri dari Afghanistan, mereka pun seharusnya memiliki kepentingan untuk mendukung stabilitas Afghanistan".
"Dan mereka harus melepaskan Dr Afridi," tambahnya. (althaf/arrahmah.com)

Hidayat Nurwahid: Tak Ada Alasan Jakarta Kalah dari Kota Besar Lainnya

Jakarta (SI ONLINE) - Tidak kurang dari 1000 warga padati Jalan Petamburan I Kecamatan Tanah Abang menyambut kedatangan calon Gubernur DKI Jakarta, Hidayat Nurwahid, Jumat (22/6/2012) malam.

Setibanya di lokasi, Hidayat langsung disambut warga dengan shalawat dan teriakan takbir. Calon gubernur nomor urut 4 itu pun diajak menuju salah satu rumah warga untuk meresmikan rumah tersebut sebagai posko relawan pemenangan Hidayat+Didik.

Setelah peresmian, ribuan masyarakat yang didominasi kaum ibu tersebut berjalan mengikuti Hidayat menuju Masjid Ar-Rahman. Masyarakat Petamburan mengundang Hidayat untuk mengisi acara Isra Mi'raj yang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Jakarta ke-485 pada hari ini.

Hidayat mengulas makna kemenangan sebagai substansi dari Isra Mi'raj dan sejarah Jakarta.

Mantan ketua MPR yang juga alumni Pesantren Gontor tersebut menyampaikan bahwa Jakarta adalah kota yang memiliki sejarah luar biasa. Nama Jakarta diberikan oleh Falatehan atau Fatahillah, murid Sunan Gunung Jati atau Syarif Hidayatullah.

Hidayat menjelaskan nama Jakarta diambil dari dua kata, yakni Jaya dan Karta. Makna dua kata ini terinspirasi ayat Al Qur'an dalam Surat Al Fath yang berbunyi "Innaa fatahnaa laka fathammubiina".

Artinya, "Sesungguhnya Kami telah memberi kepadamu kemenangan yang nyata".

"Jadi, memang tidak ada alasan bagi Jakarta untuk kalah. Kalah dengan kota besar lain, kalah dengan polemiknya sendiri," jelas Hidayat.

Dalam rangkaian agenda tersebut, Hidayat juga mengunjungi sekretariat pimpinan cabang Muhammadiyah Petamburan yang berada tidak jauh dari Masjid Ar Rahman.

Sebelum mengakhiri agenda silaturrahimnya, Hidayat pun mendapat suntikan semangat dan doa dukungan dari para tokoh Muhammadiyah Petamburan.

Hadir pada saat itu tokoh penasehat Abdurrahim, Hamsar Hamidi, Ahmadi, Noshri serta Edi selaku Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Petamburan. Mereka memberika dukungan untuk kesuksesan langkah Hidayat menuju kepemimpinan DKI Jakarta.

Sumber: hidayatdidik.net

Berkunjung Ke Dubai, Ricardo Kaka Belajar Islam Dan Budaya Arab

Pemain sepakbola asal Brazil, Ricardo Kaka ternyata memiliki ketertarikan terhadap budaya Arab dan Islam. Hal itu terlihat saat ia melakukan kunjungan selama 10 hari di Dubai, akhir tahun lalu.
Seperti yang dilaporkan Al Arabiyya, pemain Real Madrid itu menyatakan niat untuk membaca dan mempelajari lebih lanjut tentang orang Arab dan Muslim dalam 10 hari kunjungannya ke Dubai.
Kaka sengaja mengadakan kunjungan ke Dubai atas undangan dari Departemen Pariwisata dan Niaga Pemasaran (DTCM) dalam upaya kampanye untuk menarik lebih banyak wisatawan di Dubai.
Bersama dengan istri dan adiknya, Digao, Kaka mengunjungi gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa, Palm Jumeirah, Burj Al Arab, dan Jebel Ali Port. Selain menyambangi bangunan-bangunan megah itu, pesepakbola terbaik dunia 2007 itu juga menyempatkan diri mampir ke masjid.
Ketika mengunjungi masjid yang secara khusus dibuat bagi wisatawan yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam, mega bintang usia 29 tahun tersebut dengan khusyuk mendengarkan penjelasan tentang cara hidup kaum Muslim dan bangsa Arab pada umumnya.
Kaka yang bergabung dengan Real Madrid dengan nilai transfer sebesar € 65.000.000 itu  mengaku sangat terkesan dan ingin lebih mendalami penjelasan yang baru didengarnya.
“Dubai adalah kota yang indah dan salah satu yang paling ramah di dunia. Saya sangat beruntung bisa berlibur ke sini. Saya sangat terkesan dengan sambutan yang saya dapatkan dan saya ingin kembali lagi ke Dubai secepatnya,” kata pencetak gol terbanyak Liga Champions 2006-2007 dengan torehan 10 gol itu. [muslimdaily]

*Keterangan gambar:
#1 Ricardo Kaka dan istrinya berpose di depan Pusat Kebudayaan Sheikh Mohammed
#2 Istri Ricardo Kaka pose dengan jilbab

Selasa, 19 Juni 2012

Kapitalisme Biang Kerok Kebobrokan Sistem Pendidikan

Ujian Nasional (UN) tingkat SD hingga SLTA baru saja usai. Tujuan penyelenggaraan UN adalah untuk menilai pencapaian kompetensi kelulusan secara nasional pada kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil Ujian Nasional juga digunakan dalam menentukan kelulusan peserta didik, dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya, dan pembinaan serta pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan itu sendiri.

Pelaksanaan UN banyak menimbulkan pro dan kontra. Pengadopsian UN sendiri lebih terlihat mengikuti pola evaluasi pendidikan ala barat, khususnya Amerika Serikat. Selain itu, UN tidak fair, sebab, nasib siswa hanya diukur melalui ujian selama 4 hari, dengan beberapa mata pelajaran tertentu saja. Akibatnya, mata pelajaran yang tidak masuk Ujian Nasional dianggap tidak begitu penting.

Ujian Nasional pun dinilai menjadi tujuan akhir dari proses pembelajaran. Sehingga segala cara pun dilakukan tanpa mengindahkan kejujuran, moral, dan nilai-nilai luhur demi nilai UN dan ulangan yang tinggi. Padahal seharusnya pembelajaran membuat siswa menguasai pengetahuan dan keahlian sehingga menjadi kompetensi yang melekat dan bisa diaplikasikan dalam kehidupan serta dikembangkan. Hal itu dibarengi dengan pendidikan yang diarahkan untuk merubah pola pikir dan perilaku siswa dan membentuknya ke arah yang lebih baik. Sayangnya kurikulum yang ada belum, bahkan tidak mengarah ke sana. Kurikulum yang ada lebih menekankan pada transfer pengetahuan. Tidak ada misi membentuk moral, karakter, apalagi kepribadian siswa.

Rendahnya kualitas pendidikan itu juga diindikasikan oleh hasil laporan UNDP. Menurut laporan UNDP tahun 2011, peringkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) atau Human Development Index (HDI) Indonesia turun dari peringkat ke-108 pada 2010 menjadi peringkat ke-124 pada tahun 2011.

Semua problem itu bermuara pada diterapkannya kapitalisme. Kapitalisme berlandaskan akidah sekularisme yang memisahkan agama dari kehidupan. Akibatnya pelajaran agama dan moral yang diajarkan di sekolah sekedar sebagai ilmu, bukan untuk dipedomani dan dijadikan panduan. Pendidikan dalam sistem kapitalisme tidak ditujukan membentuk kepribadian. Pendidikan justru dijadikan penopang mesin kapitalisme dan diarahkan untuk menyediakan tenaga kerja yang memiliki pengetahuan dan keahlian. Akibatnya kurikulum disusun lebih menekankan pada pengetahuan dan keahlian tapi kosong dari nilai-nilai agama dan moral.

Karena itu harus dilakukan reorientasi dan penataan kembali pendidikan mulai dari filosofi, tujuan dan kurikulum, sampai ke manajemen pendidikan, metode pembelajaran, substansi pengajaran, pendanaan pendidikan, dan sebagainya. Pendidikan haruslah dibebaskan dari kapitalisme.

Dalam Islam, negara (Khalifah) bertanggung jawab penuh dalam memelihara urusan rakyatnya. Rasulullah SAW. bersabda: “Imam (Khalifah/kepala negara) adalah pengurus rakyat dan ia akan dimintai pertanggung jawabannya atas rakyat yang diurusnya.” (HR.Bukhari dan Muslim). Maka pendidikan pun harus diatur sepenuhnya oleh negara berdasarkan akidah Islam. Pendidikan harus ditujukan untuk membentuk kepribadian Islam dan membekali peserta didik dengan pengetahuan dan keahlian yang dibutuhkan dalam kehidupan.

Islam juga menyediakan pendidikan bermutu untuk semua rakyat sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang wajib disediakan oleh negara dengan gratis. Sumber dana untuk semua itu adalah dari pemasukan harta milik negara dan hasil pengelolaan harta milik umum, seperti tambang mineral, migas, hutan, laut, dan sebagainya.

Karena itu, sudah saatnya kita mencampakkan kapitalisme dan menerapkan Syari’ah Islam secara total. Karena dengan cara itulah pendidikan bermutu dapat dirasakan oleh seluruh rakyat tanpa terkecuali baik kaya atau miskin, muslim atau non muslim.
Wallahu a’lam bi ash-shawab.

Riani Amanatillah

Siswi SMA Negeri 4 Bandung

Harus Ditiru Indonesia, Pemerintah Saudi Tangkap Aktivis Liberal


Eramuslim.com | Media Islam Rujukan, Pemerintah Saudi telah menangkap seorang aktivis setempat yang telah membentuk jaringan liberal, seorang aktivis hak asasi manusia menyatakan kepada AFP, Senin kemarin (18/6).

"Raef Badawi ditangkap pada hari Minggu di (kota Laut Merah) Jeddah untuk alasan yang tidak diketahui," kata seorang aktivis HAM Saudi yang tidak mau disebutkan namanya.

Forum Teluk untuk Masyarakat Sipil (GFCS), sebuah organisasi aktivis liberal di Teluk, mengatakan dalam sebuah pernyataan Minggu malam lalu bahwa mereka telah mengkonfirmasi penangkapan Badawi dengan menghubungi Ansaf istrinya.

Badawi dituduh melakukan tindakan "ketidaktaatan kepada orang tua" dan menyiapkan jaringan liberal, kata pernyataan itu yang ditandatangani oleh Sekjen GFCS Anwar al-Rasheed.

Badawi, seorang warga negara Saudi, adalah salah seorang pencipta jaringan liberal dengan aktivis HAM perempuan Suad al-Shammari beserta aktivis lainnya.

Jaringan ini telah mengumumkan tanggal 7 Mei sebagai "hari liberalisme" di kerajaan ultra-konservatif Saudi, menyerukan diakhirinya pengaruh agama terhadap kehidupan publik di Arab Saudi.

Sebuah konferensi liberal akan diselenggarakan di Jeddah namun berhasil dibatalkan setelah penyelenggara mengatakan mereka mendapat "saran" oleh pihak berwenang untuk tidak melakukannya.(fq/afp)

FUI Serukan Umat Islam Galang Bantuan untuk Muslim Suriah

JAKARTA (voa-islam.com) - Perkembangan semakin buruk dari pergolakan yang terjadi di Suriah selama 15 bulan terakhir. Ribuan umat Islam terbunuh, ratusan muslimat diperkosa, ratusan ribu dipenjara dan jutaan mengungsi baik ke tempat lain yang lebih aman di Suriah maupun ke luar negeri. Dunia seolah diam atas pembantaian kejam yang dilakukan oleh rezim sosialis Ba’ats pimpinan Presiden Bashar Al Assad kepada rakyat sipil Muslim di berbagai kota di Suriah.
Ahad (17/6/2012), Hilal Ahmar Indonesia bersama Forum Umat Islam (FUI) menyelenggarakan konferensi pers di Aula Masjid Al Furqon, Kantor Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jl. Kramat Raya no. 45, Jakarta Pusat.
Dalam pernyataan persnya FUI mengutuk pembantaian, penindasan, dan penyiksaan  yang dilakukan oleh pemerintahan partai sosialis Ba’ats terhadap rakyat kaum muslimin di Suriah sebagai tindakan zalim yang harus segera dihentikan.
FUI menuntut Presiden Bashar Assad mengundurkan diri dari jabatannya, menyerahkan jabatannya kepada umat Islam yang lebih berhak atas pemerintahan Suriah. Bashar Assad pun harus segera bertaubat dari berbagai tindakan zalim dan sadisnya serta bertaubat dari tindakan murtadnya yang mengakui dirinya sebagai tuhan, di mana pasukan-pasukannya menuliskan di dinding-dinding masjid kalimat “Lailaha illa Bashar” yang menggantikan kalimat tauhid “Laa ilaha illallah”.  
Allah SWT berfirman: 
وَإِنِ اسْتَنْصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلَّا عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ مِيثَاقٌ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
…Jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, Maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang Telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. dan Allah Maha melihat apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Anfal 72).
Tak lupa, FUI juga menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk membacakan qunut nazilah untuk kejatuhan dari rezim Basyar Assad yang zalim dan bagi keselamatan umat Islam Suriah.
Demikian pernyataan pers tersebut yang ditandatangani Sekretaris Jenderal FUI, KH. Muhammad Al Khaththath tertanggal 27 Rajab 1433H/17 Juni 2012. [Ahmed Widad]

Indonesia Peduli Suriah: Laknat Kebiadaban Tentara Bashar Al-Asad

Jakarta (VoA-Islam) – Hilal Ahmar Society Indonesia, sebuah NGO kemanusiaan yang peduli dengan tragedi berdarah di Suriah terus mengap-date kabar terkini. Dalam buletinnya, Hilal Ahmar memberitakan apa yang sesungguhnya terjadi di sana.
Dalam silaturahim dengan beberapa elemen umat Islam di Indonesia, Sabtu dan Ahad (16-17 Juni 2012) lalu, seperti Forum Umat Islam (FUI), Ar Rahman Qur’an Learning (AQL) dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), aktivis kemanusiaan untuk Suriah (Syrian Society for Humanitarian Relief and Development),  Syaikh Ghiyats Abdul Baqi, banyak menjelaskan perihal kekejaman tentara Bashar Al-Asad dalam menyerang warga sipil tak bersenjata.
Syaikh Ghiyats yang didampingi sejumlah aktivis kemanusiaan Hilal Ahmar Society, diterima baik oleh Sekjen FUI KH. Muhammad Al Khaththath, Ketua AQL Ustadz Bachtiar Nasir, LC, dan Ketua Umum DDII Ustadz Syuhada Bahri di sekretariatnya masing-masing. Ketiga ormas itu menyatakan akan menggalang dana kemanusian bagi  Muslim Suriah yang saat ini tengah menderita.
Di hadapan jemaah, Syaikh Ghiyats Abdul Baqi, menyampaikan, tentara Bashar Al- Asad tak hanya membunuhi orang-orang dewasa, tetapi juga membunuh orang tua, anak-anak dan wanita. Lebih sadis lagi, kaum muslimah Suriah diperkosa terlebih dulu. Setelah disiksa dan dibunuh, jasad mereka dibakar agar tak dikenali jasadnya.
“Para muslimah Ahsunnah ditangkap, dipenjara kemudian diperkosa lalu dibunuh. Tidak puas sampai di saitu, mereka juga dibakar dan dibuang dipinggir-pinggir jalan hingga tidak dapat dikenali,” ungkap Syakh Ghuiyats dengan nada geram hingga meneteskan air mata.
Selain pembunuhan, kekejaman tentara rezim Bashar Al-Asad juga memaksa para tawanan dan tahanan dari kaum muslimin untuk menyebut dan mengakui bahwa Bashar Al Asad adalah satu-satunya sesembahan (tuhan). Jika mereka menolak,   penyiksaan keji dilakukan tentara Bashar Al-Asad.
Kondisi ini semakin parah, karena saat ini rakyat Suriah tidak memiliki dukungan, baik militer maupun medis dari negara manapun. Bahkan Iran, Hizbullah Syi’ah Libanon, Iraq, Rusia, dan China mendukung tindakan Bashar Al-Asad.
Syaikh Ghiyats juga menyampaikan, sejak 15 Maret 2011 hingga 15 Februari 2012, jumlah orang yang dibunuh oleh rezim Bashar Al Asad lebih dari 10.000 orang, diantaranya 600 perempuan, 430 anak-anak dan yang terluka mencapi 5.000-an. Mereka yang dipenjara lebih dari 100.000, sedangkan yang mengungsi ke Lebanon, Turki, Jordan, Arab Saudi, dan lainnya lebih dari 530.000.
Sementara itu, lebih dari 300 kabupaten, kecamatan, dan desa diserang oleh Bashar Al Asad dengan tank-tank, roket-roket, dan bom-bom. Puluhan masjid dan kaum muslimin yang sedang shalat di dalamnya diserang. Yang masih hidup, ada yang dipenjara, dibantai dan sebagian lagi melarikan diri.

Kekejaman Tentara Suriah
Kekejaman tentara Suriah pendukung Bashar Al Asad tidak kalah sadis dengan Fir’aun dan bala tentaranya. Baru-baru ini, sebuah video yang diduga kuat merupakan aksi kekejaman tentara Suriah diunggah di Youtube. Dalam video berdurasi semenit itu, tampak seorang pria dengan mata tertutup kain hitam sedang dikubur hidup-hidup.
Video itu diberitakan laman Inggris Daily Mail, belum lama ini. Tampak sekumpulan orang yang diduga tentara Suriah pimpinanBashar Al Asad mengubur hidup-hidup seorang informan media. Pria malang tersebut ternyata seorang informan kantor berita Al-Jazeera dan Al Arabiya yang sering merekam kekejaman tentara Asad. Tentara menemukan identitas pria yang berasal dari Al-Qussair dan kamera yang digunakan untuk merekam.
Video ini telah dilihat lebih dari 250.000 orang dari seluruh dunia. Kebanyakan komentarmenyerukan agar PBB bertindak tegas. Seperti diketahui, kekerasan dan kebidaban tentara Suriah telah berlangsung hampir sejak 2011, tetapi belum ada tindakan komunitas internasional mengani hal ini. Menurut laporan PBB, jumlah korban tewas telah lebih dari 8.000 orang, ratusan diantaranya anak-anak.
Kekejaman lain yang dipertontonkan tentara Bashar Al-Asad adalah ketika menembakan gas air mata dan peluru ke arah ribuan pengunjuk rasa yang tumpah keluar dari masjid setelah shalat Jumat (20/4/2012). Tentara Suriah juga membunuh warga sipil di provinsi Hama, meski ada gencatan senjata yang didukung PBB.
Lebih kejam lagi, tentara Bashar Al Asad juga menembaki Kamp Pengungsi Suriah di Perbatasan Turki. Beberapa stasiun televisi melaporkan bahwa pasukan telah menambaki warga Suriah yang mencoba untuk menyebrangi tanah tak bertuan di perbatasan untuk mencari perlindungan di Turki dari kekerasan di negeri mereka.
“Ini adalah pelanggaran yang sangat jelas tentang perbatasan. Kami akan mengambil tindakan yang diperlukan,”kata Perdana Menteri Recep Tayyip Erdogan mengutip kantor berita Anatolia Turki, terkait insiden penembakan di perbatasan Turki.

Ladang Pembantaian di Rumah Sakit
Yang lebih memilukan lagi adalah saat Stasiun Televisi Channel 4 News memberitakan tentang penyiksaan yang dilakukan terhadap kaum Muslimin Suriah saat berada di rumah sakit.
Salah seorang pekerja di rumah sakit tersebut secara sembunyi-sembunyi merekam penyiksaan tersebut dan mengirimkannya kepada stasiun televisi yang berpusat di Inggris tersebut. Berita ini juga dimuat dalam situs berita al-Arabiya 5 Maret 2012.
Video tersebut menampilkan seorang pasien yang sedang terluka ditutup matanya dan dibelenggu di atas tempat tidurnya dengan luka di sekujur tubuhnya. Beberapa alat penyiksaan seperti cambuk karet dan kabel listrik terlihat berada di atas meja di dalam salah satu ruangan rumah sakit tersebut.
Menurut aktivis HAM Suriah, Pemerintah Suriah memerintah agar para korban yang terluka dalam pembantaian di Homs di bawa ke rumah sakit militer, dan menyiksa mereka hingga meninggal di sana.
Karyawan rumah sakit yang merekam kejadian tersebut menyatakan bahwa ia telah berulang kali mencoba untuk menghentikan perbuatan biadab tersebut, namun ia justru dicap sebagai ‘pengkhianat’.
“Saya melihat beberapa korban disiksa dengan disetrum, dicambuk, dipukul dengan tongkat, dan kakinya dipatahkan. Mereka memelintir kaki para korban sampai kaki mereka patah,” cerita serang karyawan kepada salah seorang kameramen asal Perancis yang mengambil resiko atas nyawanya untuk meliput pembantaian  di Suriah.
Selain itu, mereka melakukan operasi tanpa anestesi. Saksi mata menyaksikan mereka membenturkan kepala para korban ke tembok, membelenggu korban di atas kasur dan menahan mereka dari minum. Beberapa, bahkan, ada yang kemaluannya diikat agar tidak bisa buang air kecil.
Penyiksaan tersebut dilakukan oleh ahli bedah dan staf medis lainnya, termasuk perawat laki-laki. Saksi juga mendengar para pasien berteriak saat mereka ditendang dan dipukul di ruang ambulans, ruang X-Ray, bahkan di dalam ruangan ICU.
Berita semakin menguatkan laporan dari sebuah komisi independen Internasional adalah ketika menyatakan bahwa pasukan keamanan Suriah telah melakukan tindakan kejahatan kemanusiaan atas rakyat sipil meliputi: pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan dan penahanan. Desastian

Dikepung oleh mujahidin selama 5 hari, pasukan salibis ISAF meninggalkan wilayah Urgundab

(Arrahmah.com) – Aliansi pasukan salibis ISAF dan tentara boneka ANA dikerahkan dalam jumlah besar untuk menguasai wilayah Dadsaeghez, distrik Urgundab propinsi Zabul. Wilayah itu telah dikuasai oleh kembali oleh mujahidin Imarah Islam Afghanistan sejak beberapa bulan terakhir.
Untuk mematikan strategi musuh, mujahidin Imarah Islam Afghanistan melakukan pengepungan dan serangan gencar terhadap posisi pasukan aliansi tentara salibis ISAF dan tentara boneka ANA di wilayah itu. Setelah dilakukan pengepungan ketat selama 5 hari, aliansi pasukan salibis ISAF dan pasukan boneka ANA dipaksa untuk menarik mundur pasukannya dan meninggalkan posisi strategis mereka.
Juru bicara media Imarah Islam Afghanistan, Qari Muhammad Yusuf melaporkan pada Senin (18/6/2012) bahwa serangan gencar mujahidin menyebbakan kerugian besar di pihak musuh. Selama lima hari serangan dan pengepungan, sedikitnya 7 tank militer dan sebuah mobil Rangers musuh berhasil dihancurkan oleh mujahidin. Jumlah korban tewas dan luka di pihak musuh belum bisa dipastikan sampai saat berita ini ditulis.
(muhib almajdi/arrahmah.com)

King Abdullah bin Abdul Aziz dirawat di ruang ICU

RIYADH (Arrahmah.com) - Raja Arab Saudi King Abdullah bin Abdul Aziz dilaporkan  telah dirawat dalam perawatan intesif di ruang ICU, berdasarkan laporan media-media pada hari Senin (18/6/2012).
King Abdullah bin Abdul Aziz mengakui telah masuk ke rumah sakit untuk tes medis setelah mengeluhkan sakit punggung.
"Dokter telah menasehati raja 86 tahun ini, yang secara luas berada dalam kesehatan yang buruk, untuk istirahat lebih lagi karena slipped disc," lapor Saudi Press Agency (SPA) pada hari Jum'at (15/6).
"Raja lebih merasa sakit pada punggungya, sehingga tes lebih lanjut dilakukan di rumah sakit spesialis King Faisal di Riyadh," tambah SPA.
"Nampaknya ia mengalami pembekuan darah selain Slipped-disc nya, yang menekan saraf sehingga tim medis menasehatinya untuk beristirahat dan memantau situasi."
Pada hari Sabtu (17/6), pangeran Saudi Nayef Abdul Aziz, saudara tiri King Abdullah diumumkan telah meninggal dunia, yang kabarnya digantikan oleh adik Nayef, Pangeran Salman, yang kini menjabat sebagai menteri Pertahanan Saudi. (siraaj/arrahmah.com)

Rabu, 13 Juni 2012

Ironis! Muslim Mentawai Masih Suka Makan Babi (Bag-4)

MENTAWAI (VoA-Islam) - Muslim di Mentawai, 60% nya adalah muallaf. Tapi karena jarangnya pengajian dan dakwah kepada mereka, menyebabkan mereka belum bisa menghilangkan budaya lamanya, yakni makan daging babi di setiap acara-acara yang diadakan saat makan bersama, seperti: anak lahir dan pernikahan. Ironisnya lagi, ada kepala desa yang muslim, tapi masih suka makan daging babi di acara tersebut. Alasannya, hendak, menghormati yang mengadakan acara.
Ketika bersilaturahim dengan Kepala Sekolah dan Guru SD di Dusun Pei-pei, ada kisah menarik: seorang anak kelas 4 SD bernama Beni, sudah masuk Islam. Sejak menjadi muslim, anak ini menunjukkan perubahan, diantaranya: lebih senang ke masjid untuk shalat. Jika ada acara keluarga, yang ada pesta makan babinya, Beni lebih senang menyendiri. Ia tidak mau makan babi setelah ber-Islam.
Melihat perilaku anaknya yang demikian, orang tua Beni (yang juga muallaf) ingin agar anaknya tidak tinggal di rumah, bahkan menghendaki buah hatinya itu masuk pesantren di luar Mentawai. Kenapa demikian? “Karena, kalau masih di Mentawai, khawatir bisa terpengaruh oleh kebiasaan orang-orang Mentawai, seperti: makan babi, menenggak minuman keras, perdukunan dan lain-lain.
Beberapa bulan lalu, Ibu Camat setempat sempat berjanji untuk memasukkan Beni ke pesantren di luar Mentawai. Namun, karena pindah tugas, Beni tidak jadi masuk pesantren seperti yang dijanjikan. Masih ada waktu, hingga pertengahan Juli, saat memasuki tahun ajaran baru, untuk membawa Beni ke luar Mentawai untuk belajar ilmu agama.
Menurut jamaah masjid di dusun itu, memang untuk merubah kebiasaan atau perilaku orang-orang Mentawai itu sulit. Mengingat budaya itu sudah mendarah daging, bertahun-tahun. Untuk itu perlu meng-hijrahkan orang Mentawai selama 10-20 tahun keluar Mentawai, untuk diberi pendidikan dan ilmu. Setelah itu baru dikembalikan ke kampung halamannya untuk mengabdi.
Menuju Desa Taileleu
Perjalanan dakwah berlanjut menembus hutan belantara selama 1,5 jam, menuju Desa Taileleu. Medan yang dilalui cukup berat, semak belukar di sisi kanan dan kiri dengan jembatan yang berlubang serta licin, becek, menyebabkan ban motor selip.
Untuk menuju Desa Taileleu, harus menyebrangi sungai dengan rakit. Biaya menyeberang Rp. 10.000 per orang, sedangkan untuk motor dikenai Rp. 15.000. Lama menyebrang hanya 10-15 menit. Rakit pun tidak selalu tersedia. Jika sampai tidak ada rakit, maka kita harus berusaha meminta pertolongan warga yang lewat menggunakan perahu untuk memanggilkan rakit. Tapi kalai tidak ada warga yang lewat, maka terus berusaha dengan memanggil-manggil atau bersuara keras sampai rakit datang. Diperlukan waktu setangah jam untuk memanggil rakit.
Singkat cerita, tibalah di Desa Taileleu. Tak berbeda dengan Desa Sarausau, di desa ini juga tidak ada signal. Desa ini terdiri dari 235 KK dengan 61 KK saja yang Muslim. Ada tiga gereja di desa ini, berikut TK Kristen Terpadu “Filadelphia”. Di desa ini pula para misionaris sering berkunjung, mulai dari mahasiswa sampai pastor atau pendeta. Secara berbarengan, para misionaris itu kerap menggelar acara, ketika umat Islam menggelar tabligh akbar atau pengajian.
Satu-satunya masjid yang ada di Desa Taileleu adalah Masjid “Maznah Al-Muthoiri”, dibangun sejak 1992, dan sudah tiga kali renovasi akibat gemba. Alhamdulillah, sudah ada TK Islam “Bakti 47” di bawah Yayasan Pendidikan Bakti Wanita Islam Sumbar.
Muslim yang Hampir Terusir
Ada satu peristiwa yang baru saja terjadi sekitar awal Mei 2012, yaitu ada permintaan para pemuda desa Taileleu untuk mengusir bapak Ujang dan keluarga, karena menolak memberi sumbangan untuk perayaan hari Paskah.
Peristiwa ini bermula, ketika panitia paskah datang ke rumah Pak Ujang, tapi keluarga itu menolak memberi sumbangan. Selang beberapa hari, panitia Paskah itu datang lagi untuk hal yang sama.
Menurut Pak Ujang, kami Muslim tidak boleh memberikan sumbangan untuk perayaan agama lain. Kecuali untuk acara warga lainnya, Pak Ujang siap memberi sumbangan. Hal ini kemudian diadukan ke aparat desa setempat. Warga menginginkan Pak Ujang dan keluarga diusir dari desa Taileleu.
Setelah musyawarah, akhirnya disetujui, bahwa iuran warga untuk acara keagamaan hanya ditarik kepada warga yang agamanya yang sesuai dengan perayaan acara tersebut. Sedangkan warga yang tidak memperingati perayaan, tidak boleh atau tidak dikenai untuk memberi sumbangan. Akhirnya, ini menjadi keputusan warga bersama. Tentu saja, ini sangat menggemberikan umat Islam di sana, yang selama ini takut untuk menyatakan keimanannya dalam bentuk sikap nyata. Terlebih umat Islam di desa ini terbilang minoritas.
Perjalanan dakwah Ustadz Aldi ke Mentawai bukanlah yang terakhir. Masih banyak segudang rencana, agenda dakwah dan cita-cita yang ingin diwujudkan untuk memenuhi janji saudara-saudara muslim di sana. Ia kembali teringat pesan warga muslim di sejumlah desa dan dusun di Mentawai, yang mengantarnya pulang menuju Jakarta, mulai dari kaum bapak, ibu-ibu, remaja, hingga anak-anak.
“Tolong kembali ke sini, ajari kami dengan ilmu agama. Satu bulan atau bahkan satu tahun atau menetap sekalian, kami akan senang hati menerimanya.
Masih segar dalam ingatan, ketika orang-orang Mentawai berharap sangat: “Tolong, jangan berhenti datang ke sini, tolong ajak ustad-ustad yang lain, jangan pernah kosong ustad di tempat kami. Jika yang satu pergi, tolong ganti dengan ustad yang lain.”
Haru biru dan air mata pun menetes, saat saudara-saudara Muslim di Mentawai berkata, “Tolong bawa ustad-ustad yang selama ini kami bisa lihat di media-media. Tapi, maaf, kami tidak bisa memberi “sangu” jika ustad kembali. Tolong rindukan kami di dalam agenda dakwah para ustad kalian. Para ustad di Jawa itu sudah sangat banyak. Jangan lupakan dakwahi dan silaturahimi kami di sini.”
Di hari terakhir, Ustad Aldi menyempatkan diri untuk berziarah ke makam pelaku dakwah yang sudah merambah Mentawai sejak tahun 1980-an. Beliau adalah Ustadz. H. Muhammad Sidik.
Di desa Matotonan, Aldi kembali terharu ketika ia berjumpa dengan seorang aktivis dakwah yang berprofesi sebagai petani. Di desa itu, ada seorang pendeta bersama keluarganya yang telah mengucapkan kalimah syahadat (masuk Islam).  Termasuk kepala suku asli Mentawai yang berhasil di-Islamkan. (Desas/Aldi)

Pidato di Bali, Boediono Minta Waspadai Narko-Terorisme

Nusa Dua (SI ONLINE) - Rupanya fitnah narko-terorisme bakal terus digencarkan. Setelah istilah itu dikenalkan Kepala BNPT Ansyaad Mbai dan Kelahar BNN Gories Mere, kini Wakil Presiden Boediono juga mengkampanyekan hal yang sama.

Berpidato di forum International Drug Enforcement Conference (IDEC) XXIX di Nusa Dua, Boediono mengingatkan masyarakat dunia untuk mewaspadai berkembangnya kerja sama antara kartel dan sindikat narkotika dengan kelompok teroris.

"Suatu gejala yang lebih memprihatinkan dan kita semua benar-benar perlu mewaspadai adalah berkembangnya kerjasama kartel dan kelompok teroris," katanya saat membuka "International Drug Enforcement Conference" (IDEC) XXIX di Nusa Dua, seperti dirilis kantor berita ANTARA, Selasa (12/6/2012).

Dalam acara yang dihadiri Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin, Gubernur Bali I Made Mangku Pastika, Kepala Badan Narkotika Nasional Goris Mere serta 305 peserta dari 75 negara itu Wakil Presiden menyebutkan bahwa Indonesia berhasil melakukan beberapa operasi pemberantasan.

Ia mencontohkan, operasi gabungan beberapa negara yang melibatkan Indonesia, China, Amerika Serikat, dan Hongkong pada 25 Mei 2012 berhasil menyita satu kontainer berisi 1,5 juta butir ekstasi yang dibawa dari China ke Jakarta. "Dan bersamaan dengan itu tertangkap 10 orang anggota jaringan sindikat," katanya.

Wakil Presiden memastikan upaya pemberantasan kejahatan terkait narkotika akan terus ditingkatkan karena para produsen, distributor dan penggunanya selalu mencari alternatif baru untuk memproduksi dan mendistribusikan substansi analog narkotika dan zat psikoaktif baru.

Boediono juga mengingatkan bahwa kejahatan narkotika dilakukan melalui 'organisasi transnasional' yang merambah seluruh belahan dunia dan melibatkan banyak orang.

"Oleh karena itu kerja sama lintas negara menjadi kata kunci dalam menghadapi berbagai bentuk kejahatan narkotika ini. Tidak ada satu negara pun, sendirian, dapat menangani masalah ini," tegasnya.

Menurut estimasi United Nations Office On Drugs and Crime (UNODC), tahun 2009 sebanyak 149 juta hingga 272 juta orang atau sekitar 3,3 hingga 6,1 persen penduduk dunia yang berusia antara 16 sampai 64 tahun menggunakan narkotika paling sedikit sekali dalam setahun.

"Jumlah itu nampaknya terus bertambah dan melalui forum ini saya ingin menekankan bahwa Indonesia bertekat bulat untuk memberantas kejahatan yang mengancam kehidupan manusia ini dan berkomitmen penuh untuk bekerjasama dengan negara-negara lain untuk memberantasnya," demikian kata Boediono.
Red: shodiq ramadhan

Senin, 11 Juni 2012

Menghancurkan Umat Muslim Dengan Tuduhan Tidak Toleran

Setiap hari Muslim otak dan pikirannya dihancurkan dengan  tuduhan sebagai golongan yang tidak toleran. Otak dan pikiran Muslim dicuci. Muslim di Indonesia selalu dituduh eksklusif, ekstrimis, militan, fundamentalis, dan anti pluralisme.
Sebuah agama baru yang sekarang dibangun di Indonesia oleh berbagi kalangan, yang tujuannya ingin  melumpuhkan Muslim, dan tidak lagi memiliki “sajaah” dan “ghirah”. Sekarang, banyak kalangan Muslim, yang kemudian memiliki rasa takut, dan  tidak berani menyatakan identitasnya sebagai Muslim.
Padahal,  membandingkan Muslim  dengan umat lainnya, yang minoritas, memiliki memiliki hak-hak sama, seperti Muslim. Tidak ada yang dibeda-bedakan. Bahkan, mereka kalangan minoritas di Indonesia, berperan dan memiliki peranan yang lebih penting dan besar dibandingkan dengan Muslim. Tetapi, mereka kaum minoritas di Indonesia, masih menuduh  Muslim tidak toleran.
Belakangan mereka bukan hanya menuduh Muslim tidak toleran, tetapi mereka sudah  berani melaporkan Indonesia, yang dituduh melakukan  pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia kepada Komisi HAM PBB.
Di Indonesia berdasarkan undang-undang, ada 6  agama yang diakui pemerintah, yaitu Islam, Kristen,Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu. Mereka tidak ada yang dibatasi dalam menjalankan kehidupan keagamaan yang mereka yakini.
Pemerintah Indonesia menentapkan hari libur nasional, saat berlangsungnya perayaan agama-agama yang ada di Indonesia.  Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu, diberikan hari libur nasional. Tidak ada  yang dibatasi.
Bandingkan dengan negara Barat yang selama ini mengklaim menjunjung tinggi HAM, bagaimana perlakuan mereka terhadap minoritas Muslim?
Di Perancis negeri yang jumlah Muslimnya hampir mencapai 10 persen dari jumlah penduduknya yang berjumlah 80 jutajiwa. Apakah ada hari libur nasionaldi Perancis saat Idul Fitri?
Di Perancis rasialisme dan diskriminasi, berlangsung sangat keras. Perempuan tidak boleh menggunakan jilbab dan niqab (cadar). Muslim di Perancis tidak boleh membangun menara masjid. Aktifitas mereka dibatasi dengan sangat ketat. Pendidikan,ekonomi,sosial, dankebudayaan. Masyarakat Muslim dipandang sebagai ancaman, dan mereka terus mendapatkan diskriminasi.
Di Belanda, Muslim dikeja-kejar oleh Geerd Wilders seperti binatang, dan menyerukan pengusiran bagi warga Muslim, yang ada di negeri itu. Partai  Kebebasan yang merupakan sayap kanan, dipimpin Geerds Wilder, menyerukan pengusiran Muslim dari daratan Eropa, tanpa henti. Sehingga, sekarang agenda anti imigran, dan anti Muslim, menjadi agenda utama sayap kanan di Eroppa.
Bayangkan Breivik, yang melakukan pembantaian massal di Swedia, dan sebagian yang menjadi korban pemuda-pemuda Muslim, yang ikut  berkemah bersama dengan pemuda-pemuda lainnya. Breivik yang sangat ultra nasional, memandang imigran dan Muslim menjadi ancaman.
Bandingkan dengan Barat dan Eropa yang sudah menjajah ratusan tahun dunia Islam, dan merampok kekayaan negeri-negeri Muslim, dan terus membunuhi penduduk Muslim, sampai hari  ini tidak ada yang menuduh mereka sebagai tidak toleran.
Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun, membunuhi rakyatnya, merampok kekayaan alamnya, menanamkan kekafiran, dan berlangsung sampai sekarang. Tetapi, adakah yang mengatakan Belanda tidak toleran.
Perancis dan Itali menjajah negara-negara Afrika Utara, betapa dengan sangat biadabnya, membunuhi rakyat dikawasan itu, merampas kekayaan alamnya sampai hari ini. Mereka  bukan hanya memperbudak penduduk, merampas kekayaan alam, tetapi memaksa penduduknya  menerima kekafiran  dan kemusyrikan. Rakyat dipaksa memeluk agama Katolik.  Di mana toleransi mereka itu?
Bagaimana pemimpin agama Katolik di benua Eropa, membersihkan umat Islam dari daratan Eropa? Umat Islam ditangkap hidup-hidup oleh para penguasa Katolik dan Kristen, kemudian mereka dihukum mati, dibakar,  dan dipotong dengan golloutine, yang sangat menyeramkan. Masjid-masjid dihancurkan. Sebagian djadikan gereja dan tempat maksiat.
Kisah yang  paling menyeramkan, bagaimana ketika Romawi, berhasil menguasai Yerusalem, di mana berlangsung pembantaian besar-besaran terhadap penduduknya. Sampai digambarkan darah menggenang diatas matakaki. Karena begitu banyak  pembantaian yang dilakukan oleh pasukan Romawi. Sangat berbeda dengan Umar bin Khattab, ketika  memasuki Yeruselam, berlangsung dengan damai, tidak ada kekejaman di kota itu.
Apakah di Amerika Serikat, kaum Muslimin diberikan hak sama, seperti mayoritas Krsiten di negeri itu? Tidak ada hari libur nasional bagi wargaMuslim, saat mereka akan merayakan hari libur. Tidak ada hari libu saat umat Islam, merayakan Idul Fitri. Muslim di Amerika harus mengambil cuti saat mereka harus libur.
Di Amerika Serikat, yang “menuhankan” kebebasan, tetapi tidak memberikan kebebasan  kepada Muslim. Muslim  di Amerika sebagai  minoritas tetap saja dibatasi hak-hak mereka. Apalagi, sesudah perisitwa  11 September. Kehidupan Muslim di Amerika dibawah pengawasan pemerintah secara ketat. Bahkan, telpon yang mereka gunakan selalu disadap. Masjid-masjid di awasi dengan sangat ketat  aktifitasnya mereka.
Di Bali, saat golongan  Hindu, merayakan hari raya Nyepi, tanpa kecuali, umat Islam, dilarang melakukan aktifitas apapun, dan melarang rumah-rumah Muslim,menyalakan lampu, dan melakukan aktifitas apapun.
Di Bali, warga Muslim, tidak boleh menggunakan pengeras suara, sebagai panggilan shalat. Begitulah golongan Hindu Bali, membatasi umat Islam  di Bali. Adakah yang mengatakan golongan Hindu tidak toleran?
Adakah golongan Hindu di pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, yang harus dipaksa mengikuti upacara hari-hari besar Muslim? Mereka bebas sebebasnya melakukan apa saja yang mereka ingin.Tidak ada yang dibatasi.
Di Cina Muslim Uighur, ditembaki saat mereka melangsungkan shalat,  dan sekolah al-Qur’an dihancurkan oleh pasukan pemerintah. Mereka melarang aktitifitas warga Muslim, yang melaksakanan  perintah agamanya.
Di Indonesia, orang-orang China bebas-sebebasnya melakukan kegiatan apa saja. Mereka menguasai seluruh sektor ekonomi,tidak  ada yang mempersoalkannya. Hari raya Konghucu, mereka menyelenggarakan upara keagamaan dengan Barongsai. Tak ada yang melarang. Apakah masih kurang toleran Muslim di Indonesia?
Memang, sejak zamannya Menteri Agama Mukthi Ali,  sejumlah dosen IAIN, dikirim ke Barat, ke Chicago, Canada, Australia, dan Inggris, serta Belanda, dan kini mereka menjadi agen kaum kafir dan musyrik, dan melakukan tuduhan terhadap Muslim sebagai golongan yang tidak toleran dan ekslusif. Mereka inilah yang getol bersama dengan kafir-musyrik, mengkampanyekan Muslim itu, sebagai tidak toleran.
Maka, tak heran sesudah puluhan tahun, usaha-usaha melumpuhkan aqidah dan keyakinan Muslim, sekarang muncul generasi “be bek”, yang hanya menjadi pengikut, dan tidak berani lagi menegakkan Islam, sebagai sistem kehidupan.
Sebuah peristiwa yang sangat dramatis dalam  sejarah, di mana di awal kemerdekaan, saat menyusun UUD (undang-undang dasar), sebagai konstitusi, golongan Islam ingin memasukkan “tujuh kata” (kewajiban  menjalankan syariah Islam bagi pemeluk-pemeluknya), tetapi kata-kata itu ditolak oleh golongan  Kristen, yang diwakili AA.Maramis, dan bahkan mengancam akan memisahkan diri dari Republik. Itulah tabiat orang kafir-musyrik. Padahal, kewajiban menjalankan syariah Islam itu, tidak diperuntukkan bagi mereka.
Mengapa Muslim takut dengan tuduhan tidak toleran oleh kafir-musyrik, dan tidak berani  menegakkan agama Allah, yang merupakan satu-satunya kebenaran yang mulia? Wallahu’alam.
Promosikan produk anda

Wahai Kaum Pemuda/i Hedonis ! Segera Tobatlah...


Wahai Kaum Pemuda/i Hedonis ! Segera Tobatlah...
Syeikh Aidh Al Qarny
Eramuslim.com | Media Islam Rujukan,
Bagaimana mungkin seorang pemuda yang tidak pernah melakukan sholat dan tidak pernah menghadiri majelis ilmu dan ceramah keislaman akan memperoleh petunjuk? Mereka enggan menyentuh setiap yang berbau dakwah . Padahal sarana sarana meraih hidayah dalam Islam terdapat di  Masjid-masjid , para ulama, juru dakwah, podium, Al Quran, cd Islami, dzikir dan doa.

Bahkan kita dapati warung kopi, kafe kafe, tempat tempat permainan, trotoar trotoar jalanan, klub klub, dipenuhi para pemuda pemudi. Mereka sangat betah duduk dan bercanda ria di tempat tempat ini untuk waktu yang cukup lama. Mereka menghapal nyanyian nyanyian gila, glamour dan alunan lagu lagu murahan dan mesum, dan mereka gemar akan CD dari penyanyi yang rusak.

Mereka tidak dzikir kepada Allah dan tidak sholawat kepada Rasullullah. Obrolan mereka penuh dengan kekejian, menggunjing orang lain, mengadu domba, pelanggaran, dan pemerkosaan terhadap harga diri kaum muslimin. 

Kita berdoa kepada Allah agar Dia menerima taubat mereka dan taubat kita.

Allahu Akbar! 4 Tentara Prancis Tewas dalam Serangan Taliban di Afghanistan

KAPISA, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Para pejuang Islam di Afghanistan menewaskan empat tentara Prancis dan melukai lima lainnya pada hari Sabtu (9/6/2012), salah satu serangan paling mematikan pada kontingen Perancis dalam beberapa bulan, ketika kekekerasan meningkat di seluruh negeri.

Serangan itu terjadi di provinsi pegunungan Kapisa di timur yang terutama dipatroli oleh pasukan Prancis di bawah komando NATO.

Rincian serangan itu tidak segera tersedia, tetapi kantor Presiden Perancis Francois Hollande menegaskan di Paris bahwa tentara yang terlibat dalam serangan itu adalah Prancis.

Sebuah pernyataan dari kantornya mengatakan bahwa di antara lima lainnya cedera, tiga berada dalam kondisi serius, dan Hollande telah mengirimkan menteri pertahanan Jean-Yves Le Drian ke Afghanistan setelah serangan itu.

Abdul Rahman, kepala polisi provinsi Kapisa, mengatakan para pejuang Islam telah melakukan serangan jibaku terhadap pasukan Prancis di distrik Nijrab provinsi pegunungan tersebut.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, mengatakan dalam pesan email bahwa seorang penyerang jibaku telah menyerang tentara asing.

Prancis berencana untuk menarik sebagian besar dari sekitar 3.400 tentaranya pada akhir tahun ini, dua tahun lebih cepat dari jadwal yang disepakati oleh NATO. Pasukan Prancis telah menderita serangkaian serangan termasuk beberapa oleh tentara "nakal" Afghanistan, memicu tuntutan di Prancis bagi pasukan tersebut untuk dibawa pulang lebih awal. (ab/wb)

Berita kontroversi antara Mujahidin Ansar al-Din dan MNLA beredar di media

MALI (Arrahmah.com) - Belum lama Negara Islam Azawad berdiri telah banyak ujian yang menerpa. Setelah konferensi orang-orang Arab Sekuler yang menentang Negara Islam Azawad yang akan menerapkan hukum-hukum Allah secara total, beredar kabar bahwa ada perseteruan terjadi antara Jama'ah Mujahidin Ansar Al-Din dan Gerakan Nasional Pembebasan Azawad (MNLA) - yang bergabung untuk menerapkan Syari'at Islam di Azawad.
Kabar tersebut berawal dari sebuah berita yang dipublikasikan oleh Sahara Media bahwa MNLA menyimpang dari perjanjian yang telah disepakati dengan Ansar Al-Din pada saat pendeklarasian Negara Islam Azawad.
Selain itu, laporan kontroversi lain beredar di media bahwa terjadi bentrokan antara Ansar Al-Din dan MNLA di kota Kidal.
Dalam laporan tersebut mengatakan, Muhammad Ag Mahmud seorang pejabat Ansar Al-Din mengatakan dalam sebuah wawancara melalui telepon bahwa pertempuran tersebut terjadi "setelah MNLA sepanjang pekan ini di Kidal, mengeksploitasi demonstrasi warga sipil yang digelar melawan Gerakan Islam," dan "Mereka mendorong wanita dan anak-anak untuk berdemo melawan kami, sekarang kami akan menunjukkan kepada mereka kekuatan kami."
Tetapi pejabat lainnya dari jajaran Ansar Al-Din membantah berita tersebut. Sanda Ould Boumama, juru bicara Ansar Al-Din di kota Timbuktu, membantah ketika diwawancarai melalui telepon oleh Nouakchott News Agency bahwa kabar terkait terjadinya bentrokan antara Mujahidin dari kelompoknya dan dari kelompok MNLA, tidak ada kebenaran atas informasi ini dan berita tersebut sepenuhnya palsu, seperti dilansir forum Ansar Al-Mujahidin.
Selain Sanda, Syaikh Ossa Mujahid yang dekat dengan Amir Ansar Al-Din Iyad Ag Ghali jua membantah berita Sahara Media bahwa ada bentrokan terjadi antara mereka dengan MNLA. "Tidak ada masalah apapun antara kami dengan MNLA." Menekankan bahwa antara kedua pihak masih memegang teguh perjanjian yang telah ditandatangani sebelumnya.
Dia menambahkan, "kami dan MNLA tidak bisa masuk ke dalam sebuah konfrontasi," menekankan bahwa "ketidaksepakatan mereka adalah kesepakatan itu sendiri."
Sheikh Ossa juga mengatakan bahwa ia memperingatkan para negara tetangga - tentu yang tidak sepakat dengan mujahidin - untuk tidak ikut campur dalam urusan internal mereka, terutama antara mereka dan MNLA. (siraaj/arrahmah.com)

Pilkada DKI 2012 Rawan Tersusupi Agen Asing

Jakarta adalah ibu kota negara yang di dalamnya terdapat berbagai kepentingan elit-elit pusat, mulai dari konteks bisnis, sosial, dan politik. Fakta ini tak bisa dihindarkan karena Jakarta merupakan barometer politik Indonesia dan campur tangan pemain politik nasional akan terasa kental. Bahkan, pada skala tertentu para agen asing juga turut bermain di dalam proses pertarungan pilkada DKI mengingat banyaknya kepentingan asing di Jakarta, khususnya dalam konteks bisnis yang mereka miliki.

Negara adidaya, Amerika Serikat (AS) maupun China diperkirakan akan ikut bermain dalam pilkada Jakarta 2012, seperti halnya pada pilkada DKI 2007. Pada pilkada Jakarta 2007 yang lalu, sebuah harian Ibu Kota memberitakan perhatian yang serius dari agen – agen intelijen Amerika Serikat dan China, mereka khawatir bahwa naiknya angka golput akan berimbas pada melonjaknya perolehan suara untuk salah satu pasangan. Berdasarkan informasi tersebut, mereka pun melakukan beberapa operasi “senyap” pada pilkada Jakarta 2007.

Situs Wikileaks juga pernah merilis bocoran kawat diplomatik Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta tentang praktik politik uang dalam Pilkada DKI Jakarta 8 Agustus 2007. Di sana disebutkan, politik uang berperan besar dalam semua pemilihan gubernur di Indonesia. Dalam dokumen tersebut menyebutkan, calon gubernur ketika itu, Fauzi Bowo, membeli dukungan dari tiga dari empat partai terbesar di Jakarta seharga Rp5 miliar untuk memenangkan Pilkada Jakarta. Ketiga partai tersebut adalah Partai Demokrat, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Golkar, sementara untuk 13 partai lain yang lebih kecil dibeli dengan harga yang bervariasi.

Amerika Serikat memiliki kepentingan di Jakarta yang dianggap strategis untuk menghadang kekuatan negara-negara Asia. Mantan Menneg PPN/Kepala Bappenas Kwik Kian Gie pernah mensinyalir bahwa peta kepemimpinan nasional telah didesain oleh pihak asing, yang juga dapat ditafsirkan bahwa kepemimpinan di Ibu Kota pun demikian. Kwik berpendapat, tidak hanya faktor ekonomi saja, tapi juga soal politik, Indonesia masih dikendalikan AS.

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri juga jauh – jauh hari sudah mengatakan bahwa catatan terkait penyelenggaran Pilkada DKI yang akan dilangsungkan Juli 2012 adalah agar peran intelijen yang mengawasi jalannya pilkada, dimana harus bebas dari kepentingan.

Amien Rais juga pernah mengatakan bahwa ada enam syarat utama untuk memenangkan pemilihan penguasa di Indonesia (termasuk juga di Ibu Kota tentunya), enam syarat tersebut yaitu uang, massa, dukungan militer, dukungan media massa, restu Amerika Serikat (AS), dan tentunya restu dari Tuhan. Amin Rais tidak segan – segan menyebut restu Amerika Serikat (AS).

Anda bisa lihat kisruh polemik kedatangan Lady Gaga ke Jakarta yang begitu lama, tetapi kita sama sekali tidak mendengar komentar sedikitpun yang keluar dari Gubernur berkuasa Jakarta saat ini yang juga masih mau maju lagi di pilkada 2012. Apakah ini karena Lady Gaga orang Amerika Serikat ?, Negara yang paling pengaruh di Jakarta, sehingga hanya bisa dengan diam menyingkapinya? Padahal kita tahu filosofi orang jawa, kalau diam berarti setuju.  Ada juga modus pemberitaan dengan mengatakan seorang calon gubernur mengatakan munafik untuk ormas – ormas tertentu, padahal bukan dia yang mengatakan itu, tetapi kompetitornyalah yang mengatakan hal itu. Ini adalah praktik – praktek licik yang timbul karena ketakutan - ketakutan pada pihak asing. 

Sebenarnya masyarakat Indonesia juga tidak bodoh – bodoh amat, masyarakat kita sudah mengetahui indikasi ini. Hal ini terlihat dalam sebuah polling yang dilakukan tempointeraktif.com, bahwa mayoritas (55.54% setara dengan 411 responden) sepakat bahwa ada campur tangan asing dalam pemilihan – pemilihan penguasa di Indonesia. Bukan hanya campur tangan dalam masalah pemikiran/opini saja, tetapi campur tangan dalam aliran dana pun mereka mengalirkannya ke kantong – kantong calon pasangan dan juga partai pendukungnya, salah satunya adalah lewat dana hibah.

Kita semua tahu, kasus dana hibah DKI sebesar Rp 1,3 T yang belakang ini menyeruak ke permukaan. Regulasi dana hibah sudah diatur dalam Permendagri 32 Tahun 2011, dalam Permendagri tersebut, penentuan dana hibah dan bantuan sosial diputuskan oleh kepala daerah dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Alokasi dana hibah DKI Jakarta pada tahun 2012 ini meningkat sangat tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut menjadi bermasalah karena proses perencanaan dan alokasi dana tersebut tidak transparan dan tertutup. Dana hibah dan daftar penerima seluruh dana hibah itu pun sampai sekarang belum diketahui siapa – siapa yang memberi, siapa yang menerima, dimana alamatnya, apa badan hukumnya dan berapa besarannya. Setelah banyak desakan dari berbagai pihak barulah Kepala BPKD DKI Jakarta, Syukri Bey mengatakan bahwa "Dalam dana hibah ini, memang ada untuk Pilkada DKI Jakarta. Tapi itu untuk keseluruhan pelaksanaan Pilkada Jakarta 2012 ini. Dialokasikan untuk KPUD dan Panwaslu."

Sementara Direktur LBH Jakarta, Nur Kholid menyampaikan bahwa ada potensi penyalahgunaan anggaran publik untuk kepentingan kampanye. "Beberapa kandidat khususnya incumbent mendapatkan keuntungan dalam berpotensi menggunakan dana publik untuk kepentingan kampanye DKI Jakarta," kata Nur Kholid. Nur Kholid juga menyampaikan bahwa disinyalir alokasi dana hibah yang melonjak tajam dari tahun sebelumnya adalah dana taktis untuk pemenangan incumbent dalam Pilkada DKI. Menurut Nur Kholid, dari pengalaman pilkada di beberapa daerah, terdapat modus korupsi dalam alokasi dana hibah untuk pemenangan pilkada. Diantaranya adalah lembaga penerima fiktif, lembaga penerima alamatnya sama, serta aliran dana hibah ke lembaga yang dipimpin oleh keluarga dan kroni gubernur. Selain itu, modus lain yang bisa digunakan adalah dana hibah disunat serta sebagian besar penerima bantuan sosial tidak jelas.

Hal ini semua sebenarnya bisa diselidiki di Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) Bank Indonesia. Selain itu ada juga ada indikasi aliran dana untuk lembaga – lembaga yang terkait pemilu seperti KPU, KPUD, Panwas, LSM dan sebagainya. KPU maupun KPUD harusnya tidak takut melepaskan diri pada kepentingan asing (donor luar negeri) dalam pelaksanaan pemilu atau pilkada. Kasus DPT Fiktif adalah kasus lama yang mulai diketahui pada pilkada 2007, muncul lagi di pemilu 2009, dan terakhir ini muncul lagi di pilkada Jakarta 2012. Sebelumnya pilkada Jawa Timur, Lampung, Kalimantan dan beberapa kota di Indonesia juga mengalaminya. Kasus ini terulang dan terus terulang dan tidak ada penyelesaiannya atau tidak akan diselesaikan sampai kapanpun, karena sepertinya sudah menjadi pesanan asing pada tiap pilkada berlangsung. 

Ikut campurnya Amerika ini karena mereka berkepentingan untuk mengendalikan kekuatan Asia, yaitu Tiongkok (China). Keterlibatan negara asing dalam proses pemilu dan pilkada - pilkada di Indonesia semakin terlihat dengan banyaknya intelijen asing yang masuk ke RI. Diperkirakan jumlah intelijen tersebut semakin meningkat ketika mendekati pemilu ataupun pilkada. Kerja AS sangat profesional, untuk menjalankan misinya di Indonesia, menurut AC Manulang (mantan Direktur Bakin) CIA telah menyusupkan 60 ribu intelijennya di Indonesia sejak sebelum pemilu maupun pilkada. Mereka - mereka adalah warga Indonesia yang telah mendapatkan pendidikan intelijen di luar negeri. Lain halnya dengan pengamat intelijen Juanda yang memperkirakan jumlah intelijen asing yang ada di Indonesia saat ini lebih banyak dari angka tersebut, yakni jumlahnya mencapai 200 ribu lebih.

Mereka sangat berkepentingan dalam pemilu dan pilkada di Indonesia. Karena kepemimpinan nasional dan daerah di Indonesia akan mempengaruhi gaya politik, di mana gaya tersebut mempengaruhi hubungan internasional. Dukungan CIA itu tidak harus diketahui oleh calon pasangan, CIA tidak perlu komunikasi langsung dengan orang yang didukungnya. Siapapun yang dinilai mampu memahami apa yang diinginkan AS dalam menjalankan misinya, pasti didukung. Kerja mereka sangat rapi dan sangat rahasia.

Namanya agen, ada agen langsung ada agen tidak langsung, ada agen tidur ada agent of influenz, ada agent of penetration dan sebagainya dengan segala kriterianya. Mereka itu masuk melalui lembaga-lembaga pendidikan, partai-partai politik, LSM-LSM, wartawan, kemudian juga angkatan bersenjata dan lain sebagainya. Sebagian kelompok tentara dan mantan tentara memiliki hubungan yang baik dengan Amerika Serikat.

Namun intel asing tersebut, tidak hanya orang auslander (bule), tetapi banyak juga yang inlander (pribumi). Mayoritas adalah intel dari negara adidaya, selain itu negara sekeliling atau negara tetangga juga memiliki intel di Indonesia yang jumlahnya cukup banyak. Karena mereka pada posisi dalam kontek hubungan internasional terancam dan mengancam. Kemudian, ada lagi negara-negara yang hidup matinya, ekonominya tergantung pada Indonesia, misalnya Jepang, Tiongkok (China), karena Indonesia merupakan wilayah perempatan yang sangat strategis.

Mereka bekerja jauh – jauh hari sebelum pelaksanaan pemilu,dan pilkada, mereka selalu mengamati perkembangan berita perkembangan pemilu dan pilkada, jika ada yang sesuai mereka bersuara mendukungnya jika ada yang tidak sesuai mereka mencounternya. Hal ini persis seperti yang pernah diungkapkan oleh tiga mantan Dubes Amerika Serikat Alphonso F La Porta, Edward Masters dan Mark Dion yang menyambut baik keputusan Majelis Konstitusi (MK) Indonesia yang membolehkan calon perorangan maju pada pilkada tanpa menggunakan perahu partai politik alias jalur independen,  ada apa sekelas dubes Amerika mengomentari calon pilkada di Indonesia?

Kami hanya mengingatkan untuk para kelompok intelijen gabungan yang akan mengawasi pilkada Jakarta tahun 2012 ini, mohon memperhatikan ini dan justru bukan menjadi bagian dari intelijen asing itu sendiri. Kelompok intelijen gabungan terdiri dari Kodam, BIN, Marinir, Kostrad, Kejati, dan Polda Metro Jaya yang tergabung dalam Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) tentu orang – orang profesional yang tidak mau menggadaikan martabat dan harga diri bangsa dan negaranya kepada agen asing.

"Andrian sulistyono" <asus09@gmail.com>

Senin, 04 Juni 2012

Syi'ah Ibarat Singa yang Siap Menerkam, Waspadai Makar Syiah!!!

Oleh: AM. Waskito
Akhir April 2012 lalu terjadi gerakan demo “Reformasi” di Kuala Lumpur Malaysia. Targetnya, ingin seperti gerakan People Power di Indonesia, pada Mei 1998 lalu. Tapi ternyata demo di Kuala Lumpur itu gagal mencapai target. Malah media-media Malaysia banyak mengecam demo tersebut.
Dalam sebuah diskusi dengan kawan-kawan di Bandung, saya dengar informasi bahwa penggerak demo “Reformasi” itu adalah orang-orang Syi’ah. Mereka menggerakkan demo, untuk mengambil keuntungan politik tertentu. Mungkin mereka ingin seperti di Indonesia pada Mei 1998. Setelah demo Mei 1998, Indonesia masuk era Reformasi. Sekitar 3 tahun kemudian, di era Abdurrahman Wahid, ormas Syi’ah berdiri di Indonesia, dengan nama IJABI (Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia). Karena selama ini Malaysia bersikap keras kepada kalangan Syiah, mereka berusaha meruntuhkan rezim yang ada, agar menjadi “rezim Reformasi” seperti di Indonesia; nanti pada gilirannya mereka akan muncul sebagai kekuatan ormas formal (sejenis IJABI itu).
Sekedar catatan, sejak awal berdirinya Republika tahun 1990 (sebelum Reformasi), sudah masuk anasir-anasir Syi’ah di dalamnya. Contoh, Haidar Bagir. Di mata Habibie dan ICMI, yang memang polos secara keislaman, mereka dianggap sama saja seperti Muslim biasa. Makanya Habibie dan kawan-kawan welcome saja. Ternyata, sampai hari ini, di Republika masih bercokol orang-orang yang pro Syi’ah dan Iran. Dan saat November 1999, ketika ada peluang Habibie bisa menjadi Presiden RI lagi, orang-orang Syi’ah ini banyak yang menjegal Habibie. Ya begitulah tabiat dasar mereka...diberi kesempatan, fasilitas, dan posisi; tetapi balasannya ialah malah menjatuhkan pihak yang memberi posisi. Kalau membaca sejarah Islam, watak Syi’ah yang begitu itu tidak aneh sama sekali.
Belum lama ini, saya mendapat informasi, dari sumber berbeda, bahwa akhir-akhir ini ada eksodus aktivis-aktivis Syi’ah asal Indonesia ke Kuala Lumpur. Jumlahnya katanya besar, sampai ribuan orang, Wallahu a’lam. Mereka ingin meneruskan gerakan yang “gagal” sebelumnya, dengan menambahkan sekian banyak pendukung baru. Selain itu, ada analisis lain, bahwa mereka akan menjadikan gerakan “Reformasi” di Kuala Lumpur
sebagai “latihan” untuk menggelar aksi serupa di Indonesia, dalam rangka mencapai perubahan tatanan politik yang lebih pro Syi’ah (atau bahkan dikendalikan oleh Syi’ah itu sendiri). Katanya, masa gerakan ini sekitar satu bulanan di Kuala Lumpur, sebelum akhirnya bulan Juli mereka akan balik lagi ke Indonesia, lewat Batam.
...Kaum Syi’ah itu seperti singa yang memejamkan mata, bukan sedang tidur; sewaktu-waktu ia bisa menerkam kita, kalau sampai lengah...
Secara pasti, kita belum tahu hakikat informasi ini. Tapi tidak ada salahnya kita melakukan 3 hal, yaitu: Pertama, mencari informasi seputar gerakan-gerakan yang disebutkan di atas; Kedua, benar-benar mewaspadai skala gerakan Syi’ah, baik yang menjadikan Kuala Lumpur sebagai sasaran, maupun situasi di Tanah Air sendiri; Ketiga, mempersiapkan diri untuk menghadapi segala kemungkinan, bila hal-hal yang dikhawatirkan di atas terjadi di masa ke depan.
Ibaratnya, kaum Syi’ah itu seperti singa yang lagi memejamkan mata. Jangan sekali-kali beranggapan bahwa ia sedang tidur; sewaktu-waktu ia bisa menerkam kita, kalau sampai lengah. Syi’ah di Iran saat ini sangat tinggi eskalasinya. Mereka mulai merangsek masuk ke Yaman, Saudi, dan Bahrain. Kalau Irak, dengan sangat menyesal kita katakan, Syi’ah sudah memiliki kontrol kuat di sana. Nas’alullah al ‘afiyah lana wa lil Muslimin Ahlis Sunnah fil Iraq (wa fii kullimakan). Sedangkan di Suriah, mereka sedang berhadapan vis a vis dengan para Mujahidin Ahlus Sunnah (yang sering disebut oleh orang awam sebagai “Muslim Wahabi”).
Waspadalah wahai Umat!!! Waspadalah wahai Ahlus Sunnah!!! [voa-islam.com]

Ukhuwah Lintas Agama itu Batil

Oleh: Badrul Tamam
Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah untuk Rasulillah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Ada sebagian orang Islam (atau lebih tepatnya, mengaku Islam) meyakini dan menyeru untuk terbentuknya ukhuwah (persaudaraan) lintas agama. Mereka berdalil bahwa Allah telah menetapkan ukhuwah (persaudaraan) antara orang yang beda aqidah, yaitu ukhuwah sesuku, senegara, dan satu kepentingan. Yaitu dengan firman Allah Ta'ala:
وَإِلَى عَادٍ أَخَاهُمْ هُودًا
"Dan kepada kaum Ad (Kami utus) saudara mereka, Hud." (QS. Huud: 50); "Dan kepada Tsamud (Kami utus) saudara mereka, shaleh." (QS. Huud: 61); "Dan kepada (penduduk) Mad-yan (Kami utus) saudara mereka, Syu'aib." (QS. Huud: 84); "Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?" (QS. Al Syu'araa: 106); "Ketika saudara mereka, Lut, berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak bertakwa?" (QS. Al Syu'araa: 161). Kemudian mereka, orang yang pemahamannya terbalik, menyimpulkan dari ayat-ayat tersebut bahwa kita boleh menyebut orang Yahudi dan Nashrani sebagai saudara kita, karena mereka satu negara dengan kita. Kita berlindung kepada Allah dari kesesatan ini.
Ukhuwah Hanya bagi Sesama Kaum Mukminin
Sesungguhnya meyakini bahwa ukhuwah hanya terjalin oleh sesama kaum mukminin, bukan antar orang beriman dengan orang kafir, termasuk pokok keimanan. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta'ala:
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara." (QS. Al Hujuraat: 10)
Imam al Qurthubi dalam tafsirnya berkata, "Sesungguhnya kaum mukminin bersaudara dalam agama dan kehormatan, bukan karena nasab. Karenanya dikatakan, "Ukhuwah karena dien lebih kuat daripada ukhuwah karena nasab. Karena ukhuwah berdasar nasab terputus karena beda agama. Sedangkan ukhuwah karena dien tidak akan terputus karena beda nasab"."
Imam Ibnu Katsir memaknakan ayat di atas bahwa mereka (kaum mukminin) bersaudara karena dien. Kemudian beliau menyebutkan beberapa hadits yang mendukung bahwa persaudaraan hanya berlaku bagi sesama kaum mukminin yang diikat dengan iman dan Islam. Di antara haidts-hadits tersebut:
اَلْمُسْلِمُ أَخُو المُسْلِمِ لا يَظْلِمُهُ وَلا يُسْلِمُهُ
"Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain, ia tidak akan mendzaliminya dan tidak menyerahkannya (kepada musuh)." (HR. Bukhari no. 2442 dan Muslim no. 2580 dari hadits Abdullah bin Umar bin Ktathab)
Dan dalam Shahih Muslim, "Dan Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama dia hamba itu senantiasa menolong saudaranya." (HR. Muslim dari Abu Hurairah, no. 2699)
Dan dari Abu Darda', Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
إِذَا دَعَا الْمُسْلِمُ لِأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ قَالَ الْمَلَكُ: آمِيْن، وَلَكَ بِمِثْلِهِ
"Apabila seorang muslim mendoakan (kebaikan) untuk saudara yang tidak hadir di hadapannya (tanpa diketahui olehnya), maka ada seorang malaikat yang mengatakan: "Amiin (ya Allah kabulkanlah!), dan bagimu juga (semoga mendapatkan) yang semisalnya." (HR. Muslim no. 2732 dari Abu Darda')
Dan dari Nu'man bin Basyir, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
"Perumpamaan kaum Muslimin dalam cinta, kekompakan, dan kasih sayang bagaikan satu tubuh, jika salah satu anggota tubuhnya mengeluh sakit, maka seluruh anggota tubuh juga ikut menjaga dan berjaga." (HR. Bukhari no. 2442) dan dalam Shahih Muslim disebutkan, "Seorang mukmin atas mukmin lainnya ibarat satu bangunan, sebagiannya menguatkan sebagian yang lain. Lalu beliau shallallahu 'alaihi wasallam menggabungkan jari-jemari tangannya." (HR. Imam Bukhari, Muslim, dan An Nasa’i dari Abu Musa Al Asy’ari) selesai haidts-hadits yang disebutkan oleh Ibnu Katsir.
Adapun makna ukhuwah (persaudaraan) yang disebutkan antara para nabi dengan kaumnya dan yang disebutkan tentang mereka dalam beberapa ayat adalah sebagai ungkapan, hikayat, dan pemberitahuan bahwa para nabi diutus oleh Allah berasal dari kalangan kaumnya sendiri dan masih satu nasab dengan mereka. Sementara itu, Al Qur'an tidak pernah menyebutkan bahwa para Nabi berkata kepada kaumnya bahwa mereka adalah saudara kita. Bahkan, sikap para nabi terhadap kaumnya malah sebaliknya. Lihatlah sikap Nabi Ibrahim 'alaihis salam ketika berbicara kepada kaumnya:
إِنَّا بُرَآَءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ
"Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, . . ." (QS. Al Mumtahanah: 4) Mana persaudaraan dan kepentingan bersama dalam pernyataan Nabi Ibrahim?
Lihatlah perkataan Nabi Nuh 'alaihis salam kepada kaumnya: "Nuh berkata: "Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi." (QS. Nuh: 26) Mana ukhuwah dan kepentingan bersama?
Lihatlah sikap penentang para nabi dan rasul. Kaum Nabi Luth berkata, "Usirlah Luth beserta keluarganya dari negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan dirinya) bersih." (QS. Al Naml: 56)
Lihatlah sikap kaum Nabi Syu'aib 'alaihis salam, "Pemuka-pemuka dari kaum Syu'aib yang menyombongkan diri berkata: "Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami." (QS. Al A'raaf: 88)
Lihatlah perilaku Quraisy kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dalam firman Allah Ta'ala, "Dan (ingatlah), ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya terhadapmu untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu, atau mengusirmu." (QS. Al Anfaal: 30) di mana kepentingan bersama dan ukhuwah antara para rasul dan kaumnya yang mereka klaim?
Sekarang ini, lihatlah bagaimana penghinaan terhadap Islam dan pemeluknya di penjuru dunia yang tanpa melihat negara dan kemanusiaan? Sesungguhnya slogan ini dibuat untuk menipu kaum muslimin dan sebagai cover kedengkian orang kafir dan munafikin. Tidak diragukan lagi, bahwa slogan-slogan kesukuan dan nasionalisme adalah buatan musuh-musuh Islam dari kalangan Yahudi dan Nashrani yang dikampanyekan oleh orang Islam, baik karena kejahilan mereka, kemunafikan, atau mencari keridlaan terhadap kafirin. Namun yang jelas bahwa mereka tidak akan pernah ridla. Allah Ta'ala berfirman:
وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ قُلْ إِنَّ هُدَى اللَّهِ هُوَ الْهُدَى وَلَئِنِ اتَّبَعْتَ أَهْوَاءَهُمْ بَعْدَ الَّذِي جَاءَكَ مِنَ الْعِلْمِ مَا لَكَ مِنَ اللَّهِ مِنْ وَلِيٍّ وَلَا نَصِيرٍ
"Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu." (QS. Al Baqarah: 120) karena mereka tidak akan ridla kecuali kalau umat Islam mengikuti ajaran mereka secara global. Dan celaan ada pada mengikuti hawa nafsu mereka, baik sedikit atau banyak.
Mengikuti hawa nafsu (kemauan) orang kafir berarti berharap keridhaan mereka sebagaimana yang dijelaskan oleh ayat di atas, didasarkan pada dua alasan:
Pertama, murka Allah terhadapnya, ia keluar dari kecintaan Allah dan Rasul-Nya serta kaum mukminin, dan terjerumus dalam area kaum kafir. Kedua, orang-orang kafir tidak akan ridha terhadap kaum muslimin dan akan tetap menimpakan gangguan, karena keinginan mereka agar kaum muslimin mengikuti agama mereka. Dan ini merupakan syarat mendapatkan keridhaan orang-orang kafir. Siapa melakukan itu, sungguh rugi dunia akhirat, dan itu merupakan kerugian yang sebenarnya.
Supaya Orang Kafir Tidak Berani Mengganggu Kaum Mukminin
Firman Allah di atas sangat jelas menunjukkan bahwa orang-orang kafir memang tidak pernah ridha kepada Islam dan umat muslim. Mereka senantiasa berusaha menimpakan gangguan kepada kaum mukminin dan selalu berusaha memurtadkan mereka dari Islam atau memberhangus mereka dari muka bumi. Karenanya, Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan kekuatan fisik guna menghadapi kaum kafirin yang senantiasa dengki dan memusuhi mereka. Allah Ta'ala berfirman,
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ تُرْهِبُونَ بِهِ عَدُوَّ اللَّهِ وَعَدُوَّكُمْ وَآَخَرِينَ مِنْ دُونِهِمْ لَا تَعْلَمُونَهُمُ اللَّهُ يَعْلَمُهُمْ
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya." (QS. Al Anfal: 60)
Kandungan ayat ini sangat jelas, Allah memerintahkan kaum mukminin untuk mempersiapkan segala kekuatan yang mampu untuk diwujudkan, baik kekuatan akal, badan, persenjataan, dan semisalnya yang bisa digunakan untuk memerangi orang-orang kafir yang senantiasa berusaha memerangi dan menghancurkan agama Islam dan pemeluknya. Tujuannya, agar niat orang kafir untuk memerangi dan membantai kaum muslimin tidak terwujud karena gentar dan takut melihat kekuatan kaum muslimin. Hal ini karena, jika umat Islam memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berperang akan membuat takut musuh-musuh dari kalangan kafirin dan munafikin untuk melakukan penyerangan. Jika mereka melihat umat Islam lemah, tidak memiliki kekuatan, dan tidak berlatih perang sehingga terlihat tidak mampu menghalau dan melawan musuh, maka mereka akan bersemangat untuk memerangi umat Islam.
Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta'ala:
وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُمْ مَيْلَةً وَاحِدَةً
". .  dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus." (QS. Al Nisa': 102)
. . . jika umat Islam memiliki kekuatan dan kemampuan untuk berperang akan membuat takut musuh-musuh dari kalangan kafirin dan munafikin untuk melakukan penyerangan. . .
Masihkan kita mengganggap bahwa orang-orang kafir sebagai saudara yang senantiasa berkeinginan membantu dan menolong kita? Akankah kita tetap merasa aman dari tipu daya dan makar mereka padahal Allah sudah kabarkan tentnag jatidiri dana tabiat mereka? Sudahkah kita menyiapkan kekuatan untuk melemahkan semangat mereka menimpakan kemudharatan kepada umat Islam? (PurWD/voa-islam.com)

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .