Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 08 November 2011

Shalat di Tempat Kerja, Glenn Mack Harus Dipecat dari Pekerjaannya

Seorang pria Muslim yang dulu bekerja di toko Whole Foods Callowhill mengklaim ia dikecam oleh supervisor karena melakakukan ibadah shalat di tempat penyimpanan dan dipecat dari toko tersebut untuk keyakinan agamanya.
Tuduhan tersebut sangat mengganggu karena Whole Foods melakukan promosi yang menampilkan makanan halal Ramadhan tahun ini, kata Amara Chaudhry, direktur Dewan Hubungan Islam Amerika (CAIR) Philadelphia, yang mewakili karyawan yang dipecat tersebut.
"Kami percaya bahwa Whole Foods melakukan tindakan diskriminasi terhadap karyawan atas dasar agama dan tampaknya bertentangan dengan upaya sebelumnya di mana mereka mencoba menjangkau komunitas Muslim," kata Chaudhry.
Glenn Mack Jr, 24 tahun, yang bekerja untuk Whole Foods sejak tahun 2008 dan mengklaim dia tidak pernah mendapat cuti, menyatakan bahwa setelah ia mengambil 18 hari libur pada bulan November 2010 untuk menunaikan ibadah haji ke Makkah, ia diturunkan statusnya menjadi pegawai musiman.
Ketika ia mengeluh kepada departemen HRDperusahaan, ia merasa didiskriminasi karena agamanya, kata Chaudhry.
Namun, setelah ia mengeluh, Mack mengklaim bahwa sekitar tiga atau empat kali ia diikuti ke tempat penyimpanan di mana dia selalu shalat di sana tanpa masalah dan kemudian ia dicela oleh supervisor, Chaudhry mengatakan. Satu-satunya tempat ia merasa aman untuk shalat setelah itu adalah di dekat tempat pembuangan sampah toko, katanya menambahkan.
Tiga bulan kemudian, pada bulan Februari 2011, Mack dipecat dari toko, dan diberitahu alasan pemecatannya karena kehadirannya, meskipun ia mengklaim hal itu merupakan tuduhan palsu, kata Chaudhry.
Mack mengajukan keluhan ke Komisi Kesetaraan Kerja pada bulan Maret lalu, kata Chaudhry.
Namun dalam sebuah pernyataan tertulis, Whole Foods membantah tuduhan yang dilakukan oleh Mack.(fq/philly)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .