Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 09 November 2011

6 Pasukan Khusus Filipina Terluka Akibat Ranjau Darat di Basilan

FILIPINA SELATAN (voa-islam.com) - Enam orang anggota Pasukan Khusus Filipina terluka, dua dari mereka dalam keadaan kritis akibat terkena ranjau darat pada hari Senin di sebuah desa di provinsis Basilan Filipina selatan, kata para pejabat.

Para pejabat mengatakan para prajurit tersebut tengah berpatroli di desa Baiwas kota Sumisip ketika mereka terkena jebakan ranjau darat. Ledakan ranjau tersebut melukai 6 prajurit, yang merupakan anggota dari Batalion ke 4 Pasukan Khusus dan segera dievakuasi Kota Zamboanga, kata letnan Kolonel AD Randolph Cabangbang, seorang juru bicara Komando Mindanao Barat.

Meski belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan ranjau itu, pihak berwenang Filipina menyalahkan kelompok  Abu Sayyaf yang berada dibalik kejadian tersebut.

Pihak militer kini tengah melakukan operasi pengejaran terhadap kelompok yang dengan dikaitkan dengan jaringan Al-Qaeda dan jemaah Islamiyah.

Mereka mengatakan Pasukan Khusus kini tengah mengejar Paruji Indama dan Hasan Asnawi pemimpin kelompok Abu Sayyaf di kota Sumisip

Kolonel Raymond Yogyog, komandan pasukan militer di Basilan mengatakan, militer Filipina telah mengirim lebih banyak pasukan untuk mengejar kedua pemimpin terkenal Abu Sayyaf tersebut.

Hingga kini belum ada laporan pertempuran terbaru di kota itu yang dikenal sebagai markas dari kelompok Abu Sayyaf, yang selalu dikaitkan pihak berwenang dengan berbagai pencullikan dan serangan di kota tersebut dan beberapa wilayah pulau Mindanao.(by/me)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .