Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 09 November 2011

Densus 88 Salah Tangkap Lagi


Jakarta (SI ONLINE) - Densus Antiteror 88 Polri melepas adik TM kandung pelaku bom bunuh diri di Gereja GBIS Solo Ahmad Yosepa Hayat setelah sebelumnya ditangkap di Bandung, Jawa Barat, pada (23/10/2011).

TM dilepaskan pada 28 Oktober 2011, karena penyidik Densus 88 tak cukup bukti untuk menahannya dalam keterlibatan kelompok teroris kakaknya. "Untuk TM sudah kami pulangkan pada Jumat kemarin," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen (Pol) Saut Usman Nasution, Senin (31/10/2011).

Awalnya, polisi menyatakan menangkap TM karena dicurigai terlibat terlibat aksi bom bunuh diri M Syarif di Mapolresta Cirebon pada 15 April 2011 atau bom bunuh diri Ahmad Yosepan Hayat di Gereja GBIS Solo pada 25 September 2011, sebagaimana pengakuan seorang pelaku yang telah sebelumnya.

Selama ini, polisi menduga pelaku bom di Cirebon dan Solo adalah kelompok yang sama. Namun, akhirnya penyidik Densus 88 melepaskan TM karena tidak cukup bukti dia terlibat.

Sebelumnya, penyidik Densus Antiteror 88 juga melepas ES (33) dan rekannya yang ditangkap di Banjar, Jawa Barat, pada 8 dan 9 Oktober 2011, karena dicurigai terlibat bom Cirebon dan Solo. Kecurigaan itu diawali dari pengembangan penangkapan DPO bom Cirebon Heru Komarudin yang ditangkap di Pasar Senen, Jakarta, serta Yahya dan Borju yang ditangkap di Bekasi, Jabar, pada 8 Oktober 2011.

Red: Jaka
Sumber: Tribun

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .