Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 07 November 2011

Parno bom, tim Gegana jinakkan nasi dan tahu goreng

 

SOLO (Arrahmah.com) – Rangkaian teror paket bom masih menyisakan trauma, seperti yang terjadi di Solo. Sebuah tas ransel sempat membuat kegemparan warga sekitar. Setelah diamankan dan diteliti pasukan Gegana Brimob Solo, tas tersebut ternyata berisi bekal makan siang.
Tas ditemukan tergeletak di bawah tiang telepon di sebuah gang kecil di samping kantor Bank Mutiara, Jl Yos Sudarso, Solo, Kamis (9/6/2011) siang. Salah seorang sopir Bank Mutiara yang curiga, lantas memberitahukan temuannya kepada satuan pengamanan kantornya yang kemudian menghubungi Polresta Surakarta.
Tidak lama kemudian polisi tiba di lokasi bersama Tim Gegana dari Brimob Surakarta. Polisi langsung melakukan langkah cepat dan lokasi sekitar temuan tas tergeletak dikelilingi garis polisi. Semua warga diminta menyingkir cukup jauh.
Tas tersebut kemudian diperiksa dengan ekstra hati-hati. Demikian juga ketika melakukan pemeriksaan isi tas, dilakukan dengan sangat hati-hati. Namun tak lama tas tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tas khusus dan selanjutnya dibawa oleh anggota pasukan elit kepolisian tersebut.
Apa isi tas tersebut, petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan mengatakan tas ransel itu berisi lunch box plastik berisi nasi dan tahu goreng. Selain itu juga terdapat sendok makan.
“Sebelum ditinggalkan, kemungkinan sebagian nasinya sempat dimakan,” ujarnya.
Setelah tim Gegana meninggalkan lokasi, garis polisi pun dilepas. Aktivitas warga melewati gang kecil tersebut kembali lancar. Demikian pula aktivitas di Bank Mutiara yang persis berada di sebelahnya. (dtk/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .