Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Selasa, 08 November 2011

AS Punya Hubungan dengan Kelompok Teroris


alt

Islamabad (SI ONLINE) - Seorang pemimpin partai Islam terkemuka Pakistan pada Ahad (30/10/2011) mengatakan bahwa Amerka Serikat (AS) diduga memiliki hubungan dengan kelompok-kelompok teroris dan mendukung mereka untuk mengacaukan dunia muslim.

Berbicara dengan IRNA, Dr Fareed Ahmad Piracha dari Jamaat-e-Islami mengatakan, bahwa AS pasti memiliki hubungan dengan beberapa oknum Taliban Pakistan dan menggunakan mereka untuk mengacaukan negara itu.

Piracha mengatakan, mungkin tidak akan ada hubungan langsung, tetapi beberapa oknum individu dari Taliban mengejar agenda Amerika.

Menjelaskan pandangannya tentang Jundullah, Piracha mengatakan, kelompok itu menciptakan kesalahpahaman antara Iran dan Pakistan sehingga bisa ada kemungkinan AS berada di balik Jundullah.

Aktivis agama itu berpendapat, AS membuat upaya-upaya itu habis-hanisan untuk mendestabilisasikan Iran.

Tujuan dasar AS, menurut Piracha, adalah untuk mengacaukan Dunia Muslim dan dalam mencapai agenda mereka, mereka dapat melakukannya dengan kelompok ekstrem. "Ya jelas mereka (AS) mempromosikan terorisme," kata aktivis keagamaan itu dalam menjawab pertanyaan.

Piracha juga mendesak semua negara Muslim untuk menghindari perbedaan mereka dan bersatu untuk stabilitas umat. "Kita harus tetap waspada terhadap plot barat," kata Piracha menyarankan.

Piracha memperingatkan, AS berada di balik setiap plot terhadap umat Islam.

Red: Jaka
Sumber: Antara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .