Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 18 November 2011

Gara-gara Gereja Liar GKI, Walikota Bogor Terima Surat 3 Karung dari Luar Negeri


Jakarta (SI ONLINE) - Pembangunan Gereja liar di Taman Yasmin Bogor telah memperburuk citra Indonesia di dunia internasional. Bagaimana tidak, Gereja Kristen Indonesia (GKI) yang membangun gereja liar melakukan kampanye dan pemelintiran fakta melalui media nasional maupun internasional.

Walikota Bogor, Diani Budiarto, mengaku menerima hampir tiga karung surat dari luar negeri terkait dengan pemberitaan yang dipelintir oleh Gereja Kristen Indonesia (GKI) Taman Yasmin. Walikota menilai surat-surat itu datang karena pihak GKI melakukan pemelintiran fakta melalui media internasional.

"Ada sekelompok kecil masyarakat Indonesia yang ingin memperburuk citra kita di mata internasional sementara persoalannya sebenarnya kecil," kata Diani dalam pertemuan dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Selasa (15/11/2011). "Saya sampai menerima tiga karung surat dari berbagai negara," kata Diani.

Diani menengarai, surat-surat yang diterimanya mungkin karena beritanya dipelintir jadi seolah-olah dia menghalangi orang beribadah. Padahal, kata Diani, tindakannya karena ada resistensi dari kelompok masyarakat lain atas posisi gereja tersebut. Diani ingin menghindari konflik.

"Sampai hari ini, situasi cukup kondusif, tenang, tapi situasi itu kemudian digunakan oleh kelompok tertentu untuk mengundang berbagai kalangan termasuk media internasional," katanya.

Pertemuan ini diharapkan MUI bisa mengklarifikasi kasus Gereja Kristen Indonesia ini. MUI akan menjadikan hasil pertemuan bahan untuk rekomendasi ke pemerintah.

Keteguhan Walikota Bogor, Diani Budiarto memang perlu diacungi jempol. Walaupun gara-gara pemberitaan yang dipelintir pihak GKI, dirinya sempat dicecar ketika melakukan kunjungan ke Saint Louis, Amerika Serikat, Diani tidak bergeming dan tetap pada pendiriannya.

Terkait dengan masalah ini, Diani mengatakan, pihaknya tidak pernah menghalangi pihak GKI untuk beribadah. ''Soalnya setiap mau diajak mediasi mereka itu tidak pernah mau, Anda itu mau bangun gereja atau mau perang,'' katanya.''

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .