Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 21 Desember 2011

Kol. (Purn) Herman Ibrahim: Pendiri Bangsa ini adalah Orang Yahudi

CIANJUR (voa-islam.com) – Kol. (Purn) TNI Y. Herman Ibrahim selaku salah satu pemateri dalam acara “Sarasehan & Silaturahmi Aktivis Muslim serta Organisasi & Gerakan Islam se-Indonesia” yang diadakan GARIS (Gerakan Reformis Islam) pada Sabtu – Ahad 17-18 Desember 2011 kemarin di Cianjur Jawa Barat, membeberkan fakta baru yang cukup mencengangkan.
“Determinasi Zionisme di Indonesia bukan hanya sekarang saja, tapi sudah terjadi sejak lama. Di dalam buku Heri Nurdi dengan judul ‘Melacak Jejak Freemasonri’ (Organisasi rahasianya Zionisme Yahudi) disebutkan bahwa founding father / Pendiri Bangsa ini adalah orang-orang Fremason / Yahudi. Sebut saja Wahidin Sudiro Husodo, Ki Hajar Dewantara Taman Siswa dan para deklarator proklamasi pendiri bangsa ini lainnya seperti Supomo, Muhammad Yamin, Sukemi (orang tuanya Suharto), mereka semua itu Freemason / Yahudi. Ini data faktanya ada dan bukan rekayasa. Dan di negara ini, secara Eksplisit didirikan oleh orang-orang Yahudi,” ujarnya.
Lebih lanjut purnawirawan TNI itu mengatakan “Tapi kita jangan langsung menyerang institusinya / negara ini, dan saya juga tidak ingin membubarkan Indonesia, meskipun yang menguasai adalah orang-orang Yahudi. Tapi yang harus kita serang dan musuhi adalah orang-orangnya saja. Jadi, siapa yang sebetulnya lebih berhak untuk bekuasa mengatur Negara ini? Orang Islam.
Tapi dari dulu sampai sekarang kita malah diatur oleh segelintir orang (Yahudi) yang telah mengibuli para ulama waktu itu. Yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia adalah orang-orang Islam melalui semangat jihadnya. Tidak ada satupun orang Kristen atau laskar Kristus yang membela & memperjuangkannya. Ada nggak orang Kristen yang ikut berjuang melawan Penjajah waktu itu? Nggak ada. Jadi kita ini sering dikibuli oleh orang-orang yang mengatakan bahwa pendiri bangsa ini adalah para ulama, ndak betul itu. Yang betul-betul berjuang adalah ummat islam dan para ulama, tapi yang mendirikan Negara ini adalah orang-orang Yahudi,” jelasnya dihadapan ratusan aktivis Islam yang hadir.
Sesi ke-4 dengan tema “Tinjauan Kritis UU Tindak Pidana Terorisme & UU Intelejent” juga diisi oleh Munarman, SH selaku pemateri pertama yang menyampaikan makalahnya sebelum Kol. (Purn) Y. Herman Ibrahim menyampaikan materinya.
Diakhir acara, seluruh Ummat Islam yang hadir dari berbagai Organisasi Islam dan pergerakan islam tersebut menghasilkan 6 butir pernyataan yang akan direkomendasikan dan diserahkan kepada pemerintahan SBY dan juga kedepannya akan dijadikan pijakan bagi umat Islam dalam melangkah untuk memperjuangkan tegaknya syari’at Islam. (Bekti Sejati/KRU FAI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .