Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 15 Desember 2011

Ambon Tegang, Massa Kristen Konsentrasi di Gereja Ingin Serang Kampung Islam

AMBON (voa-islam.com) – Kota Ambon kembali memanas. Belum reda peristiwa penyerangan kampung muslim Air Mata Cina malam ini Ambon kembali dihantui dengan adanya kerusuhan susulan. Insiden penikaman memicu  sekira 700 massa Kristen telah berkonsentrasi di Kudamati, Batu Gantung dan Gereja Rehobot.

Ketegangan kota Ambon tadi malam ini disebabkan karena adanya peristiwa penikaman terhadap sopir angkutan kota jurusan Mardika-Kudamati pada Rabu (14/12/2011) pukul 21.30 WIT di depan perempatan Masjid Al-Fatah jalan AY Patty Ambon. Dalam peristiwa penikaman tersebut pengemudi angkot yang bernama Valdo Petta mengendarai mobil Elsando Nomor Polisi DE 1991 KU. Korban berusia 18 tahun itu tercatat sebagai warga kudamati Lorong Farmasi Atas, beragama Kristen Protestan.
Korban mengalami luka yang cukup parah sehingga dirawat di Rumah Sakit Umum Kudamati Unit Gawat Darurat. Ketika Valdo Petta dalam kondisi kritis, massa Kristen dalam jumlah ratusan orang langsung menggeruduk Rumah Sakit Umum Kudamati untuk berdemo menuntut aparat keamanan agar segera menangkap pelaku penikaman.
Karena  luka tikaman yang sangat parah, akhirnya Valdo Petta tewas di ruangan Unit Gawat Darurat RSU Kudamati.
Meski tak jelas siapa yang menikam Valdo, namun karena peristiwa tersebut terjadi di wilayah muslim, maka keluarga korban dan masyarakat Kristen warga Kudamati langsung menuduh pihak Muslim sebagai pelaku penikaman. Anggapan yang spekulatif tersebut kontan membuat massa Kristen marah dan terprovokasi.
Sejak pukul 22.30 WIT hingga tengah malam, 700-an massa konsentrasi massa di beberapa wilayah Kristen seperti di Kudamati, Batu Gantung dan Gereja Rehobot.
Massa mencoba menerobos penjagaan aparat keamanan untuk menyerang permukiman muslim di desa Waihaong. Dengan kesigapan aparat keamanan maka massa Kristen bisa dihalau sehingga penyerangan terhadap perkampungan muslim malam itu bisa dicegah.
Massa Kristen yang berkonsentrasi menuntut agar polisi segera menangkap pelaku penikaman terhadap Valdo Petta yang menurut mereka pelakunya dari pihak muslim. Bahkan massa Kristen mengultimatum pihak kepolisian jika sampai kamis 15 desember 2011 pukul 09.00 WIT polisi tidak mampu menangkap pelaku penikaman terhadap Valdo, maka mereka akan membuat Ambon berwarna merah bersimbah darah.
Dalam situasi yang mencekam, mengantisipasi penyerbuan massa Kristen, umat Islam bersiaga melakukan penjagaan di beberapa lokasi yang rawan, di antaranya Waringin, Talake, Waihaong dan jalan Sam Ratulangi.
Ketegangan semakin memanas, ketika Kamis (15/12/2011) dinihari pukul 01.00 WIT, terdengar ledakan bom di wilayah Kristen Batu Gantung. Ledakan bom tersebut sangat keras, sehingga terdengar sampai permukiman Muslim di Talake. Beruntung, massa tidak terprovokasi oleh ledakan bom.
Pantauan voa-islam.com, sampai Kamis pukul 02.30 WIT dinihari di dalam kota Ambon tidak terjadi pergerakan massa yang mengarah pada gangguan kamtibmas. Sekalipun di wilayah muslim ada sebagian masyarakat yang berjaga malam namun keadaan relatif kondusif dan tidak terjadi ketegangan antara komunitas muslim dan Kristen. [af]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .