Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 07 Desember 2011

Abu Yahya Al-Libi Serukan Pejuang Libya Tetap Pertahankan Senjata Mereka



Petinggi senior Al-Qaidah Abu Yahya al-Libi mendesak pejuang Libya yang mengalahkan rezim Muammar Gaddafi untuk tetap mempertahankan senjata mereka dan menerapkan hukum syariah di negara tersebut, dalam sebuah video yang dirilis Senin kemarin (5/12).
Dalam video bertanggal 29 ​​Oktober, Libi memuji pemberontak Libya yang berhasil menghancurkan rezim Gaddafi, mendesak mereka untuk tidak mengindahkan seruan Barat untuk meletakkan senjata, lembaga SITE Intelligence Group mengatakan.
"Tetap memanggul senjata adalah salah satu alasan pembebasan Anda dari perbudakan mematikan yang berlangsung selama lebih dari empat dekade selama Gaddafi memerintah, meninggalkannya akan berarti anda kembali ke masa perbudakan baru dan menyerah pada tiran arogan, kekuatan asing yang akan merampok Anda dari kehendak dan kontrol mendapatkan kebebasan Anda," kata Al-Libi, menurut terjemahan SITE.
Libi mencatat bahwa di Amerika sendiri senjata dijual "seperti semangka," dan banyak warga Amerika memiliki senjata dan tanpa tersentuh hukum.
"Mengapa Amerika dan saudara-saudaranya darinegara-negara Barat berusaha untuk mencegah dan menghambat kita memiliki hak ini, yang agama Islam telah memberikan kepada kita sebelum Amerika dan hukum-hukumnya ada?"
Libi, yang merupakan warga Libya, tetapi keberadaannya tidak diketahui, tampil mengenakan sorban hitam dan jubah putih dengan latar belakang merah .dalam video terbaru tersebut.
Dia mendesak Libya untuk menggunakan senjata untuk membela agama mereka, kehidupan, kehormatan, dan uang di bawah bendera syariah.(fq/afp)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .