Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 01 Desember 2011

FORKAMI : Desak DPRD Bongkar GKI Yasmim


BOGOR (Arrahmah.com) – Forum Keluarga Muslim Indonesia (FORKAMI) menuntut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor untuk mengeluarkan rekomendasi pembongkaran tempat ibadah alias gereja GKI Yasmin yang terus saja membandel melakukan aktivitasnya, Rabu (30/11/2011). Masihkan GKI Yasmin ngotot untuk membangun gereja di lokasi tersebut?
Forkami, tegaskan tolak GKI Yasmin
Hari ini, Rabu (30/11/2011), Forkami atau Forum Keluarga Muslim Indonesia, yang tinggal di sekitar Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor untuk mengeluarkan rekomendasi pembongkaran tempat ibadah di sekitar rumah mereka.
Aksi ini dilakukan Forkami karena pemerintah dinilai berlarut-larut menyelesaikan permasalahan itu. Warga kemudian bertemu dengan Ketua DPRD Kota Bogor dan jajarannya.
Salah seorang anggota Forkami, Imam, ketika berdialog dengan DPRD kembali mempertanyakan masalah perizinan pendirian tempat ibadah di sekitar rumah mereka itu.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bogor, Mufti Fauqi, mengatakan, pihaknya akan melakukan rapat dan koordinasi dengan semua elemen untuk menyelesaikan konflik GKI Yasmin.
“Sampai saat ini, kami mendukung Walikota Bogor, Diani Budiarto,” ungkapnya, yang disambut oleh pekik takbir dari beberapa ormas yang hadir.
Masyarakat menolak, izin pembangunan batal
Hal senada diungkapkan, Usmar Hariman, anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat, ia  tetap mendukung Walikota Bogor. Sementara itu, Selamet Wijaya, anggota dewan dari Fraksi PDIP, akan menunggu keputusan partai sambil menunggu proses hukum.
Sebelumnya, Walikota Bogor, Diani Budiarto, bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan 12 poin kesepakatan mengenai ketentuan pembangunan rumah ibadah.
“Apabila terjadi resistensi atau protes masyarakat, otomatis izin pembangunan batal. Ternyata terjadi eskalasi resistensi massa di Bogor,” kata Diani. Karena itu Walikota membatalkan IMB GKI Taman Yasmin.
Pihak GKI Taman Yasmin sendiri membawa ke pengadilan pembatalan IMB ini. Mahkamah Agung dalam putusan kasasi menyatakan, IMB tersebut sah sehingga gereja boleh didirikan di kompleks perumahan Taman Yasmin itu. Tentu saja aksi nekad GKI Yasmin ini mengundang potensi konflik antar umat beragama di Bogor.
Walikota Bogor, dengan berlindung di balik Undang-undang Pemerintahan Daerah, berkukuh memiliki hak membatalkan IMB, tak menjalankan putusan Mahkamah Agung. Akibatnya, salah satu partai pendukung Diani, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, telah menarik dukungan atasnya dan berencana mengajukan hak interpelasi.
(M Fachry/dsb/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .