Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 19 Mei 2012

Stigma Teroris telah Mengganggu Muslim Australia


Laporan terbaru menyebutkan bahwa wilayah dengan populasi Muslim di Australia utara teridentifikasi sebagai hotspot teror potensial dan diletakkan di bawah pengawasan polisi, yang mana hal ini  yang memicu badai kemarahan untuk stigma ke seluruh masyarakat Muslim, The Herald Sun melaporkan Kamis kemarin (17/5).
"Itu membuat hidup saya sulit karena ketika saya memberitahu orang-orang saya seorang Muslim mereka memiliki kesan bahwa Muslim adalah teroris," kata Muslim mualaf Tony Vlahos.
Herald Sun mengungkapkan Rabu lalu bahwa polisi Australia telah mengidentifikasi pinggiran kota utara di Melbourne sebagai wilayah hotspot "potensial" aktivitas teroris.
Hal ini juga menemukan bahwa komunitas Muslim di pinggiran kota utara Melbourne telah dimasukkan ke dalam pengawasan polisi untuk masalah keamanan.
"Daerah saya, memiliki konsentrasi tinggi warga Australia yang beragama Islam, adalah daerah yang menarik bagi polisi federal dan ASIO, terutama segera setelah terjadinya 11 September," kata anggota parlemen dari partai Buruh Maria Vamvakinou.
"Kebanyakan orang yang tinggal di Broadmeadows, mereka mungkin berlatar belakang Muslim, tetapi mereka kebanyakan menjalani kehidupan seperti warga biasa."
Jaksa Agung federal telah mengkonfirmasi bahwa beberapa tempat telah diidentifikasi sebagai tempat potensial berkembang biaknya bagi pelaku terorisme.
Namun mereka menolak menyebutkan nama daerah secara spesifik.
Vamvakinou sendiri mengatakan seluruh daerah berpopulasi banyak warga Muslim telah berada di bawah pengawasan.
Namun informasi ini telah menarik kecaman dari Muslim Australia untuk stigma minoritas secara keseluruhan.
"Jenis orang yang melakukan tindakan teroris tentu tidak mewakili kami," kata Vlahos, yang masuk Islam 11 tahun lalu.
"Kita tidak harus diberi label atas tindakan mereka."
Muslim Australia Mohamed Elrafihi, yang tinggal di daerah itu, mengatakan pengawasan telah menstigma semua Muslim di Australia.
"Ini hanya akan memperkuat anggapan bahwa Muslim adalah teroris atau ancaman bagi masyarakat yang lebih luas dan mereka harus diawasi sehingga mereka dapat dikendalikan," ujarnya.
Muslim, yang telah berada di Australia selama lebih dari 200 tahun, membentuk 1,7 persen dari 20-juta penduduknya.
Pada era 9/11, Muslim Australia telah dihantui dengan kecurigaan dan patriotisme mereka telah dipertanyakan.
Sebuah jajak pendapat 2007 yang diambil oleh lembaga think tank Australia menemukan bahwa warga Australia pada dasarnya melihat Islam sebagai ancaman terhadap cara hidup penduduk Australia.
Sebuah laporan pemerintah baru-baru mengungkapkan bahwa umat Islam menghadapi Islamofobia mendalam tidak seperti sebelumnya.(fq/oi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .