Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 18 Mei 2012

Australia janjikan $ 300 juta untuk pasukan Afghan

CANBERRA (Arrahmah.com) - Australia akan memberikan $ 100 juta per tahun selama tiga tahun pada awal 2015 untuk Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan setelah mereka mengambil tanggung jawab atas keamanan negara mereka sendiri.
Perdana Menteri Julia Gillard dan Menhan Stephen Smith mengatakan dalam sebuah pernyataan hari Rabu (16/5/2012) bahwa mereka akan mengambil komitmen pada pertemuan NATO dan ISAF yang dipimpin AS di Chicago hari Minggu dan Senin mendatang.
Langkah ini mengikuti komitmen Australia untuk mendanai militer Afghanistan sebesar $ 200 juta selama lima tahun yang dimulai pada 2009.
Gillard berbicara melalui telepon dengan Presiden AS Barack Obama Selasa malam (15/5) mengenai ukuran kontribusi finansial Australia untuk membiayai pasukan Afghan.
"Dana ini akan membantu pasukan tersebut untuk bertahan, hanya lebih dari $ 4 miliar," kata Gillard kepada wartawan. "Australia siap untuk memainkan perannya dalam memenuhi biaya-biaya untuk pasukan Afghanistan."
"Sebagai bangsa, kita telah menginvestasikan banyak di Afghanistan. Kami telah ada untuk memastikan bahwa tidak pernah lagi ada tempat yang aman bagi teroris," tambahnya.
Gedung Putih mengatakan Obama telah menyatakan "apresiasi atas kontribusi yang signifikan Australia" di Afghanistan selama percakapan telepon dengan Gillard.
Pernyataan Australia mengatakan bahwa pemerintah akan mempertahankan bantuan program pembangunan sustansial di Afghanistan di luar tahun 2014 untuk membantu menyediakan layanan seperti pendidikan dan kesehatan. (althaf/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .