Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Sabtu, 24 September 2011

Turki hentikan kapal bermuatan senjata untuk Suriah


NEW YORK (Arrahmah.com) – Turki telah menghentikan kapal bermuatan senjata yang akan dikirim ke Suriah, demikian yang diungkapkan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (23/8/2011). Lebih lanjut ia memperingatkan bahwa negaranya akan menghentikan setiap pengiriman serupa baik melalui jalur udara atau darat.
“Turki telah menangkap sebuah kapal yang mengibarkan bendera Suriah dan membawa senjata,” demikian ungkap Endorgan kepada pers di New York ketika menghadiri Majelis Umum PBB seperti yang dikutip kantor berita Anatolia.
Namun, Erdogan tidak mengatakan kapan dan di mana kapal tersebut dihentikan.
Sebelumnya Turki mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap tangan besi rezim Assad yang tidak ‘mendengarkan’ seruan dunia Internasional, dimana di Suriah hampir setiap hari demonstrasi direspon dengan tindakan represi berupa kekerasan yang oleh PBB diungkap telah merenggut lebih dari 2.600 jiwa.
Erdogan mengatakan ia telah memperingatkan Suriah bahwa pengiriman senjata akan dihentikan, seraya menambahkan: “…Jika di masa depan pengiriman senjata dilakukan melalui jalur udara atau tanah, kami akan menghentikan dan merebut mereka seperti yang telah kami lakukan”
Pada hari Selasa lalu Erdogan mengatakan dia telah menghentikan dialog dengan pihak Suriah dan memperingatkan sanksi-sanksi. Hal tersebut itu ia katakan setelah pembicaraannya dengan Presiden AS Barack Obama yang membahas kemungkinan untuk “meningkatkan tekanan” pada rezim Suriah sebagai upaya memuluskan protes pro-demokrasi. (rasularasy/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .