Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Kamis, 15 September 2011

Inilah Alasan Erdogan Batalkan Kunjungannya ke Jalur Gaza


Pada Senin malam lalu, PM Turki Erdogan tampil di televisi mengungkapkan keinginannya yang besar untuk melakukan kunjungan ke Jalur Gaza tapi mengatakan dia tidak ingin membebani rakyat Mesir dengan kunjungannya tersebut.
Diplomasi tingkat tinggi dikatakan menjadi alasan mengapa Erdogan memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan ke Gaza karena langkah ini akan memasukkan Mesir dalam situasi yang semakin ketat dengan menyeberangi perbatasan Rafah selama kejatuhan diplomatik Mesir dengan Israel.
Alasan lain adalah bahwa Erdogan meminta Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas untuk pergi bersamanya ke Gaza selama kunjungannya ke jalur Gaza bersama-sama dengan Perdana Menteri Ismail Haniyah, sumber mengatakan kepada PIC.
Sumber tersebut mengatakan Erdogan telah berbicara dengan Abbas sebelum melakukan tur luar negerinya baru-baru ini di negara-negara Arab dan membujuknya (Abbas) untuk pergi ke Gaza, tapi Abbas mencoba mengelak di beberapa kesempatan, mengatakan bahwa ia masih sibuk di Mesir mempromosikan tawaran kenegaraan palestina di PBB dan melakukan pertemuan dengan Liga Arab.
Menurut Ibrahim al-Drawi, direktur pusat studi Palestina di Kairo, Erdogan juga merenungkan kemungkinan rencana mengunjungi Jalur Gaza dengan sebuah kapal konvoi bantuan.
Sementara itu di Gaza, anak-anak berkumpul di tugu peringatan korban armada Kebebasan. Mereka mengangkat gambar PM Erdgoan, melambaikan bendera Turki dan Palestina, dan meminta Erdogan untuk mengunjungi Jalur Gaza dalam solidaritasnya dengan warga Gaza yang hidup di bawah pengepungan Israel selama lima tahun terakhir.(fq/pic)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .