Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Jumat, 16 September 2011

OMMA : 13 tentara penjajah dan 16 tentara boneka tewas dalam pertempuran di Badakhshan


AFGHANISTAN (Arrahmah.com) – Pertempuran mematikan dilaporkan terjadi di provinsi Badakhshan pada Rabu (14/9/2011).  Pertempuran dimulai sekitar pukul 02.00 waktu setempat dan terus berlanjut hingga sore hari.
Tentara penjajah didukung oleh boneka mereka dan dukungan udara, namun mereka dipaksa mundur dengan kerusakan parah dan kerugian yang mematikan.  Menurut laporan, lebih dari 13 tentara penjajah AS tewas dan 9 lainnya terluka fatal, sementara sebanyak 16 tentara boneka tewas dan 12 terluka.
Dalam serangan ini, 9 Mujahidin Imarah Islam Afghanistan (IIA) dilaporkan syahid (Insha Allah).  Mujahidin, bagaimanapun, berhasil menyita senjata dan amunisi yang cukup besar dari musuh.
Sementara itu, dalam laporan lainnya pejabat IIA mengatakan bahwa pertempuran sengit di Kabul berakhir setelah berlangsung selama 20 jam.  Dalam operasi ini 69 penjajah asing dan boneka mereka tewas.
Operasi Kabul berakhir setelah dua hari berturut-turut pertempuran dan operasi syahid yang dilakukan oleh 15 Mujahid IIA yang menargetkan poin paling penting di kota Kabul, seperti markas NATO, kedutaan AS dan badan intelijen lokal serta gedung pemerintahan lainnya.
Enam Mujahid yang dipimpin oleh Mulla Abdurahman penduduk dari provinsi Kandahar mulai menargetkan kedutaan AS, kantor pusat NATO, departemen Direktorat Keamanan Nasional (NDS), agen intelijen lokal, korps utama Kabul dan gedung pemerintahan lainnya menggunakan mortir, artileri, roket dan senapan mesin berat.
Sementara itu, Hafizullah melancarkan serangan martir, merusak dua kendaraan militer musuh dalam konvoy yang berusaha memperkuat rekan mereka dan mendekati zona perang.  Setidaknya lebih dari 15 tentara boneka Afghan tewas dalam serangan ini.  Selanjurnya, Abdul Shafi, melancarkan serangan martir terhadap konvoy militer resimen 101 yang juga mencoba menyelesaikan serangan Mujahidin, konvoy terdiri dari kendaraan militer dan tank.  Dalam serangan ini lebih dari 40 tentara penjajah AS dan tentara boneka Afghan tewas.
Serangan bom mobil ketiga dilakukan dengan perangkat yang dikendalikan, menargetkan tentara musuh yang berniat untuk masuk ke posisi Mujahidin.
Kelompok pencari kesyahidan Mujahidin menghantam seluruh target dan berjuang sepanjang malam.  Ketika operasi berakhir dengan sukses pada Rabu (14/9) sekitar pukul 9.00 waktu setempat, sedikitnya 69 tentara penjajah AS dan boneka mereka termasuk tentara, polisi, agen mata-mata telah tewas.  Dari 15 Mujahid yang melancarkan operasi besar ini, enam orang meninggalkan lokasi serangan dengan aman dan sembilan lainnya mendapatkan apa yang mereka cita-citakan, syahid, insha Allah.
Pejabat IIA menegaskan bahwa tidak ada warga sipil yang dirugikan dalam operasi ini.  (haninmazaya/arrahmah.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .