JAKARTA (voa-islam.com) - Davit
Ashary adik dari Herman Setyono yang ikut ditangkap Densus 88 di
rumahnya, Jalan Palmerah Barat 2, RT 03 RW 09, Palmerah, Jakarta Barat,
malam ini akhirnya dibebaskan.
Hal
tersebut disampaikan Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Achmad
Michdan selaku kuasa hukum keluarga Herman dan Davit yang diwakili ibu
Siti Maryam.
“Jadi
tadi Densus telepon saya, lalu saya tanya soal Basyir, Polri nyatakan 3
orang yang ditangkap, harusnya 4 dong? Akhirnya saya tekankan juga
supaya dikeluarkan kalau tidak ada indikasi teroris,” kata Achmad
Michdan saat dihubungi voa-islam.com, Selasa (30/10/2012).
...saya
dihubungi kalau ada yang mau dikeluarkan. Lalu saya bilang, besok saya
jemput di mana? Tiba-tiba dibilang; sudah diantar pak
Achmad
Michdan menyatakan bahwa Davit telah diantar pulang oleh aparat malam
ini juga. “tadi sepanjang perjalanan pulang dari Tv One, saya dihubungi
kalau ada yang mau dikeluarkan. Lalu saya bilang, besok saya jemput di
mana? Tiba-tiba dibilang; sudah diantar pak. Ibunya masih di jalan,”
ungkapnya.
Saat
ditanya apakah TPM akan melakukan konferensi pers terkait dibebaskannya
Davit, Achmad Michdan hanya menjawab masih menunggu waktu yang tepat,
karena ia juga masih memiliki agenda yang padat.
Selain itu, Michdan juga mengabarkan bahwa police line yang ada di rumah Siti Maryam yang menjadi TKP ditangkapnya Herman dan Davit juga akan dicabut.
Ibunda Davit Bersyukur Anaknya Dibebaskan
Siti
Maryam, ibunda Herman dan Davit juga membenarkan jika ia telah
dikabarkan bahwa anaknya telah dibebaskan. Namun karena ia masih dalam
perjalanan belum sempat bertatap muka.
“Iya
sudah dibebaskan, sekitar jam 20.30 WIB. Saya juga belum ketemu karena
masih di perjalanan,” tuturnya kepada voa-islam.com, Selasa
(30/10/2012).
Dengan bebasnya Davit ia amat bersyukur, sebab ini merupakan pertolongan Allah.“Alhamdulillah, Allahu Akbar, amin ya robbal ‘alamin, saya sangat senang rasanya baru satu anak saya yang keluar. Ini karena Allah, berkat pertolongan Allah,” ucapnya.
...Alhamdulillah, Allahu Akbar, amin ya robbal ‘alamin, saya sangat senang rasanya baru satu anak saya yang keluar. Ini karena Allah, berkat pertolongan Allah
Dengan
dibebaskannya Davit, terbukti bahwa anaknya sama sekali tak terlibat
kasus terorisme dan ia pun berharap hal yang sama kepada Herman.
“Davit
itu tidak pernah terlibat sama sekali. Mudah-mudahan kakaknya Herman
yang dia juga tidak tahu-menahu tentang itu, secepatnya dibebaskan,”
imbuhnya.
Untuk
diketahui, Davit Ashari, remaja kelahiran Jakarta, 19 April 1993 ini
tercatat masih sebagai siswa Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) Tri Arga
1, Jalan HH, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia bersama 11 orang lainnya
termasuk kakaknya Herman Setyono ditangkap Densus 88 pada Sabtu
(27/10/2012). Namun karenat tidak terlibat tindak pidana terorisme
akhirnya ia dibebaskan. [Ahmed Widad]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun