Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

إِنَّ الصَّلَاةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَوْقُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Rabu, 31 Oktober 2012

Tak Terlibat Terorisme, Davit Ashary Akhirnya Dibebaskan Malam ini

JAKARTA (voa-islam.com) - Davit Ashary adik dari Herman Setyono yang ikut ditangkap Densus 88 di rumahnya, Jalan Palmerah Barat 2, RT 03 RW 09, Palmerah, Jakarta Barat, malam ini akhirnya dibebaskan.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM), Achmad Michdan selaku kuasa hukum keluarga Herman dan Davit yang diwakili ibu Siti Maryam.
“Jadi tadi Densus telepon saya, lalu saya tanya soal Basyir, Polri nyatakan 3 orang yang ditangkap, harusnya 4 dong? Akhirnya saya tekankan juga supaya dikeluarkan kalau tidak ada indikasi teroris,” kata Achmad Michdan saat dihubungi voa-islam.com, Selasa (30/10/2012).
...saya dihubungi kalau ada yang mau dikeluarkan. Lalu saya bilang, besok saya jemput di mana? Tiba-tiba dibilang; sudah diantar pak
Achmad Michdan menyatakan bahwa Davit telah diantar pulang oleh aparat malam ini juga. “tadi sepanjang perjalanan pulang dari Tv One, saya dihubungi kalau ada yang mau dikeluarkan. Lalu saya bilang, besok saya jemput di mana? Tiba-tiba dibilang; sudah diantar pak. Ibunya masih di jalan,” ungkapnya.
Saat ditanya apakah TPM akan melakukan konferensi pers terkait dibebaskannya Davit, Achmad Michdan hanya menjawab masih menunggu waktu yang tepat, karena ia juga masih memiliki agenda yang padat.
Selain itu, Michdan juga mengabarkan bahwa police line yang ada di rumah Siti Maryam yang menjadi TKP ditangkapnya Herman dan Davit juga akan dicabut.
Ibunda Davit Bersyukur Anaknya Dibebaskan
Siti Maryam, ibunda Herman dan Davit juga membenarkan jika ia telah dikabarkan bahwa anaknya telah dibebaskan. Namun karena ia masih dalam perjalanan belum sempat bertatap muka.
“Iya sudah dibebaskan, sekitar jam 20.30 WIB. Saya juga belum ketemu karena masih di perjalanan,” tuturnya kepada voa-islam.com, Selasa (30/10/2012).
Dengan bebasnya Davit ia amat bersyukur, sebab ini merupakan pertolongan Allah.“AlhamdulillahAllahu Akbaramin ya robbal ‘alamin, saya sangat senang rasanya baru satu anak saya yang keluar. Ini karena Allah, berkat pertolongan Allah,” ucapnya.
 ...AlhamdulillahAllahu Akbaramin ya robbal ‘alamin, saya sangat senang rasanya baru satu anak saya yang keluar. Ini karena Allah, berkat pertolongan Allah
Dengan dibebaskannya Davit, terbukti bahwa anaknya sama sekali tak terlibat kasus terorisme dan ia pun berharap hal yang sama kepada Herman.
“Davit itu tidak pernah terlibat sama sekali. Mudah-mudahan kakaknya Herman yang dia juga tidak tahu-menahu tentang itu, secepatnya dibebaskan,” imbuhnya.
Untuk diketahui, Davit Ashari, remaja kelahiran Jakarta, 19 April 1993 ini tercatat masih sebagai siswa Sekolah Pelayaran Menengah (SPM) Tri Arga 1, Jalan HH, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ia bersama 11 orang lainnya termasuk kakaknya Herman Setyono ditangkap Densus 88 pada Sabtu (27/10/2012). Namun karenat tidak terlibat tindak pidana terorisme akhirnya ia dibebaskan. [Ahmed Widad]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .