Pages - Menu

BIADAB LA'NATULLAH

Blogger templates

Proyek Pencetakkan Al-qur'an

Jadwal Sholat Untuk DKI Jakarta

Jadwal Sholat

Segala puji hanya milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi was sallam tuntunan kita, orang yang sangat kita cintai. Semua kaum muslim sepakat bahwa sholat lima waktu harus dikerjakan pada waktunya, dalilnya adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

Ø¥ِÙ†َّ الصَّÙ„َاةَ Ùƒَانَتْ عَÙ„َÙ‰ الْÙ…ُؤْÙ…ِÙ†ِينَ Ùƒِتَابًا Ù…َÙˆْÙ‚ُوتًا

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu/wajib yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman”. [ QS. An Nisa’ (4) : 103]

Apabila Anda ingin menampilkan Jadwal Sholat ini di blog Anda, Ini caranya menampilkan Widget Jadwal Sholat di blog Anda


Reklame Anda

Reklame Anda
Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Reklame Anda

Reklame Anda
Madu dari HD

Silakan Pesan

untuk pemesanan produk Madu dari HD bisa anda dapatkan di Al-Ikhwaninlife dengan no hp: 081279651501 dan 08197974192. Untuk keterangan lebih lanjut hubungi kami di nomor tersebut.

Senin, 01 Oktober 2012

Bom Siap Ledak di Papua Targetkan Polisi & TNI, Apakah ini Terorisme?

JAKARTA (voa-islam.com) - Polisi menemukan dua bom siap ledak di posko Sekretariat Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Kampung Honailama, Papua. Penggeledahan yang dipimpin Kapolres Jayawijaya Ajun Komisaris Besar Alfian Budianto berlangsung pada Sabtu (29/9/2012) sore hingga malam.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal (Pol) Boy Rafli Amar mengatakan, dalam penggeledahan tersebut ditemukan sebuah bom pipa dan bom botol. Kedua bom tersebut pun telah dijinakkan tim penjinak bom Brimob daerah Papua.

"Di antaranya ditemukan satu bom pipa siap ledak beserta detonatornya, ukuran panjang 16 sentimeter, satu detonator terbuat dari aluminium, dan satu bom botol kaca ukuran botol Kratingdeng yang siap ledak," kata Boy, seperti dikutip Kompas, Ahad (30/9/2012).

Boy menjelaskan, penemuan bom tersebut berawal dari ditemukannya bahan peledak di kediaman Pilemon Elosak, Wamena, Jayawijaya, Papua, Jumat (28/9/2012). Saat penggeledahan, polisi menemukan tiga serbuk bahan peledak dalam plastik hitam dan satu buah detonator dari aluminium.

"Dari hasil interogasi Pilemon Elosak, ia menyatakan bahan peledak dan detonator tersebut diterima dari Lanik Huby," ujar Boy.

Dari keterangan Pilemon pula diketahui beberapa bahan peledak juga disimpan di Posko KNPB di Kampung Abusa, Elabukama, dan Honai Lama. Setelah itu, polisi menggeledah Posko KNPB. Polisi juga menyita 1 buah pipa berukuran 1 meter, 1 buah jeriken berisi 3 liter bensin, 1 wadah bahan peledak kosong dari aluminium ukuran pasta gigi, 3 buah laptop merek Toshiba, 2  flash disk, 2 printer, 1 kamera digital, 2 kamera video merek Sony, 5 ponsel, dan uang tunai sebesar Rp 13,6 juta.


Bom Papua targetkan Pemerintah, Polisi, dan TNI

Bom siap ledak yang ditemukan aparat keamanan ditargetkan untuk meledakkan beberapa tempat di Papua. Sasarannya adalah Kepolisian Resort Jayawijaya, Papua, Komando Distrik Militer (Kodim), Batalyon, Jembatan Baliem, dan kantor Kelurahan di Papua.

"Hasil lidik sementara infonya akan meledakkan secara serentak dengan sasaran Polres, Kodim, Batalyon, Jembatan Baliem, dan Kantor Kelurahan di samping kediaman Kapolres Jawijaya," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar.

Saat ini kepolisian masih memeriksa saksi-saksi untuk pengembangan lebih lanjut. Boy menjelaskan, penemuan dua bom tersebut diduga terkait dengan kasus ledakan di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Wamena, 1 September 2012 dan Pos Lalu lintas Wamena pada 18 September 2012.

"Saat ini dilakukan pengembangan. Kemungkinan kelompok ini terkait dengan kasus dua ledakan sebelumnya dalam September, yaitu kantor DPRD Wamena dan Pos Lantas," terang Boy.

Dari pernyataan yang disampaikan pihak kepolisian sama sekali tidak disinggung bahwa penemuan bom di Papua adalah terkait aksi terorisme.

Sementara itu, menanggapi berita penemuan sejumlah bom siap ledak di Papua, Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Munarman, SH pada hari Ahad (30/9/2012) menyatakan akan menunggu pernyataan dari Kepala BNPT, Ansyaad Mbai.

“Kita lihat pernyataan Ansyaad Mbai, apakah akan disebut sebagai perbuatan terorisme atau kriminal basa?” ujarnya singkat. [Ahmed Widad]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan isi komentar anda dengan bahasa yang santun

Lintas Sejarah

Al-Andalus (Arab: الأندلس al-andalus) adalah nama dari bagian Semenanjung Iberia (Spanyol dan Portugal) yang diperintah oleh orang Islam, atau orang Moor, dalam berbagai waktu antara tahun 711 dan 1492.[1] Al-Andalus juga sering disebut Andalusia, namun penggunaan ini memiliki keambiguan dengan wilayah administratif di Spanyol modern Andalusia. Masa kekuasaan Islam di Iberia dimulai sejak Pertempuran Guadalete, dimana pasukan Umayyah pimpinan Tariq bin Ziyad mengalahkan orang-orang Visigoth yang menguasai Iberia. Awalnya Al-Andalus merupakan provinsi dari Kekhalifahan Umayyah (711-750), lalu berubah menjadi sebuah keamiran (c. 750-929), sebuah kekhalifahan, (929-1031), dan akhirnya "taifa" yaitu kerajaan-kerajaan kecil pecahan dari kekhalifahan tersebut (1031-1492). Karena pada akhirnya orang-orang Kristen berhasil merebut Iberia dari tangan umat Islam (Reconquista), nama Al-Andalus umumnya tidak merujuk kepada Iberia secara umum, tapi kepada daerah-daerah yang dikuasai para Muslim pada zaman dahulu. Pada 1236, benteng terakhir umat Islam di Spanyol, Granada menyatakan tunduk kepada Ferdinand III dari Kastilia, dan menjadi negara bawahan Kastilia, hingga pada 1492 Muhammad XII menyerah sepenuhnnya kepada Los Reyes Católicos (Kerajaan Katolik Spanyol) pimpinan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella. Sedangkan kekuasaan Islam di Portugal berakhir pada 1249 dengan ditaklukkannya Algarve oleh Afonso III. Kekalahan penguasa Muslim kemudian diikuti oleh penganiyaan dan pengusiran terhadap kaum Muslim dan Yahudi di Spanyol.[2] .